Megatron Jadi Rebutan 5 Klub Korea? Ini Fakta Bursa Transfer V-League 2026/2027 dan Aturan Baru KOVO
- Instagram @bjtmvolleyball
tvOnenews.com - Rumor panas mengaitkan nama Megawati Hangestri Pertiwi dengan sejumlah klub papan atas Liga Voli Korea musim 2026/2027.
Opposite andalan Timnas Indonesia itu disebut-sebut menjadi komoditas paling diburu setelah regulasi baru kuota pemain Asia resmi diberlakukan. Kabar yang beredar bahkan menyebut Megawati diminati hingga lima tim besar Korea Selatan.
Namun, bagaimana fakta sebenarnya? Perubahan aturan dari Federasi Bola Voli Korea Selatan (KOVO) memang membuka peluang besar bagi Megawati untuk kembali ke V-League tanpa harus menunggu Proliga 2026 selesai.
Sistem draft yang sebelumnya mengikat kini dihapus dan diganti dengan mekanisme bebas transfer (free agent).
Aturan Baru KOVO: Dari Draft ke Free Agent
KOVO resmi mengubah regulasi perekrutan pemain asing Asia dan non-Asia. Jika sebelumnya harus melalui skema draft di mana pemain mendaftar, mengikuti seleksi pada Mei, lalu dipilih pada Juni sebelum ditawarkan ke klub kini proses tersebut ditiadakan.
Mulai musim 2026/2027, klub bebas mencari dan mengontrak pemain asing sesuai kebutuhan pelatih. Namun, KOVO memperketat pengawasan.
Jika ditemukan pelanggaran berupa pembayaran gaji di atas batas yang ditentukan, sanksinya tegas: pemain asing tersebut akan dicoret dan klub dilarang merekrut legiun asing pada musim berikutnya.

- Kolase tvOnenews.com / KOVO / Instagram Red Sparks
Seperti dilaporkan Yonhap News Agency (YNA), sorotan utama tertuju pada Megawati Hangestri. “Megatron”, julukannya, disebut menjadi komoditas panas di jendela transfer Liga Voli Putri Korea 2026/2027.
YNA juga menegaskan bahwa periode kontrak untuk pemain kuota Asia yang direkrut sebagai agen bebas berlaku dari 1 Juli hingga 1 April musim berikutnya.
“Periode kontrak untuk pemain kuota Asia yang direkrut sebagai agen bebas adalah dari 1 Juli tahun ini hingga 1 April tahun depan,” tulis media asal Korea Selatan tersebut.
Artinya, kesepakatan bisa dilakukan kapan saja, bahkan sekarang, tanpa harus menunggu Proliga 2026 berakhir pada akhir April. Namun, pemain baru bisa resmi bergabung pada awal Juli, sementara V-League sendiri biasanya dimulai pada Oktober.
Seorang petinggi klub Liga Voli Korea juga mengonfirmasi fleksibilitas tersebut.
“Karena liga tidak menentukan klausul terpisah mengenai waktu penandatanganan kontrak untuk pemain kuota Asia yang dipilih sebagai agen bebas saat mendistribusikan pedoman, kami telah menerima interpretasi resmi bahwa kontrak dapat ditandatangani bahkan sekarang,” jelasnya.
## Red Sparks Ingin Comeback Megatron
Nama Megawati kembali dikaitkan dengan mantan klubnya, Daejeon JungKwanJang Red Sparks. Klub tersebut tengah mengalami penurunan performa drastis musim ini.
Setelah musim lalu tampil impresif hingga menembus play-off dan hampir juara, Red Sparks kini terpuruk di papan bawah. Dari 26 pertandingan, tim asuhan Ko Hee Jin hanya meraih enam kemenangan dan sempat menelan 11 kekalahan beruntun.
Kepergian Megawati disebut menjadi salah satu faktor krusial merosotnya performa. Selain itu, mereka juga kehilangan Vanja Bukilic dan Pyo Seoung Ju, ditambah badai cedera yang menimpa Yeum Hye Seon dan Wipawee Srithong.
Dilansir YNA, Red Sparks mulai menyusun rencana serius untuk merekrut kembali Megawati. Hubungan emosional menjadi modal penting. Bahkan, Ko Hee Jin diketahui menghadiri langsung pernikahan Megawati di Indonesia pada Juli 2025.
## Lima Klub Besar Siap Bersaing
Meski Red Sparks punya kedekatan emosional, jalan mereka tidak akan mudah. Empat klub besar lain dari kawasan Seoul dan sekitarnya dikabarkan siap bersaing.
Klub-klub tersebut adalah GS Caltex Seoul KIXX, Hwaseong IBK Altos, Suwon Hyundai E&C Hillstate, dan Heungkuk Life Pink Spiders.
Dengan diberlakukannya sistem bebas agen, persaingan perekrutan diprediksi semakin sengit. Klub tak lagi menunggu hasil undian draft, melainkan bisa langsung bernegosiasi.
Fakta inilah yang membuat rumor Megawati “jadi rebutan lima klub” cukup masuk akal. Namun hingga kini, belum ada kontrak resmi yang diumumkan. Yang pasti, regulasi baru KOVO membuka pintu lebar bagi Megawati untuk menentukan masa depannya lebih cepat—tanpa perlu menunggu Proliga 2026 usai.
Apakah Megatron akan kembali mengguncang V-League musim depan? Bursa transfer masih panjang, tapi satu hal jelas: namanya kini menjadi pusat perhatian voli Korea Selatan. (udn)
Load more