Volimania Indonesia Berbondong-bondong Komentari PBVSI Usai Megawati Hangestri Resmi Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia
- instagram indonesian volleyball / megawatihangestrip
“Keputusan ini saya ambil dengan pertimbangan yang matang, termasuk fokus pada pengembangan karier profesional, kondisi fisik, serta rencana pribadi ke depan,” ujar Megawati.
Cedera lutut yang dialami sejak akhir musim 2024/2025 menjadi salah satu alasan krusial. Padatnya jadwal kompetisi, mulai dari liga luar negeri, Proliga, hingga agenda timnas, membuat proses pemulihan tidak optimal.
Jika dibandingkan dengan standar internasional, banyak negara hanya memanggil atlet dalam kondisi 100 persen bugar. Hal ini menjadi sorotan tersendiri dalam kasus Megawati.
Keputusan untuk mundur bisa dilihat sebagai langkah strategis. Dengan menepi sementara, Megawati berupaya menjaga performa jangka panjang, terutama jika ingin kembali bersaing di level tertinggi.
Hyundai Hillstate dan Peluang Gaji Liga Voli Korea
Menariknya, di tengah kabar mundur dari timnas, nama Megawati justru masuk dalam roster Hyundai E&C Hillstate versi Volleybox. Ia tercatat sebagai pemain kuota Asia dengan posisi opposite.
Meski belum diumumkan resmi, kemunculan ini memperkuat dugaan bahwa Megawati tengah mengincar comeback ke liga voli korea. Apalagi, Hyundai Hillstate sudah lama menunjukkan minat terhadapnya.
Dari sisi finansial, liga voli korea menawarkan nilai kontrak yang sangat kompetitif. Untuk pemain asing Asia, gaji musim pertama berkisar 150 ribu dolar AS atau sekitar Rp2,5 miliar, dan meningkat menjadi 170 ribu dolar AS (Rp2,8 miliar) di musim kedua.
Sementara itu, jika mengambil jalur non-Asia, gaji bisa melonjak hingga 250 ribu dolar AS (Rp4,26 miliar) di musim pertama, dan mencapai 300 ribu dolar AS (Rp5,11 miliar) di musim berikutnya.
Perbandingan ini menjadi faktor penting dalam keputusan karier Megawati. Dengan pengalaman dan performa yang sudah terbukti, peluang mendapatkan kontrak besar terbuka lebar.
Dampak untuk Timnas Voli Putri Indonesia an Masa Depan Megawati
Absennya Megawati jelas menjadi tantangan besar bagi Timnas Voli Putri Indonesia yang akan menghadapi tiga ajang penting: AVC Nation’s Cup 2026, SEA V League, dan AVC Continental Cup.
PBVSI kini harus bergerak cepat menyusun ulang kekuatan tim. Nama-nama seperti Mediol Stiovanny Yoku dan Tisya Amallya Putri diharapkan mampu mengisi kekosongan, sementara pemain muda mulai mendapat kesempatan.
Load more