Dulu Jadi Korban 'Smash Petir' Megawati Hangestri, Kini Justru Jadi Rekan Setim di Hyundai Hillstate
- KOVO
tvOnenews.com - Salah satu momen yang hingga kini masih diingat penggemar bola voli Korea Selatan adalah ketika smash keras “Megatron” membuat setter tim lawan, Kim Da-in, sampai tersungkur di lapangan.
Kini, situasi berubah drastis. Sosok yang dulu menjadi “korban” smash petir Megawati justru akan menjadi rekan satu timnya di Suwon Hyundai Hillstate musim 2026/2027.
Cerita ini kembali ramai dibahas usai Hyundai Hillstate resmi merekrut Megawati Hangestri sebagai opposite hitter utama mereka.
Kehadiran Megawati membuat publik Korea langsung bernostalgia dengan sejumlah momen ikonik sang pemain selama membela Red Sparks, termasuk saat spike kerasnya menghantam Kim Da-in dalam pertandingan Liga Korea beberapa musim lalu.
Kini, alih-alih saling berhadapan, keduanya justru diprediksi menjadi duet mematikan yang siap membawa Hyundai Hillstate bersaing di papan atas V-League.
Smash Petir Megawati Hangestri Pernah Bikin Kim Da-in Kesakitan
Momen viral tersebut terjadi saat Daejeon Red Sparks menghadapi Hyundai Hillstate pada putaran keempat Liga Voli Korea musim 2023/2024.
Dalam pertandingan yang berlangsung pada 14 Januari 2024 itu, Red Sparks memang harus mengakui keunggulan Hillstate dengan skor telak 0-3 (21-25, 21-25, 17-25).
Meski kalah, penampilan Megawati Hangestri Pertiwi tetap mencuri perhatian. Megawati tampil sebagai pencetak poin terbanyak bagi Red Sparks dengan torehan 13 angka.
Megatron unggul tipis dari Giovanna Milana dan Lee So-young yang sama-sama mencetak 12 poin. Namun, bukan hanya soal angka yang membuat laga itu dikenang. Smash keras Megawati kembali memakan korban di lapangan.
Saat mendapat umpan matang dari setter Red Sparks, Yeum Hye-seon, Megawati melepaskan spike keras dari sisi kanan lapangan.
Bola hasil smash tersebut meluncur sangat cepat ke arah Kim Da-in. Meski sempat mencoba menahan bola, Kim Da-in justru terpental dan terjatuh di lapangan akibat kerasnya pukulan Megatron.
Insiden itu sempat viral di media sosial Korea Selatan. Banyak penggemar menyebut smash Megawati sebagai “smash petir” karena kecepatannya yang sulit diantisipasi lawan.
Bahkan dalam pertandingan yang sama, Kim Da-in kembali terkena spike keras dari Giovanna Milana atau Gia. Namun menurut pengakuannya sendiri, pukulan Megawati jauh lebih menyakitkan.
“Iya, kena smash Mega dan Gia,” kata Kim Da-in sambil menunjukkan bagian lengannya yang terkena bola hasil spike Megawati.
“Smash dari Gia tidak terlalu sakit, tapi kalau dari Mega sakit bahkan masih ada bekasnya di bahu kanan,” lanjut setter Timnas Korea Selatan tersebut.
Kini Kim Da-in dan Megawati Hangestri Bersatu di Hyundai Hillstate
Takdir kemudian membawa cerita yang jauh berbeda. Setelah beberapa musim menjadi lawan di lapangan, Kim Da-in kini justru akan menjadi pengatur serangan utama untuk Megawati Hangestri Pertiwi di Hyundai Hillstate.
Perubahan ini membuat banyak penggemar penasaran. Pasalnya, Kim Da-in merupakan salah satu setter terbaik di Korea Selatan dan dikenal memiliki akurasi umpan yang sangat baik.
Sementara Megawati sudah terbukti sebagai opposite hitter mematikan dengan power luar biasa.
Selama membela Red Sparks, Megawati dikenal sebagai mesin poin utama tim. Pada musim keduanya di Liga Korea, ia bahkan sukses mengoleksi 802 poin dan sempat memimpin beberapa kategori serangan seperti pipe attack, open attack, hingga delayed attack.
Kini, dengan servis umpan dari Kim Da-in, publik percaya Megawati bisa tampil lebih eksplosif bersama Hyundai Hillstate.
Apalagi Kim Da-in tentu sudah memahami betul seberapa berbahayanya spike Megawati. Pengalaman menjadi “korban smash petir” Megatron bisa menjadi modal penting untuk membangun chemistry lebih cepat di lapangan.
Bukan tidak mungkin, duet setter-opposite ini akan menjadi salah satu kombinasi paling menakutkan di Liga Voli Korea musim depan.
- Instagram.com/@hdecvolleyballteam
Hyundai Hillstate Siapkan Tim Bertabur Bintang untuk Musim Baru
Kehadiran Megawati Hangestri Pertiwi bukan satu-satunya alasan Hyundai Hillstate dijagokan menjadi kandidat juara. Klub asal Suwon itu juga memiliki komposisi pemain yang sangat solid dari berbagai lini.
Di sektor outside hitter, Hillstate mendatangkan rookie asing Jordan Wilson yang disebut-sebut punya potensi besar. Selain itu, ada nama senior seperti Kim Yeon-gyeon yang tetap menjadi andalan di lini pertahanan.
Sementara di posisi middle blocker, Hillstate memiliki kombinasi pengalaman dari Bae Yoona dan Kim Hee-jin.
Pelatih Kang Sung-hyung tampaknya ingin membangun keseimbangan antara pemain senior, pemain matang, dan talenta muda. Dalam skema tersebut, Megawati diproyeksikan menjadi pusat serangan utama tim.
Dengan kualitas setter seperti Kim Da-in, peluang Megawati untuk kembali tampil tajam di Liga Korea semakin terbuka lebar. Menariknya, kini Kim Da-in tidak lagi harus takut terkena smash petir Megatron dari seberang net.
Sebaliknya, ia justru akan menjadi sosok pertama yang membantu Megawati melepaskan spike-spike mematikan untuk membawa Suwon Hyundai Hillstate berburu gelar juara musim 2026/2027. (udn)
Load more