News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tom Pidcock Klaim Etape 12 di Alpe d'Huez, Vingegaard Tetap Kaus Kuning

Tom Pidcock menambah satu kemenangan etape ikonik Tour de France ke dalam CV-nya saat ia mengklaim kesuksesan di L'Alpe d'Huez pada akhir tanjakan solo yang panjang, Kamis.
Jumat, 15 Juli 2022 - 02:14 WIB
Pidcock klaim etape 12 di Alpe d'Huez, Vingegaard tetap kaus kuning
Sumber :
  • antara

Jakarta, tvOne

Tom Pidcock menambah satu kemenangan etape ikonik Tour de France ke dalam CV-nya saat ia mengklaim kesuksesan di L'Alpe d'Huez pada akhir tanjakan solo yang panjang, Kamis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Juara dunia cyclocross dan peraih medali emas cross country mountain bike Olimpiade itu menyerang sejak breakway dengan lebih dari 10km tersisa di tanjakan terakhir, sepanjang 13,8km dengan gradien 8,1 persen, dan tak pernah terkejar sejak itu.

"Ini salah satu pengalaman terbaik dalam hidup saya," kata Pidcock, debutan di Tour, setelah menyelesaikan etape 12 sepanjang 165,1km dari Briancon.

Melewati lautan para penggemar, bendera dan flare, Pidcock finis di depan pebalap sepeda Afrika Selatan Louis Meintjes dan juara tour empat kali Chris Froome, yang mendapati hari terbaiknya di atas sepeda sejak kecelakaan yang mengancam kariernya pada 2019.

Pemuncak klasemen umum sementara Jonas Vingegaar mendapat serangan dari juara bertahan Tadej Pogacar di tanjakan final, tapi terlalu larut bagi sang pebalap Slovenia, yang kehilangan kaus kuningnya pada Rabu saat ia kelelahan di tanjakan final Col du Granon.

Vingegaard asal Denmark kini unggul dua menit 22 detik di depan Pogacar yang menyalip Roman Bardet ke peringkat dua klasemen umum setelah sang pebalap Prancis kelelahan di beberapa kilometer terakhir.

Pemimpin timnya Pidcock, Geraint Thomas, yang sebelumnya pernah menang di L'Alpe d'Huez pada 2018, finis bersamaan dengan Vingegaard dan Pogacar demi tempat di peringkat tiga klasemen umum, dengan jarak 2:26 detik dari kaus kuning.

Bardet melorot ke peringkat empat, sembilan detik berselang.

Sembilan pebalap melakukan breakaway termasuk Pidcock dan Froome, yang kewalahan menemukan kembali performanya sejak menderita sejumlah cedera serius tiga tahun silam.

Mereka membangun jarak tujuh menit di depan peloton, yang mulai buyar di bawah teriknya cuaca hari itu saat Wout van Aert dari tim Jumbo Visma merangsek ke depan rombongan.

Peloton memangkas jarak menjadi 4:15 ketika tiba di Col de la Croix de Fer.

Pidcock melesat kencang di turunan untuk melebarkan jarak lagi dan kelompok terdepan mulai menanjak ke L'Alpe d'Huez dengan keunggulan enam menit.

Pidcock menjadi yang pertama menyerang, 10,5km dari finis, meninggalkan Neilson Powless dan Giulio Ciccone dari persaingan.

Meintjes dan Froome tertinggal tapi mendapati Pidcock dalam jarak pandang mereka sebelum sang pebalap tim Ineos Granadier melakukan akselerasi untuk mengubur mimpi mereka meraih kemenangan.

Di kelompok favorit, akselerasi brutal rekan satu tim Vingegaard, Primoz Roglic meninggalkan Nairo Quintana dan David Gaudu.

Sepp Kuss dari tim Jumbo-Visma juga melakukan akselerasi dan meninggalkan Bardet dan Adam Yates.

Pogacar sempat dua kali memimpin dalam empat kilometer terakhir, berharap membalaskan dendamnya kepada Vingegaard satu hari setelah sang pebalap Denmark membuatnya kelelahan di pegunungan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akan tetapi, Vingegaard dengan mudah mengatasi serangan itu untuk kembali mengendalikan lomba, demikian Reuters melaporkan.

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polda Metro Jaya Apresiasi Forum Wartawan Polri Sebar Kebahagiaan ke Anak Yatim

Polda Metro Jaya Apresiasi Forum Wartawan Polri Sebar Kebahagiaan ke Anak Yatim

Forum Wartawan Polri (FWP) Polda Metro Jaya menggelar kegiatan, berbagi kebahagiaan dengan mengajak 15 anak yatim dari Panti Yatim Indonesia (PYI) untuk bermain bersama, di Playtopia Senayan Park, Jakarta Selatan, Jumat (3/4/2026).
Klasemen Final Four Proliga 2026, Putri: Gresik Phonska Plus Melesat ke Puncak Usai Hajar Jakarta Popsivo Polwan Tiga Set

Klasemen Final Four Proliga 2026, Putri: Gresik Phonska Plus Melesat ke Puncak Usai Hajar Jakarta Popsivo Polwan Tiga Set

Klasemen Final Four Proliga 2026 setelah pertandingan penutup di hari kedua seri Surabaya antara Gresik Phonska Plus Indonesia mengahdapi Jakarta Popsivo Polwan
Akibat Fenomena Ini, Legislatif Beri Rapor Merah ke Pemprov Jabar di Bawah Pimpinan Dedi Mulyadi

Akibat Fenomena Ini, Legislatif Beri Rapor Merah ke Pemprov Jabar di Bawah Pimpinan Dedi Mulyadi

Pemerintahan era Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi atau akrab dikenal KDM dinilai memiliki catatan kelam.
Hasil Final Four Proliga 2026: Gresik Phonska Plus Indonesia Bungkam Sang Juara Putaran Kedua Tiga Set Langsung

Hasil Final Four Proliga 2026: Gresik Phonska Plus Indonesia Bungkam Sang Juara Putaran Kedua Tiga Set Langsung

Hasil Final Four Proliga 2026 laga penutup hari kedua di Seri Surabaya yang menyajikan duel Gresik Phonska Plus Indonesia menghadapi Jakarta Popsivo Polwan.
Singgung Naturalisasi Indonesia, Pakar Hukum Olahraga Belanda Damprat Agen Pemain yang Cuma Peduli Uang Saat Kasus Paspor Dean James Mencuat

Singgung Naturalisasi Indonesia, Pakar Hukum Olahraga Belanda Damprat Agen Pemain yang Cuma Peduli Uang Saat Kasus Paspor Dean James Mencuat

Kasus paspor Dean James seret 25 pemain Eredivisie. Pakar hukum Belanda bongkar kelalaian fatal agen pemain yang abai soal risiko naturalisasi WNI Indonesia.
Jadwal Lengkap Garuda Usai Gagal Juara FIFA Series, hingga Media Vietnam Heran Bulgaria Malah Puji Timnas Indonesia

Jadwal Lengkap Garuda Usai Gagal Juara FIFA Series, hingga Media Vietnam Heran Bulgaria Malah Puji Timnas Indonesia

Kekalahan tipis yang dialami Timnas Indonesia di final FIFA Series masih menjadi sorotan banyak mata. Berikut tiga artikel yang paling banyak dibaca hari ini.

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT