GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebut Wanita Boleh Punya Hobi Lain Selain di Dapur, Ini Cerita Pereli Berjilbab Indonesia Bisa Kecemplung di Dunia Rally

Sebut Wanita Boleh Punya Hobi Lain Selain di Dapur, Ini Cerita Pereli Berjilbab Indonesia Bisa Kecemplung di Dunia Rally
Selasa, 4 Oktober 2022 - 13:54 WIB
Pereli Berjiblab Indonesia, Qanita Syashiyah,
Sumber :
  • tim tvone/Akhyar

Jakarta - Wanita boleh suka di dapur, tetapi wanita boleh juga punya hobi lain selain di dapur. Kata-kata itu yang ducapkan pereli berjiblab Indonesia, Qanita Syashiyah, saat ditanya soal bolehkah wanita menyukai dan ikut rally, di Kejuaraan Nasional Rally 2022 Danau Toba putaran kedua, Simalungun, pada tanggal 25 September 2022 lalu.

"Perempuan boleh suka di dapur, tetapi boleh punya hobi lain juga dong. Sama dengan halnya laki-laki yang hobinya di rally juga boleh punya hobi yang lain juga dong," ujar pereli berjilbab Qanita Syashiyah kepada tvonenews.com.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita sama-sama manusia yang sama-sama yang kita suka, jadi tidak ada diskriminasi di sini, karena kita sama-sama bisa melakukan apa yang kita mau," pungkas Qanita saat ditanya prespektif perempuan yang suka rally. 

Wanita kelahiran Jakarta Selatan, 10 September 2022 ini, akui dirinya sebagai perempuan tidak menyukai rally melainkan suka bermain basket. Namun, karena dibesarkan dari keluarga pereli, akhirnya dirinya kecemplung di dunia rally. 

"Kalau aku cemplung di dunia rally baru aja, di tahun 2020, sewaktu aku mulai kuliah. Karena aku waktu SMA di asrama, jadi belum bisa mulai, semntara kakak aku mulai deluan di dunia rally sejak SMA," ujar Qanita.

Sambungnya menceritakan, pada tahun 2020 itu, dirinya menjadi co-driver ayahnya di kejuaraan rally di Tanjung Lesung. Sementara untuk jadi driver di dunia rally, ia akui pada tahun 2021 akhir di kejuaraan rally, Hambalang. 

"Setalah menjadi driver, kok merasa asyik dan tertantang gitu daripada jadi co-driver. Karena mengontrol mesin mobil yang kompleks seperti ini kan, dengan trek yang luar biasa, itu rasanya lebih tertantang. Makanya aku ke depannya aku akan ikuti rally lagi jadi driver, dan lanjut terus," katanya.

Kemudian, saat disinggung dirinya bisa kecemplung di dunia rally, ia katakan, karena faktor keturuanan. Sebab, ia katakan, kakek dan ayahnya merupakan pereli Indonesia. Bahkan, ia beberkan, sejak dirinya kecil sudah diajak ayahnya untuk melihat kejuaran rally dan melihat ayahnya bertanding di kejuaraan rally. Makanya, dunia rally sudah tak asing lagi bagi dirinya.

"Awalnya aku takut terjun ke dunia rally, eh ternyata seru juga ikut rally ketika aku jadi co-driver ayah dan jadi driver. Ya aku pun mulai seriusin rally ini, dan menurut aku, ini seru banget dan tantangan treknya buat aku tertantang serta buat seru," ujar Qanita. 

Qanita juga mengaku, dirinya terjun ke dunia rally tak terlepas oleh sang ayah, yang menariknya ke dunia itu. Sehingga dirinya mendapatkan langsung ilmu rally dari ayahnya untuk megikuti kejuaraan rally. 

"Ayah yang ngajari aku mengemudi mobil, dan ayah juga yang ngajari aku teknik-teknik untuk bermain rally. Dari diajari mengontrol mobil bagiamana dan juga dikasih tips-tips," ucapnya.

Sambungnya menjelaskan, kalau untuk kedua orang tuanya memang sangat suport dirinya berkecimpung di dunia rally. Bahkan, kedua orang tuanya berpesan untuknya ketika mengikuti rally. 

"Orang tua itu hanya ngomong, kalau ikut rally yang penting jalan aja dulu dantidak maksain untuk paling cepat. Hanya saja, harus aman dulu. Finish kedua, nah kalau dapat podium itu bonus katanya," tutur qanita. 

Selanjutnya, saat ditanya trek rally mana yang paling membekas di hatinya saat ikuti kejuaraan rally. Ia katakan, trek yang ada di Sumtara Utara yakni Danau Toba. Hal itu lantaran, ketika ia ikuti kejuaran rally nasional putaran kedua, dirinya harus berhenti di SS2. 

"Paling berkesan dan membekas di hati itu, di trek rally Danau Toba, Sumatera Utara. Karena di SS2 aku harus berhenti sebab nabrak pohon dan akhirnya aku bawah oleh-oleh dari Sumut ini dengan kondisi mobil aku hancur bempernya nabrak pohon," katanya.

"Memang seru trek rally di sumut ini, sampai-sampai membuat aku lemas karena nabrak pohon. Bahkan ini satu-satunya trek paling menantang di Indonesia dan paling indah pemandangannya. Aku nggak akan lupakan trek di sini," pungkasnya. 

Bahkan, diirnya mengaku tidak ada kapoknya untuk mengikuti kejuaran rally meskipun dirinya dahulu lebih suku main basket. Namun, kali ini dirinya tidak akan melewati kejuaraan apapun di dunia rally. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Pereli Berjilbab ini juga beberkan cita-citanya selain menjadi pereli wanita berprestasi, dirinya juga ingin turun di bidang pangan. 

"Karena aku kuliah di bidang pangan, makanya aku ingin turun di bidang pangan," tutupnya. (Aag)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
Trend Terpopuler: Aksi Bejat Kiai Cabul Minta Pijat dan Tidur Bersama, hingga Orangtua Korban Curigai Kelakuan Ashari

Trend Terpopuler: Aksi Bejat Kiai Cabul Minta Pijat dan Tidur Bersama, hingga Orangtua Korban Curigai Kelakuan Ashari

Aksi oknum Kiai, Ashari di Ponpes Pati, Jawa Tengah minta pijat hingga tidur bersama santriwati. Kelakuan kiai cabul kepada santriwati dicurigai orangtua korban
Industri Kelapa Sawit di Indonesia Terus Alami Peningkatan Positif

Industri Kelapa Sawit di Indonesia Terus Alami Peningkatan Positif

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) mencatat produksi CPO nasional sepanjang 2025 mencapai 51,66 juta ton atau tumbuh 7,26 persen dibanding tahun sebelumnya.
Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Pak Di, saksi yang lebih dari 10 tahun bekerja dengan Kiai Ashari menceritakan awal mula didirikannya Ponpes Ndholo Kusumo Pati sebelum ramai kasus pencabulan.
Hindari Asap Beracun, Gulkarmat Jakbar Kerahkan Robot untuk Padamkan Kebakaran Gudang di Kalideres

Hindari Asap Beracun, Gulkarmat Jakbar Kerahkan Robot untuk Padamkan Kebakaran Gudang di Kalideres

Operasi pemadaman kebakaran gudang di Jalan Rawa Melati A, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, pada Senin (11/5) malam, melibatkan teknologi mutakhir. 
News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

Modus pesan oknum Kiai, Ashari pengasuh ponpes di Pati saat tengah malam. Doktrin diberikan tersangka kasus dugaan pencabulan untuk melancarkan aksi bejatnya

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Gubernur Malut Sherly Tjoanda tarik nafas panjang setelah melihat anak-anak usia sekolah yang tak pandai berhitung matematika di Desa Gulapapo, Halmahera Timur.
Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah berkurban satu kambing diniatkan untuk satu keluarga? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat berikut ini.
Persib Libas Persija, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Tegas untuk Bobotoh: Jangan Jumawa

Persib Libas Persija, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Tegas untuk Bobotoh: Jangan Jumawa

Insiden gesekan antarmassa yang pecah di Purwakarta dan aksi pelemparan benda keras di Karawang pasca-kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta memicu reaksi keras dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. 
Sikap KDM Imbas Bentrokan Suporter di Jawa Barat, Minta Bobotoh Tak Selebrasi Berlebihan Usai Persib Kalahkan Persija

Sikap KDM Imbas Bentrokan Suporter di Jawa Barat, Minta Bobotoh Tak Selebrasi Berlebihan Usai Persib Kalahkan Persija

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) minta suporter Persib Bandung, Bobotoh tidak jemawa atas kemenangan Maung Bandung dari Persija Jakarta, Minggu (10/5/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT