News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Walau Sukses Bawa Red Sparks Finis di Peringkat Tiga Liga Korea, Megawati Hangestri Ternyata Belum Bisa Lampaui Prestasi Pevoli Indonesia Ini di Luar Negeri

Meskipun Megawati Hangestri meraih kesuksesan bersama Red Sparks, tapi pencapaiannya itu masih belum melampaui prestasi pevoli Indonesia ini di luar negeri.
Jumat, 29 Maret 2024 - 15:47 WIB
Pevoli Indonesia yang Main di Luar Negeri Megawati Hangestri dan Farhan Halim
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Selain Megawati Hangestri, dua pevoli Indonesia lainnya juga memutuskan untuk berkarier di luar negeri pada musim ini.

Megawati Hangestri sukses catat sejarah baru untuk Red Sparks di Liga Korea, tapi dia masih belum melampaui pevoli Indonesia lainnya yang juga tampil di luar negeri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak didatangkan oleh Red Sparks pada Juli 2023 silam, penampilan Megawati Hangestri selalu membuat decak kagum para penggemar voli Korea.

Bagaimana tidak, Megawati Hangestri berhasil menjadi top skor untuk Red Sparks sekaligus di Liga Korea dengan 797 poin dari 37 pertandingan.

Megawati Hangestri bahkan pernah beberapa kali menerima penghargaan individu seperti MVP di putaran pertama hingga terpilih ke dalam tim All Star V-League 2023/2024.

Megatron juga sukses mencatatkan sejarah bagi Red Sparks yang akhirnya bisa kembali tampil di play-off musim semi V-League setelah absen selama tujuh tahun.

tvonenews

Akan tetapi, ambisi Megawati Hangestri untuk mengantarkan Red Sparks finis di podium tertinggi Liga Korea gagal terealisasi pada musim ini.

Langkah Red Sparks dihentikan oleh Pink Spiders yang unggul di dua pertemuan babak play-off, sedangkan Megawati Hangestri dan kolega hanya menang sekali.

Di sisi lain, pevoli Indonesia lainnya yang tengah berkarier di luar negeri yaitu Fahry Septian Putratama juga mengalami nasib serupa dengan Megawati Hangestri.

Fahry Septian Putratama menjadi atlet voli asal Indonesia pertama yang berkarier di kompetisi Eropa, tepatnya di klub asal Bulgaria, SKV Montana.

Namun, Fahry Septian Putratama hanya mampu membawa SKV Montana menempati peringkat ketiga Piala Bulgaria serta finis di urutan keempat klasemen Bulgaria Super Voli. 

Banyak penggemar voli menilai bahwa pencapaian Megawati Hangestri dan Fahry Septian Putratama sudah cukup baik untuk pevoli asal Indonesia.

Namun, prestasi Megawati Hangestri dan Fahry Septian Putratama ternyata masih belum melewati pevoli asal Indonesia lainnya yang juga berkarier di luar negeri musim ini yaitu Farhan Halim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Megawati Hangestri sukses antarkan Red Sparks finis sebagai peringkat tiga (Source: KOVO)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT