News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Proliga Musim 2022 Segera Bergulir, Ini Juaranya dari masa ke masa

Kompetisi bola voli paling bergengsi Proliga musim 2022 tak lama lagi bergulir di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor, 7 Januari-27 Maret.
Selasa, 4 Januari 2022 - 10:16 WIB
Juara Proliga dari masa ke masa
Sumber :
  • ANTARA FOTO/M Agung RajasaANTARA FOTO/M Agung Rajasa/aww.

Jakarta - Kompetisi bola voli paling bergengsi Proliga musim 2022 tak lama lagi bergulir di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor, Jawa Barat. Kompetisi ini digelar mulai 7 Januari hingga 27 Maret 2022.

Namun sebelum tim-tim bola voli terbaik Indonesia bersaing pada musim baru, mari simak daftar skuad putra yang menjuarai Proliga dari masa ke masa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak debut Proliga pada 2002, tujuh tim sukses menjuarai di mana tim yang kini bernama Surabaya Bhayangkara Samator paling sering menjuarainya dengan tujuh gelar pada 2004, 2007, 2009, 2014, 2016, 2018, dan 2019.

Jakarta BNI Taplus atau BNI 46 menjadi tim kedua yang mengoleksi titel terbanyak Proliga dengan enam trofi, masing-masing pada 2003, 2005, 2006, 2010, 2012, 2013.

Palembang Bank Sumsel Babel meraih dua gelar juara pada 2011 dan 2013, sedangkan Bandung Tectona (2002), Jakarta Sananta (2008), Jakarta Elektrik PLN (2015), dan Jakarta Pertamina Energi (2017) masing-masing satu gelar.

Surabaya Samator menjadi tim tersukses dalam kompetisi Proliga. Gelar pertama diraih pada edisi ketiga pada 2004 ketika masih menggunakan nama Surabaya Flame dan pada final mengalahkan Bandung Telkomsel Tectona 25-20, 25-21, 25-13.

Titel ini diraih setelah pada dua musim pertama menjadi runner-up. Pada debut 2002, Surabaya Flame kalah 25-21, 25-22, 21-25, 20-25, 12-15 pada laga puncak melawan Bandung Tectona.

Satu tahun berikutnya, Surabaya Flame kembali menempati posisi kedua setelah takluk 2-3 kepada Jakarta BNI Phinisi dengan 23-25, 20-25, 25-20, 25-22, 17-19.

Pada edisi 2005 dan 2006, giliran Jakarta BNI Taplus mendominasi. Pada 2005, dua tim asal ibu kota bertemu dalam final. Pada akhirnya Jakarta BNI Taplus menjadi juara usai mengalahkan Jakarta Monas Bank DKI dengan 20-25, 30-28, 25-20, 25-19.

Kemudian Jakarta BNI Taplus mempertahankan titel setelah menandaskan Surabaya Samator yang sebelumnya bernama Surabaya Flame dengan 25-23, 22-25, 25-14, 25-18.

Setelah menjadi runner-up, Surabaya Samator membuktikan salah satu tim terbaik dengan kembali membawa pulang gelar juara musim 2007 sekaligus menuntaskan misi balas dendam atas Jakarta BNI Taplus dengan 25-17, 25-20, 28-26.

Gelar juara sempat jatuh ke tangan Jakarta P2B Sananta pada musim 2008 setelah menang atas Jakarta BNI Taplus pada final dengan 25-17, 25-20, 15-25, 25-20.

Namun setelah itu Surabaya Samator kembali merebut titel pada musim 2009 dengan mengalahkan juara bertahan Jakarta P2B Sananta pada final dengan skor 3-0 (25-18, 29-27, 25-22).


Dominasi terhenti

Dalam musim berikutnya pada 2010, Surabaya Samator gagal mempertahankan gelar setelah takluk 25-18, 19-25, 23-25, 18-25 kepada Jakarta BNI Taplus.

Pada 2011, Palembang Bank Sumsel Babel menghentikan dominasi Samator dan Jakarta BNI yang silih berganti bersaing merebut gelar juara.

Palembang Bank Sumsel Babel menjadi yang terbaik setelah mengalahkan Jakarta Sananta pada final musim 2011 dalam laga lima set yang berhasil 16-25, 25-19, 25-15, 20-25, 15-11.

Namun setelah itu, trofi kembali direbut Jakarta BNI 46 yang mengalahkan Semarang Bank Jateng 3-1 pada Proliga 2012 dengan 25-21, 21-25, 25-19, 29-27.

Palembang Bank Sumsel Babel akhirnya kembali menjadi yang terbaik pada musim berikutnya setelah pada 2013 mengalahkan Jakarta BNI 46 dengan 25-18, 25-19, 19-25, 25-21.

Setelah dalam empat musim tanpa gelar, Surabaya Samator kembali menunjukkan taji dengan meraih titel keempat pada musim 2014 setelah mengalahkan Jakarta Pertamina Energi 25-11, 25-14, 25-22.

Pada musim berikutnya, Surabaya Samator gagal mempertahankan titel usai kalah pada final melawan Jakarta Elektrik PLN dengan 19-25, 26-28, 22-25.

Surabaya Samator bangkit dengan kembali merengkuh titel Proliga 2016 setelah menyingkirkan Jakarta BNI Tapls 25-18, 25-22, 25-22 dalam pertandingan tiga set.

Namun pada 2017, Surabaya Samator yang gigit jari. Edisi ini giliran Jakarta Pertamina Energi yang menjadi juara setelah mengalahkan Palembang Bank Sumsel Babel dengan skor 3-0 (26-24, 25-15, 25-12).

Dalam dua musim terakhir pada 2018 dan 2019, Surabaya Samator yang menggunakan nama Surabaya Bhayangkara Samator kembali mengukuhkan status sebagai tim terkuat Proliga dengan menjuarai edisi ini.

Pada 2018, Samator mengalahkan Palembang Bank Sumsel Babel dengan skor 3-1 (25-22, 25-16, 23-25, 30-28), sementara pada musim 2019, mereka mengalahkan Jakarta BNI 46 dalam pertandingan empat set dengan 23-25, 25-20, 26-24, 25-17.

Sementara itu Proliga pada dua tahun terakhir terkendala pandemi COVID-19. Pada 2019, kompetisi hanya berlangsung hingga semifinal, sedangkan pada 2020 tak terselenggara.


Proliga 2022

Memasuki musim baru Proliga 2022 diprediksi makin sengit. Semua tim memiliki pemain berkualitas. Terlebih lagi, penyelenggara akhirnya kembali memperbolehkan setiap tim diperkuat dua pemain asing.

Pada sektor putra, empat dari enam tim yang bersaing adalah wajah lama Surabaya Bhayangkara Samator, Palembang Bank Sumsel Babel, dan Jakarta Pertamina Pertamax. Sementara sisanya hadir debutan Kudus Sukun Badak dan Bogor LavAni.

Meski tampil perdana, dua tim ini layak diperhitungkan karena sejumlah pemain top hadir untuk membuktikan keduanya bukan pelengkap.

Kudus Sukun Badak memiliki dua pevoli berlabel pemain tim nasional, yakni Aji Maulana dan Antho Bertiyawan. Aji Maulana adalah pemain yang memperkuat Indonesia pada Asian Games Jakarta-Palembang 2018. Sementara Antho Bertiyawan juga kerap menjadi andalan Merah Putih seperti pada SEA Games 2011, 2011, dan 2015.

Sementara Bogor LavAni didirikan Presiden Republik Indonesia periode 2004-2014, Susilo Bambang Yudhoyono. Mereka juga tampil bersama pemain-pemain bintang seperti Dony Haryono dan Dio Zulfikri yang membawa Indonesia meraih medali emas SEA Games Filipina pada 2019.

Selain itu ada juga nama Muhammad Malizi yang memperkuat Indonesia pada Asian Games 2018 dan juga peraih penghargaan best blocker pada Proliga musim 2018.

Proliga 2022 akan bergulir tanpa penonton dan diadakan di satu lokasi untuk mencegah penyebaran virus corona. Meski demikian, persaingan diprediksi tetap sengit.

Layak dinantikan, apakah Surabaya Bhayangkara Samator akan melanjutkan dominasinya atau malah juara baru kompetisi bola voli paling bergengsi di Tanah Air ini.


Daftar juara tim putra Proliga dari masa ke masa

2002
Juara: Bandung Tectona
Runner-up: Surabaya Flame

2003
Juara: Jakarta BNI Phinisi
Runner-up: Surabaya Flame

2004
Juara: Surabaya Flame
Runner-up: Bandung Telkomsel Tectona

2005
Juara: Jakarta BNI Taplus
Runner-up: Jakarta Monas Bank DKI

2006
Juara: Jakarta BNI Taplus
Runner-up: Surabaya Samator

2007
Juara: Surabaya Samator
Runner-up: Jakarta BNI Taplus

2008
Juara: Jakarta P2B Sananta
Runner-up: Jakarta BNI Taplus

2009
Juara: Surabaya Samator
Runner-up: Jakarta P2B Sananta

2010
Juara: Jakarta BNI Taplus
Runner-up: Surabaya Samator

2011
Juara: Palembang Bank Sumsel Babel
Runner-up: Jakarta Sananta

2012
Juara: Jakarta BNI 46
Runner-up: Semarang Bank Jateng

2013
Juara: Palembang Bank Sumsel Babel
Runner-up: Jakarta BNI 46

2014
Juara: Surabaya Samator
Runner-up: Jakarta Pertamina Energi

2015
Juara: Jakarta Elektrik PLN
Runner-up: Surabaya Samator

2016
Juara: Surabaya Samator
Runner-up: Jakarta BNI Taplus

2017
Juara: Jakarta Pertamina Energi
Runner-up: Palembang Bank Sumsel Babel

2018
Juara: Surabaya Bhayangkara Samator
Runner-up: Palembang Bank Sumsel Babel

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

2019
Juara: Surabaya Bhayangkara Samator
Runner-up: Jakarta BNI 46

(ant/prs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ramalan Zodiak Cinta Besok Rabu 30 September 2026: Virgo Full Senyum Dapat Kejutan Manis, Scorpio Stop Cemburu Buta

Ramalan Zodiak Cinta Besok Rabu 30 September 2026: Virgo Full Senyum Dapat Kejutan Manis, Scorpio Stop Cemburu Buta

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Rabu, 30 September 2026, membawa energi yang menekankan pentingnya kompromi, kejujuran, dan komunikasi dua
FIFA ASEAN Cup 2026: Hampir Comeback, Pakistan Paksa Berbagi Poin dari Filipina

FIFA ASEAN Cup 2026: Hampir Comeback, Pakistan Paksa Berbagi Poin dari Filipina

Tampil di laga pekan kedua Grup B, skor akhir 2-2 atas imbangnya Filipina dari Pakistan terjadi di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026). 
Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Tim 9 Kejagung Segel Kantor di Kawasan SCBD

Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Tim 9 Kejagung Segel Kantor di Kawasan SCBD

Penyidik yang tergabung dalam Tim 9 Kejaksaan Agung (Kejagung) menyegel sejumlah unit kantor sehubungan dengan pengusutan perkara dugaan pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). 
InfraNexia dan CCSI-KD Kembangkan SKKL SUB-2, Dorong Kesiapan Infrastruktur Hadapi Pertumbuhan Trafik Data

InfraNexia dan CCSI-KD Kembangkan SKKL SUB-2, Dorong Kesiapan Infrastruktur Hadapi Pertumbuhan Trafik Data

Komitmen memperkuat infrastruktur konektivitas digital nasional terus didorong oleh PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui entitas operasionalnya, PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia). 
Kemarau dan Kekeringan, Polda Sumsel Bantu Warga Sekayu Penuhi Kebutuhan Air Bersih

Kemarau dan Kekeringan, Polda Sumsel Bantu Warga Sekayu Penuhi Kebutuhan Air Bersih

Sebagai bentuk pengabdian nyata melalui semangat “Polri untuk Masyarakat”, Polda Sumatera Selatan melalui jajaran Polres Musi Banyuasin (Muba) dan Polsek Sekayu mendistribusikan bantuan air bersih kepada warga terdampak kemarau. 
Ketika Sinyal Membawa Kopi Pinogu Keluar Rimba

Ketika Sinyal Membawa Kopi Pinogu Keluar Rimba

Kopi khas Gorontalo dari pedalaman Pinogu mulai terdengar ketika pintu pasar digital mulai dibuka. Kehadiran internet memberikan asa baru bagi para petani kopi.

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Penilaian Jujur, Panggilan Khusus Lee Min-young, hingga Maknae Hyundai Hillstate Terpukau dengan Megatron

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Penilaian Jujur, Panggilan Khusus Lee Min-young, hingga Maknae Hyundai Hillstate Terpukau dengan Megatron

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar penilaian jujur pevoli senior hingga pesan untuk Megawati Hangestri.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT