News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Inikah Karma Lee Da-Hyeon yang Berani-beraninya Ejek Ratu Voli Korea? 'Hukumannya' Justru Datang dari Megawati Hangestri

Bintang voli Korea yang membela Hyundai Hillstate, Lee Da-hyeon pernah menjadi korban spike keras dari Megawati Hangestri saat berjumpa di Liga voli Korea.
Sabtu, 6 Juli 2024 - 09:44 WIB
Lee Da-Hyeon
Sumber :
  • Instagram Lee Da-hyeon

tvOnenews.com - Salah satu bintang voli Korea Selatan yang saat ini membela tim Hyundai Hillstate, Lee Da-hyeon pernah menjadi korban spike keras dari Megawati Hangestri saat berjumpa di Liga voli Korea musim lalu.

Bahkan, pemain yang pernah membuat Kim Yeon-koung atau Ratu Voli Korea kesal itu pernah bercerita bagaimana rasanya terkena smash keras Megawati Hangestri tepat di wajahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kita tahu jika pada musim pertamanya di Korea bersama klub Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks, Megawati Hangestri berhasil menunjukan performa impresifnya.


Megawati Hangestri (Sumber: KOVO)

Megawati Hangestri benar-benar menjadi pemain andalan dari pelatih Ko Hee-jin bersama dengan Giovanna Milana, Lee So-young dan juga Yeum Hye-son kala itu.

Berposisi sebagai opposite hitter, pemain yang dijuluki Megatron itu memiliki peran yang cukup penting saat Red Sparks melakukan serangan.

Pasalnya, Mega akan menjadi ujung tombak dari Red Sparks ketika sedang berada dalam posisi menyerang.

Maka tak heran jika Megawati Hangestri kerap menghasilkan spike-spike keras yang berujung point untuk Red Sparks.

Namun tak hanya berbuah poin untuk Red Sparks, smash keras dari Mega juga ternyata pernah memakan banyak korban.


Kolase Foto Lee Da-Hyeon (sumber: Instagram Lee Da-hyeon)

Salah satunya, bintang Hyundai Hillstate, Lee Da-hyeon yang menjadi korban pertama smash keras Megatron yang mengarah tepat ke wajahnya.

Pevoli andalan Timnas Korea Selatan itu sempat viral karena berjoget lagu TikTok di Pertandingan all stars dua musim lalu.

Di musim lalu dirinya kembali menjadi perbincangan di media sosial lantaran menjadi korban pertama headshot dari Megawati Hangestri.

Momen itu terjadi saat Hyundai Hillstate menghadapi Red Sparks dimana Megawati Hangestri melepaskan spike keras dari servis yang dilepaskan Lee Da-hyeon.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat itu, Mega yang mendapatkan umpan mencoba untuk melayangkan smash gledeknya yang tak disangka justru mengarah tepat ke wajah Lee Da-hyeon.

Kolase Foto Lee Da-Hyeon dan Megawati Hangestri Sumber : Kolase tvOnenews.com

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT