News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Korea Selatan 'Nyinyiri' Megawati Hangestri Jelang KOVO Cup 2024, Tiba-tiba Katanya Megatron...

Media Korea Selatan kembali menyoroti kehadiran Megawati Hangestri di skuad Jung Kwan Jang Red Sparks jelang bergulirnya turnamen bergengsi KOVO Cup 2024.
Minggu, 29 September 2024 - 06:24 WIB
Megawati Hangestri
Sumber :
  • Instagram @megawatihangestrip

Jakarta, tvOnenews.com - Media Korea Selatan kembali menyoroti kehadiran Megawati Hangestri di skuad Jung Kwan Jang Red Sparks jelang bergulirnya KOVO Cup 2024.

Saat ini sebanyak delapan tim voli putri asal Korea Selatan dan Jepang tengah bersiap untuk tampil di KOVO Cup 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Turnamen pramusim itu digelar pada 29 September hingga 7 Oktober mendatang, atau sebelum dimulainya Liga Voli Korea Selatan alias V-League 2024/25 pada 19 Oktober nanti.

Red Sparks menjadi salah satu tim voli putri yang paling dinanti penampilannya karena sebelumnya mampu menjadi kuda hitam di musim lalu.

tvonenews

Apalagi banyak yang menantikan duet antara dua pemain asingnya yakni Megawati Hangestri (Indonesia) dan Vanja Bukilic (Serbia).

Namun jelang dimulainya KOVO Cup 2024, Megawati Hangestri tengah menjadi sorotan salah satu media Korea Selatan.

Media lokal OhmyNews yang dikutip dari Naver Sports menyinggung keterlambatan Megawati bergabung dengan skuad Red Sparks.

"Ada satu hal lagi yang perlu diperhatikan. Megawati Hangestri agak terlambat mengikuti latihan tim," tulis salah satu pernyataan dalam artikel tersebut. 

"Hingga saat ini, Mega menjadi satu-satunya pemain asing tim voli putra dan putri yang nyaris tidak menjalani 'latihan tim musim ini'," tambahnya.

Selain itu, media lokal juga turut menyinggung kesibukan Megatron selama berada di Indonesia.

"Mega bermain di liga profesional negara asalnya, Indonesia usai berakhirnya V-League musim lalu. Pada bulan Agustus ia mengikuti SEA V-League yang merupakan kompetisi Asia Tenggara,"

"Lalu pada tanggal 18 dan 19 September tampil di PON. Alhasil Mega lebih sering tinggal di negaranya meski kompetisi tidak digelar,"

Menurut mereka, hal ini membuat Megawati Hangestri bisa menjadi kontroversi. Media Korea Selatan juga turut bawa-bawa kritikan dari sejumlah kritikus dan beberapa penggemar.

"Dengan sisa waktu satu bulan hingga pembukaan V-League, ia sudah lama tidak mengikuti latihan tim demi mengikuti kompetisi olahraga nasional negaranya yang bukan kompetisi internasional," 

"Ini adalah kasus yang belum pernah terjadi sebelumnya di V-League dan pasti akan menjadi topik kontroversi,"

"Ada suara-suara kritik di kalangan pakar dan penggemar bola voli, dengan mengatakan, “Ini memberi kesan bahwa tim-tim profesional terlalu tertarik pada pemain-pemain kuartal Asia.”."

"Beberapa fans tim Jung Kwan Jang juga menuntut 'pengganti Mega'. Karena satu dan lain hal, aktivitas dan aksi Mega musim ini kemungkinan besar akan menjadi isu hangat." tutup pernyataan media Korea Selatan tersebut.

Meski demikian, kehadiran Megawati Hangestri tetap menjadi daya tarik tersendiri dan menjadi salah satu yang paling dinantikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagaimana tidak, pemain berjuluk Megatron itu sebelumnya mampu menjadi salah satu ujung tombak bagi Red Sparks dan beberapa kali mampu membuat para penggemar terpukau akan aksinya yang gemilang.

(nad)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Oknum ASN Dinas Lingkungan Hidup Lumajang Diciduk Polisi, Diduga Kuat Jadi Pengedar Sabu

Oknum ASN Dinas Lingkungan Hidup Lumajang Diciduk Polisi, Diduga Kuat Jadi Pengedar Sabu

Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang berinisial HP (44) diringkus Satresnarkoba Polres Lumajang atas dugaan keterlibatan dalam peredaran narkotika.
Bantuan Hukum Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Jaga Keseimbangan Investasi dan Kearifan Lokal

Bantuan Hukum Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Jaga Keseimbangan Investasi dan Kearifan Lokal

Bantuan hukum dorong pertumbuhan ekonomi daerah, jaga keseimbangan investasi asing dan kearifan lokal, DNT Lawyers hadir di Bali dukung iklim bisnis.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
Makkah Mulai Dipadati Jamaah Haji Indonesia, Kloter Perdana Tiba dengan Suasana Haru

Makkah Mulai Dipadati Jamaah Haji Indonesia, Kloter Perdana Tiba dengan Suasana Haru

Pergerakan jamaah calon haji Indonesia di Tanah Suci kini telah memasuki fase baru dengan dimulainya kedatangan rombongan ke Kota Makkah. 
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
Viral, Rekaman Video Call Wartelsuspas di Lapas Padangsidimpuan, Penyebaran Disebut Akibat Kelalaian Keluarga WBP

Viral, Rekaman Video Call Wartelsuspas di Lapas Padangsidimpuan, Penyebaran Disebut Akibat Kelalaian Keluarga WBP

Terkait beredarnya rekaman video call Wartelsuspas yang viral di media sosial Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan memberikan klarifikasi bahwa kejadian tersebut

Trending

Dirujuk ke RS Tipe A, RSUD Bekasi Ungkap Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Alami Penyumbatan Pembuluh Darah

Dirujuk ke RS Tipe A, RSUD Bekasi Ungkap Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Alami Penyumbatan Pembuluh Darah

RSUD Kota Bekasi merujuk dua pasien korban tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL ke rumah sakit tipe A.
Respons KPK Soal Noel Bakal Layangkan Gugatan Rp300 Triliun: Fokus Sidang Saja

Respons KPK Soal Noel Bakal Layangkan Gugatan Rp300 Triliun: Fokus Sidang Saja

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan respon soal gugatan yang dilayangkan eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer alias Noel dengan nilai fantastis mencapai Rp300 triliun.
Polisi Ungkap Sopir Taksi Green SM Baru Tiga Hari Bekerja Sebelum Tertemper KRL di Bekasi

Polisi Ungkap Sopir Taksi Green SM Baru Tiga Hari Bekerja Sebelum Tertemper KRL di Bekasi

Polisi mengungkap hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap sopir taksi Green SM berinisial RRP yang mobilnya tertemper KRL dan diduga sebagai pemicu kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) malam.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
Bantuan Hukum Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Jaga Keseimbangan Investasi dan Kearifan Lokal

Bantuan Hukum Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Jaga Keseimbangan Investasi dan Kearifan Lokal

Bantuan hukum dorong pertumbuhan ekonomi daerah, jaga keseimbangan investasi asing dan kearifan lokal, DNT Lawyers hadir di Bali dukung iklim bisnis.
Viral, Rekaman Video Call Wartelsuspas di Lapas Padangsidimpuan, Penyebaran Disebut Akibat Kelalaian Keluarga WBP

Viral, Rekaman Video Call Wartelsuspas di Lapas Padangsidimpuan, Penyebaran Disebut Akibat Kelalaian Keluarga WBP

Terkait beredarnya rekaman video call Wartelsuspas yang viral di media sosial Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan memberikan klarifikasi bahwa kejadian tersebut
Makkah Mulai Dipadati Jamaah Haji Indonesia, Kloter Perdana Tiba dengan Suasana Haru

Makkah Mulai Dipadati Jamaah Haji Indonesia, Kloter Perdana Tiba dengan Suasana Haru

Pergerakan jamaah calon haji Indonesia di Tanah Suci kini telah memasuki fase baru dengan dimulainya kedatangan rombongan ke Kota Makkah. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT