Pantas Saja Dijuluki Ratu Voli Korea, Ini Daftar Prestasi Kim Yeon Kyung yang Putuskan Pensiun
- KOVO
Jakarta, tvOnenews.com - Pantas saja Kim Yeon-Kyung dijuluki ratu voli Korea, ternyata ada daftar panjang prestasi individu dari Kim Yeon-Kyung selama berkarir di voli profesional.
Kim Yeon-Kyung akan memutuskan untuk pensiun pada akhir musim Liga Voli Korea 2024-2025.
Keputusan itu pun mengejutkan publik mengingat Kim Yeon-Kyung tak memiliki masalah berarti dalam cedera dan tengah memiliki tren positif bersama Pink Spiders.
Sejak sebelum debut, Kim Yeon-Kyung bahkan sudah menjadi incaran tim Liga Voli Korea karena penampilannya yang apik.
Hal ini membuat Kim Yeon-Kyung menjadi incaran klub-klub, bahkan dilaporkan Pink Spiders sengaja berada di dasar klasemen akhir agar bisa memiliki kesempatan untuk membawa Kim Yeon-Kyung ke dalam klub.
Dilansir dari laman Korea Net, Kim Yeon-Kyung sudah menyabet titel Rookie of the Year dan MVP pada musim 2005-2006.
Permainan apiknya pun membuat klub asal Jepang, JT Marvelous membawanya. Namun masa emas Kim Yeon-Kyung justru ada ketika klub Turki, Fenerbahce membawanya pada 2011 silam.
Keputusannya untuk abroad pun membuat Kim Yeon-Kyung menjadi kapten di Timnas Voli Korea.
Bersama timnas Korea, Kim Yeon-Kyung mencatatkan prestasi seperti medali emas Asian Games 2014, runner up Kejuaraan Asia 2015, dan runner up Piala Asia 2014.
Setelah hengkang dari Fenerbahce pada 2017, Kim Yeon-Kyung pun memecahkan rekor dengan pembayaran pemain termahal di Korea ketika direkrut oleh klub asal China, Shanghai.
Saat itu dia dibawa dengan gaji sebesar 1,2 juta euro atau setara dengan Rp19 miliar saat itu.
Kim Yeon-kyung sempat kembali ke Turki untuk membela Eczacibasi Vitra adan kembali lagi ke Pink Spiders ketika pandemi Covid-19 menyerang 2020 lalu.
Kim Yeon-kyung terakhir bermain abroad ketika sempat kembali ke Shanghai pada musim 2021-2022 hingga akhirnya kembali ke Pink Spiders sampai saat ini.
Bahkan setelah kembali ke Korea pun, Kim Yeon-kyung masih memiliki titel sebagai pemain termahal di Korea Selatan dengan 800 juta won atau setara dengan Rp9 miliar.
Load more