GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Transformasi Radikal Tata Kelola Haji Indonesia

Soal urusan Haji, Indonesia masih menghadapi persoalan akut, masalah antrean haji hingga puluhan tahun, tata kelola yang tertutup, praktik rente, hingga dugaan permainan kartel.
Selasa, 19 Mei 2026 - 18:10 WIB
Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak.
Sumber :
  • Istimewa

Oleh; Dahnil Anzar Simanjuntak
Wakil Menteri Haji dan Umrah RI

Jakarta, tvOnenews.com - Setiap tahun, ghirah umat Islam Indonesia untuk menunaikan ibadah haji dan umrah terus meningkat. Saat ini, sedikitnya 5,7 juta rakyat Indonesia masuk daftar tunggu keberangkatan haji. Di sejumlah daerah, masa tunggu bahkan mencapai 49 tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi ini bukan hanya melahirkan keputusasaan, tetapi juga membuka ruang praktik ilegal, manipulasi kuota, hingga korupsi yang selama ini sulit disentuh. Namun di balik besarnya semangat spiritual itu, Indonesia selama bertahun-tahun menghadapi persoalan akut: antrean haji yang mengular hingga puluhan tahun, tata kelola yang tertutup, praktik rente, hingga dugaan permainan kartel yang mengakar kuat dalam industri perhajian.

 Dengan berat hati saya harus menyebut mereka sebagai “Kartel haji”. Mereka berakar kuat dengan jejaring luas lengkap dengan kekuatan modal dan media yang besar. Selama ini nyaris tak tersentuh dan selalu gagal dirobohkan, selalu sukses bersembunyi dibalik doktrin suci Agama, doktrin suci ibadah haji, sejatinya melanggengkan tata kelola yang tertutup dikuasai oleh “kartel haji”.

Dampaknya, perbaikan pelayanan haji sulit berubah dan sulit naik kelas. Terutama haji reguler, bila mau naik kelas, ya haji khusus, haji bukan kuota reguler, maka harus membayar lebih yang sejatinya tidak rasional antara harga yang dibayarkan dengan pelayanan yang didapat, namun pembeli tetap banyak. kartel haji memanfaatkan pasar haji yang asimetris untuk meraup keuntungan sebesar-besarnya.

Tata kelola keuangan haji faktanya dikelola dengan skema ponzi, saya harus berani mengungkap fakta ini, karena apa, saya tidak mau pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terjebak dalam tata kelola keuangan haji yang bagi saya dzalim bagi jamaah haji, dan perhajian Indonesia.

BPKH atau Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) yang diharapkan dibentuk beberapa tahun lalu bisa memberikan kebermanfaatan bagi jamaah haji dan perhajian Indonesia, justru tidak memberikan manfaat signifikan secara ekonomi dan pengelolaan haji, justru terkesan hanya memanfaatkan dana haji untuk kepentingan di luar perhajian Indonesia dan bisa kapan pun menjadi “bom waktu” yang akan merugikan jamaah haji dan negara dalam jangka panjang. saya sering menyebutnya sebagai “Haji Financial Trap”.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

AFC Resmi Terapkan Sistem Promosi-Degradasi di Kualifikasi Piala Asia, Timnas Indonesia U-20 Diuntungkan

AFC Resmi Terapkan Sistem Promosi-Degradasi di Kualifikasi Piala Asia, Timnas Indonesia U-20 Diuntungkan

AFC kini menerapkan format dua fase dengan mekanisme promosi dan degradasi untuk pertama kalinya dalam Piala Asia U-20.
Hindari Jalan Ini Jika Tak Mau Terjebak Konvoi Juara Persib, Bobotoh Wajib Catat Rute Agar Tak Nyasar

Hindari Jalan Ini Jika Tak Mau Terjebak Konvoi Juara Persib, Bobotoh Wajib Catat Rute Agar Tak Nyasar

Konvoi ini akan berlangsung satu hari setelah Persib menyelesaikan laga terakhir melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Sabtu (23/5/2026). 
Mensesneg Ungkap Alasan Besok Prabowo Hadir di Rapur DPR Sampaikan Pidato KEM PPKF 2027

Mensesneg Ungkap Alasan Besok Prabowo Hadir di Rapur DPR Sampaikan Pidato KEM PPKF 2027

Presiden sengaja memilih momentum Hari Kebangkitan Nasional untuk menyampaikan langsung arah kebijakan ekonomi pemerintah di hadapan parlemen.
Gandeng Yayasan dan DLH, MUF Hadirkan Program Bank Sampah di Rorotan Cilincing

Gandeng Yayasan dan DLH, MUF Hadirkan Program Bank Sampah di Rorotan Cilincing

MUF menyediakan dukungan berupa fasilitas dan sarana operasional bank sampah. Selain itu, juga edukasi literasi keuangan agar hasil pengelolaan sampah dapat dimanfaatkan secara lebih produktif.
Tak Ada Laga Ulang LCC 4 Pilar MPR RI, SMAN 1 Sambas Jadi Wakil Kalbar di Tingkat Nasional

Tak Ada Laga Ulang LCC 4 Pilar MPR RI, SMAN 1 Sambas Jadi Wakil Kalbar di Tingkat Nasional

MPR RI resmi membatalkan pertandingan ulang laga final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) yang sempat menuai polemik.
Hasil Malaysia Masters 2026: Thalita Ramadhani Amankan Satu Tempat di Babak Utama Setelah Bungkam Wakil Taiwan

Hasil Malaysia Masters 2026: Thalita Ramadhani Amankan Satu Tempat di Babak Utama Setelah Bungkam Wakil Taiwan

Hasil Malaysia Masters 2026 babak kualifikasi di sektor tunggal putri yang menyuguhkan duel antara wakil Indonesia, Thalita Ramadhani Wiryawan vs Chen Su Yu.

Trending

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

jawaban tegas Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda yang tidak bisa membantu warga. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terkejut saat didatangi oleh warga Papua
News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

FSGI sebut juri Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat tidak belajar dari pengalaman. Gebrakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi serius menata pertambangan 
Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meninjau langsung penataan kawasan eks Hibisc Fantasy dan meminta penambahan personel guna mempercepat proses reboisasi.
Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Puncak rangkaian Kirab Mahkota Binokasih Tatar Sunda resmi berakhir dengan prosesi penyerahan kembali mahkota legendaris ke Keraton Sumedang Larang, Senin (18/5). 
Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler kemarin, 18 Mei 2026: KDM tiba-tiba minta maaf, sikap resmi SMAN 1 Sambas, hingga Sherly Tjoanda sampaikan keputusan tegas soal pinjol.
Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Rencana Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI untuk menggelar kembali babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan batal. 
Tak Cukup Rekrut Sahabat Megawati Hangestri, Pink Spiders Makin Garang Usai Datangkan Pevoli Kuba

Tak Cukup Rekrut Sahabat Megawati Hangestri, Pink Spiders Makin Garang Usai Datangkan Pevoli Kuba

Pink Spiders semakin menunjukkan ambisinya jelang musim baru setelah merekrut Yensy Kindelán, usai sebelumnya juga mendatangkan sahabat Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral