GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Megawati Hangestri Tak Daftar Draft Kuota Asia V League? Petinggi KOVO Tiba-tiba Bocorkan Nasib Megatron Musim Depan

Teka-teki masa depan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea masih menjadi isu yang cukup panas diperbincangkan menjelang berakhirnya V league musim ini.
Kamis, 6 Maret 2025 - 16:37 WIB
Foto Megawati Hangestri di Red Sparks
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.com - Teka-teki masa depan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea masih menjadi isu yang cukup panas diperbincangkan menjelang berakhirnya V league musim ini.

Pasalnya, masa depan Megawati Hangestri yang namanya meroket bersama Red Sparks dalam dua musim terakhir itu, hingga saat ini masih belum menemui titik terang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Megawati Hangestri yang sudah menjalani dua musim dengan Red Sparks memiliki kesempatan untuk kembali mendaftar pada program draft kuota Asia KOVO musim depan.


Megawati Hangestri (sumber: KOVO)
KOVO memberi kesempatan pada Megawati Hangestri untuk kembali mendaftar pada draft kuota Asia paling lambat tanggal 10 April 2025, sehari sebelum draft berlangsung.

Namun, jika Megawati Hangestri kembali mengikuti draft kuota Asia musim depan, Red Sparks tidak diperbolehkan memilih Megatron.

Hal itu karena dalam aturan yang berlaku di Liga Voli Korea, setiap pemain kuota Asia hanya diperbolehkan dua musim membela tim yang sama di V league.

Dan baru-baru ini, muncul kabar jika Megawati Hangestri justru akan mengikuti seleksi draft pemain asing umum Liga Voli Korea.

Melansir dari laman YNA, Megawati Hangestri dikabarkan lebih memilih ikut draft pemain asing umum daripada Kuota Asia untuk musim depan.

"Belakangan ini marak perbincangan di dunia bola voli bahwa Mega akan mendaftar draft musim depan sebagai pemain asing umum, bukan pemain kuota Asia," tulis YNA.

Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic (sumber: Red Sparks)

Menurut YNA, Mega saat ini tengah berada di persimpangan jalan dari dua pilihan untuk menentukan masa depannya.

Pasalnya, Jika hal tersebut terjadi maka Mega memiliki peluang untuk bisa kembali ke Red Sparks dengan status pemain asing non Asia, meskipun kemungkinananya sangat kecil.

Karena urutan draft pemain asing menggunakan sistem pengundian probabilitas pemeringkatan yang terbalik. 

Sehingga jika klasemen musim ini tidak mengalami perubahan hingga akhir, maka Red Sparks akan berada di urutan keenam pada draft pemain asing.

Tapi, keuntungan lain jika Megawati Hangestri ikut draft pemain asing maka dirinya akan mendapatkan gaji yang lebih besar.

Sedangkan jika Mega mendaftar kuota Asia, maka dirinya akan mendapatkan jaminan perpanjangan kontrak dari tim barunya.

Mega saat ini tengah berada di persimpangan jalan dari dua pilihan untuk menentukan masa depannya di Liga Voli Korea.

Terkait hal tersebut, Cho Yong-chan, direktur Federasi Bola Voli Korea, memberikan tanggapannya soal masa depan Megawati Hangestri.


Megawati Hangestri (sumber: KOVO)

Cho Yong-chan membocorkan jika hingga saat ini Megawati Hangestri masih berfokus pada persiapan bersama Red Sparks menghadapi babak play off Liga Voli Korea.

Kemungkinan, pevoli berjuluk Megatron itu baru akan membahas kontraknya setelah berakhirnya Liga voli Korea musim ini.

"Saat ini, Mega sedang fokus pada persiapan play off dan kami akan membahas rencana untuk musim depan setelah musim berakhir," ungkap Cho Yong-chan.

Megawati Hangestri benar-benar menjadi salah satu pemain kuota Asia yang paling diincar oleh tim-tim di Liga Voli Korea.

Bukan tanpa alasan, Mega terbukti tak hanya meningkatkan performa Red Sparks, pevoli asal Jember itu juga sukses membuat Liga Voli Korea dan timnya semakin populer.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maka wajar jika banyak tim Liga Voli Korea yang berharap bisa merekrut Megawati Hangestri musim depan.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Harga Emas Antam Hari Ini 19 Februari 2026 Naik Tipis Rp4.000, Kini Ada di Angka Rp2.916.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini 19 Februari 2026 Naik Tipis Rp4.000, Kini Ada di Angka Rp2.916.000 per Gram

Harga emas Antam hari ini 19 Februari 2026 pukul 08.47 WIB naik tipis senilai Rp4.000.
Misteri Ayah Biologis Ressa Rizky Rossano Segera Terungkap, Kuasa Hukum Disebut Sudah Tahu Identitasnya

Misteri Ayah Biologis Ressa Rizky Rossano Segera Terungkap, Kuasa Hukum Disebut Sudah Tahu Identitasnya

​​​​​​​Misteri Ayah Biologis Ressa Rizky Rossano akan segera terungkap, kuasa hukum disebut sudah tahu identitasnya. Ressa fokus cari pengakuan Denada.
AHY Sebut Pemerintah Bakal Siapkan Diskon Tiket Mudik Lebaran 2026 hingga Tarif Tol

AHY Sebut Pemerintah Bakal Siapkan Diskon Tiket Mudik Lebaran 2026 hingga Tarif Tol

AHY menyebut pemerintah juga sedang berupaya menyediakan diskon tiket pesawat, kereta api, kapal, hingga tarif tol
Pantas Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Berbondong-bondong Pindah ke Super League, Bung Harpa Singgung soal Gaji

Pantas Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Berbondong-bondong Pindah ke Super League, Bung Harpa Singgung soal Gaji

Bung Harpa mencoba menelusuri apa penyebab banyaknya pemain naturalisasi yang memutuskan untuk pindah ke Super League. Salah satu yang disorot soal gaji mereka.
Motor Pelajar SMP di Jombang Raib saat Nonton Jaranan, Aksi Pelaku Terekam CCTV

Motor Pelajar SMP di Jombang Raib saat Nonton Jaranan, Aksi Pelaku Terekam CCTV

Aksi pencurian sepeda motor kembali terjadi di wilayah Kabupaten Jombang. Kali ini, motor milik seorang pelajar SMP asal Desa Catakgayam, Kecamatan Mojowarno, raib digondol maling saat diparkir ketika menonton pertunjukan kesenian jaranan kuda kepang.
Kembali Jadi Wakil Ketua Komisi III DPR Usai Dinonaktifkan Imbas Kata "Tolol", Sahroni: Mudah-Mudahan Saya Menjadi Lebih Baik

Kembali Jadi Wakil Ketua Komisi III DPR Usai Dinonaktifkan Imbas Kata "Tolol", Sahroni: Mudah-Mudahan Saya Menjadi Lebih Baik

Anggota DPR RI Ahmad Sahroni kembali menjadi Wakil Ketua Komisi III DPR RI pada Kamis (19/2/2026). 

Trending

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

Kericuhan di GBLA usai Persib vs Ratchaburi jadi sorotan AFC. Maung Bandung terancam denda besar hingga sanksi laga tanpa penonton di kompetisi Asia berikutnya.
Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dihadapkan pada potensi tambahan amunisi baru di bawah mistar. Kiper jangkung Eropa ini bisa bikin Maarten Paes dan Emil Audero minder?
Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 hari ini, yang akan diramaikan dengan duel seru di sektor putri antara Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata yang akan menjadi pembuka di Seri Bogor.
3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

Meski secara finansial Persib tetap mendapat pemasukan miliaran rupiah dari AFC, ada potensi sanksi yang bisa menghantui dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC dalam beberapa hari ke depan.
Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Seekor bayi monyet, Punch selalu membawa boneka orangutan di Kebun Binatang Ichikawa, Jepang. Ia mulai diterima kera lain dan mendapat induk asuhnya viral.
Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut uang hasil lelang lukisan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan disumbangkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT