News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Klub V League Main Aman? Dari 7 Pevoli yang Terpilih Draft Kuota Asia Tahun Ini Hanya Ada Dua Pemain Baru, Sisanya...

Klub-klub V league nampaknya tidak mau mengambil resiko pada program Draft Kuota Asia KOVO untuk Liga Voli Korea musim depan.
Jumat, 11 April 2025 - 14:23 WIB
Thanacha Sooksod
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.com - Klub-klub V league nampaknya tidak mau mengambil resiko pada program Draft Kuota Asia KOVO untuk Liga Voli Korea musim depan.

Pasalnya, dari 7 pemain yang terpilih pada draft Kuota Asia KOVO tahun ini hanya ada dua nama baru di Liga Voli Korea.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedaunya adalah Alyssa Kinkela dan Jastis Yaguchi yang akan menjalani tahun pertamanya di Liga Voli Korea musim depan.

Pemain Australia, Alyssa Kinkela (sumber: IBK Altos)

Pevoli asal Australia, Alyssa Kinkela akan memulai petualangannya di Liga Voli Korea bersama IBK Altos.

Berposisi sebagai opposite hitter, Alyssa Kinkela yang baru berusia 23 tahun itu terpilih pada urutan ketiga Draft Kuota Asia kali ini.

Selain Kinkela, pemain lain yang akan menjalani musim pertamanya di V league adalah outside hitter asal Jepang, Jastis Yaguchi.

Pevoli yang berusia 26 tahun itu dipilih oleh Hyundai Hillstate pada urutan ke-6 draft kuota Asia untuk musim depan.

Selain dua pevoli tersebut, 5 pemain yang terpilih lainnya bukanlah wajah asing di Liga Voli Korea.


Thanacha Sooksod (sumber: KOVO)

Kelima pemain lainnya yang terpilih di draft tahun ini, pernah merasakan atmosfer kompetisi Liga Voli Korea sebelumnya.

Duo Thailand, Thanacha Sooksood dan Wipawee Srithong akan kembali terpilih pada draft kuota Asia tahun ini.

Thanacha Sooksod dan Wipawee Srithong akan menjalani musim ketiga bermain di Liga Voli Korea.

Thanacha akan kembali ke Hi Pass, sementara Wipawee Srithong akan membela Red Sparks musim depan.

Kemudian ada pevoli asal Selandia Baru, Analise Fitzi, yang juga kembali terpilih pada draft Kuota Asia tahun ini.

Analise Fitzi yang baru saja membawa Pink Spiders menjadi juara Liga Voli Korea 2024/2025 akan kembali ke tim asal Kota Incheon itu.

Pemain Jepang, Reina Tokoku (sumber: GS Caltex)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain tiga pemain itu ada juga nama Reina Tokoku dan Stephanie Wyler yang juga pernah merasakan atmosfer Liga Voli Korea.

Stephanie Wyler juga pernah merasakan Liga Voli Korea saat dirinya terpilih di Draft Kuota Asia Musim lalu.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Juicy Luicy Viral Kena Geruduk Warganet usai Batalkan Manggung di Batam Gegara Over Bagasi, Akun Uan Sampai Hilang

Juicy Luicy Viral Kena Geruduk Warganet usai Batalkan Manggung di Batam Gegara Over Bagasi, Akun Uan Sampai Hilang

Nama Juicy Luicy tengah viral dan ramai diperbincangkan di media sosial, setelah grup musik asal Bandung tersebut dikabarkan batal tampil di festival di Batam.
Perpres 79/2026 Ubah Tata Kelola Tambang Timah, PT Timah Buka Suara soal Poin Krusial

Perpres 79/2026 Ubah Tata Kelola Tambang Timah, PT Timah Buka Suara soal Poin Krusial

PT Timah menyambut baik Perpres 79/2026 yang menjadi landasan baru tata kelola pertambangan timah di Bangka Belitung, mencakup biaya produksi, asal-usul material, dan sinergi lintas sektor.
Purbaya Ungkap Dana Rekening Gratis Rp50 Ribu untuk Warga 17 Tahun Berasal dari APBN

Purbaya Ungkap Dana Rekening Gratis Rp50 Ribu untuk Warga 17 Tahun Berasal dari APBN

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memastikan saldo awal Rp50 ribu untuk rekening warga usia 17 tahun berasal dari APBN dan diambil dari cadangan belanja.
ISPA di Pandeglang Tembus 2.107 Kasus, Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Sorotan

ISPA di Pandeglang Tembus 2.107 Kasus, Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Sorotan

Dinkes Pandeglang mencatat 2.107 kasus ISPA setelah abu vulkanik Gunung Anak Krakatau menyebar. Anak-anak menjadi kelompok paling banyak terdampak.
Kejagung Periksa Pihak Perbankan Hingga Ahli Usut Kasus TPPU Febrie Adriansyah

Kejagung Periksa Pihak Perbankan Hingga Ahli Usut Kasus TPPU Febrie Adriansyah

Kejagung menegaskan proses pemeriksaan saksi dilakukan berdasarkan ketentuan hukum acara yang berlaku dan merupakan bagian dari upaya penyidik untuk memperoleh alat bukti, memperjelas konstruksi perkara, serta melakukan penelusuran aset.
Lepas Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026, Tekankan Prestasi Harus Menjadi Target Utama Para Atlet

Lepas Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026, Tekankan Prestasi Harus Menjadi Target Utama Para Atlet

Kontingen Indonesia untuk Asian games 2026 Aichi-Nagoya secara resmi dilepas oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Trending

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jauh sebelum kematiannya karena bunuh diri, ternyata jejak digital Fajar Sahrudin pada Juni 2025 menunjukkan bahwa dirinya pernah berniat lakukan hal serupa.
Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Pesan terakhir Fajar Sahrudin untuk sang kakak menjadi sorotan setelah dirinya ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Pesan itu.
Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Media sosial dihebohkan dengan kabar meninggalnya, seorang pria bernama Fajar Sahrudin. Sosok yang dikenal dermawan dan suka berdonasi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT