News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gara-gara Bikin Sejarah Bersama Red Sparks, KOVO Sampai Mau Jadikan Megawati Hangestri Ikon Baru V-League? Faktanya...

Meskipun sudah tidak lagi berseragam Red Sparks musim depan, namun media Korea menyebut jika KOVO berencana akan jadikan Megawati Hangestri ikon baru V-League.
Jumat, 25 April 2025 - 21:50 WIB
Megawati Hangestri saat masih berseragam Red Sparks
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.com - KOVO disebut bakal menjadikan Megawati Hangestri sebagai ikon V-League karena jasanya dalam dua musim terakhir di Red Sparks.

Hal ini disampaikan oleh media Korea yang mengungkapkan bahwa kehadiran Megawati Hangestri menjadi sejarah baru di kompetisi V-League.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seakan tak ada habisnya nama Megawati Hangestri dibahas oleh publik. Terbaru, media Korea kembali menyoroti soal kiprah Megatron di Red Sparks.

Mulai dari perjuangan Megawati Hangestri yang membawa Red Sparks sampai ke final dengan kondisi cedera hingga keputusannya pulang ke Indonesia.

Publik Korea pun mengucapkan terima kasih karena berkat kedatangan Megawati Hangestri, pamor V-League semakin terangkat.

Apalagi kalau melihat kondisi Red Sparks sebelum adanya Megawati Hangestri, mereka sama sekali belum pernah ke final V-League dalam 13 tahun.

Bukan cuma itu, secara keseluruhan, popularitas V-League kian diakui di luar Korea, salah satunya ialah menambah fans dari Indonesia.

Megawati Hangestri dan Pyo Seung-ju
Megawati Hangestri dan Pyo Seung-ju
Sumber :
  • KOVO

 

Maka tidak heran kalau Red Sparks ataupun KOVO merasa terpukul ketika menghadapi keputusan Megawati Hangestri yang menolak perpanjang kontrak.

Sementara itu, salah satu media Korea merilis artikel yang mengatakan jika Megawati Hangestri layak dijadikan ikon baru untuk kompetisi V-League.

“'Raksasa Indonesia' Mega meninggalkan panggung Korea setelah mencatat tonggak sejarah di V-League sebagai pemain kuota Asia,” tulis judul media Korea, KMIB.

Media Korea tersebut mengatakan jika kehadiran Megawati Hangestri perlahan-lahan membuka pandangan fans soal sistem kuota Asia di V-League.

“Sejak sistem kuota Asia diperkenalkan, Mega langsung memimpin pusaran bola voli wanita profesional selama dua musim,“ katanya.

Awalnya, volimania Korea menganggap bahwa diberlakukannya sistem kuota Asia justru mempersempit kesempatan bagi para pemain lokal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tapi sekarang setelah kehadiran Megawati Hangestri, KOVO menganggap jika kualitas V-League mulai meningkat dibandingkan sebelumnya.

“Mega meletakkan dasar untuk membangun sistem kuota Asia di V-League. Sistem kuota Asia diperkenalkan untuk meningkatkan daya saing liga di liga bola voli profesional Korea,” ungkap KMIB.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dijagokan jadi Pemenang MotoGP Inggris 2026, Alex Marquez Malah Ogah Menang di Sirkuit Silverstone Musim Ini

Dijagokan jadi Pemenang MotoGP Inggris 2026, Alex Marquez Malah Ogah Menang di Sirkuit Silverstone Musim Ini

Alex Marquez datang ke MotoGP Inggris 2026 dengan status salah satu kandidat terkuat meraih kemenangan di Sirkuit Silverstone.
Melalui Pertamina Youth Program 2026, Pertamina Tingkatkan Literasi Energi Mahasiswa

Melalui Pertamina Youth Program 2026, Pertamina Tingkatkan Literasi Energi Mahasiswa

PT Pertamina (Persero) kembali menggelar Pertamina Youth Program (PYP) 2026 sebagai langkah strategis dalam mengedukasi generasi muda mengenai industri energi. 
Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik, VinFast Indonesia dan Danamon Jalin Kemitraan Pembiayaan Dealer

Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik, VinFast Indonesia dan Danamon Jalin Kemitraan Pembiayaan Dealer

VinFast dan Danamon berkolaborasi menghadirkan solusi pembiayaan yang lebih fleksibel bagi dealer dalam mengelola operasional bisnis maupun persediaan kendaraan.
Usut Temuan Senjata di Sekolah Jakarta Selatan, Polisi Bakal Periksa Eks Ketua Yayasan Inisial IW

Usut Temuan Senjata di Sekolah Jakarta Selatan, Polisi Bakal Periksa Eks Ketua Yayasan Inisial IW

Polisi masih mendalami soal temuan ratusan senjata hingga narkotika di gudang sebuah sekolah yang terletak di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, sejak Juli hingga Rabu (5/8/2026) kemarin.
Jelang MotoGP Inggris 2026, Fabio Di Giannantonio Ungkap Cedera di Grand Prix Jerman Ternyata Lebih Parah dari Dugaan

Jelang MotoGP Inggris 2026, Fabio Di Giannantonio Ungkap Cedera di Grand Prix Jerman Ternyata Lebih Parah dari Dugaan

Rider andalan VR46 yakni Fabio Di Giannantonio, membawa kabar kurang menggembirakan menjelang MotoGP Inggris 2026 yang berlangsung sepanjang akhir pekan ini.
VinFast Tampilkan Jajaran Kendaraan Listrik yang Semakin Lengkap dan Program Menarik bagi Pelanggan di GIIAS 2026

VinFast Tampilkan Jajaran Kendaraan Listrik yang Semakin Lengkap dan Program Menarik bagi Pelanggan di GIIAS 2026

Di ajang GIIAS 2026, VinFast memamerkan perkembangan ekosistem kendaraan listriknya dengan menghadirkan beragam model, mulai dari VF 3, VF 6, VF 7, hingga VF MPV 7 dan lini kendaraan ramah lingkungan (Green). 

Trending

Terbongkar, Ini Alasan Mengejutkan Kenapa Ada 995 Senjata di Dalam Sekolah Jaksel Sejak 2020

Terbongkar, Ini Alasan Mengejutkan Kenapa Ada 995 Senjata di Dalam Sekolah Jaksel Sejak 2020

Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin serta Kuasa Hukum Eks Ketua Yayasan, IWD, yakni Alhadid Endar Putra buka suara soal temuan 995 senjata airsoft gun di sebuah sekolah swasta, Pondok Pinang, Jakarta Selatan.
Kapolresta dan Kasat Narkoba Banda Aceh Diperiksa Divpropam Mabes Polri, Ini Faktanya

Kapolresta dan Kasat Narkoba Banda Aceh Diperiksa Divpropam Mabes Polri, Ini Faktanya

Joko ajak seluruh pihak untuk tetap menghormati proses yang sedang berlangsung dan tidak berspekulasi sebelum adanya hasil pemeriksaan resmi dari Mabes Polri.
Maia Estianty Soroti Kasus Yurizal Pasien BPJS, Ingatkan Nakes untuk Jaga Empati

Maia Estianty Soroti Kasus Yurizal Pasien BPJS, Ingatkan Nakes untuk Jaga Empati

Maia Estianty soroti kasus Yurizal pasien BPJS yang viral, ingatkan para nakes untuk jaga empati.
Fakta Baru Pelaku Mutilasi di Depok: Mendadak Resign Kerja Goreng Piscok Usai Izin Interview di Mal

Fakta Baru Pelaku Mutilasi di Depok: Mendadak Resign Kerja Goreng Piscok Usai Izin Interview di Mal

Di balik kasus pembunuhan disertai mutilasi yang menggegerkan Depok, muncul cerita dari tempat terakhir Saepul alias Saepullah (26) mencari nafkah.
Heboh Usulan MBG Raih Nobel Perdamaian 2026, Istana Akhirnya Buka Suara

Heboh Usulan MBG Raih Nobel Perdamaian 2026, Istana Akhirnya Buka Suara

Istana Kepresidenan merespons isu yang beredar mengenai usulan agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memperoleh Nobel Perdamaian 2026.
Geger! PSSI-nya Korea Selatan Dituding Biayai Hiburan Seks untuk Wasit Asing, KFA Buka Suara

Geger! PSSI-nya Korea Selatan Dituding Biayai Hiburan Seks untuk Wasit Asing, KFA Buka Suara

Setelah kegagalan Timnas Korea Selatan di Piala Dunia hingga keputusan aneh pada sanksi pelatih Persija, Shin Tae-yong, kali ini KFA terkena skandal seksual. 
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat Soal Status Cekal

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat Soal Status Cekal

Usai gugatan praperadilan ketiga soal ganti rugi, tersangka tudingan ijazah palsu Jokowi, Roy Suryo mengajukan kembali praperadilan terkait pencekalan. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT