News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lama Dipendam, Sahabat Megawati Hangestri Akhirnya Jujur usai Kalah Menyakitkan di Final Liga Voli Korea: Saya Sangat ..

Yeum Hye-seon berbicara blak-blakan soal perasaannya saat kalah di partai final Liga Voli Korea di game 5 atas Pink Spiders yang diperkuat Kim Yeon-koung.
Rabu, 13 Agustus 2025 - 00:08 WIB
Kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon
Sumber :
  • Red Sparks

tvOnenews.com - Yeum Hye-seon tampak tak kuasa menahan tangis saat harus menerima kekalahan dari Pink Spiders di game ke-5, berjuang bersama Megawati Hangestri untuk mengalahkan Pink Spiders.

Megatron membawa Red Sparks meraih runner-up Liga Voli Korea usai berduel habis-habisan 5 game dalam partai final menghadapi idolanya, Kim Yeon-koung yang merupakan pemain Pink Spiders. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada musim pertama berseragam Red Sparks, sederet prestasi ia berikan untuk tim berjuluk Red Force itu, termasuk lolos ke play-off hingga mendapat undangan dari Kemenpora Indonesia.

Bukannya memudar, sinar Megawati Hangestri lebih terpancar lagi saat memasuki tahun keduanya. Ia bahkan membawa Red Sparks melampaui pencapaian musim lalu yakni mencapai babak final Liga Voli Korea.

Berkat racikan Ko Hee-jin dan dibantu oleh setter berpengalaman Yeum Hye-seon, Mega berhasil membawa Red Sparks mengalahkan juara bertahan V-League pada babak playoff hingga melaju ke babak final.

Megawati Hangestri juga memimpin Red Sparks mencatatkan 13 kemenangan beruntun dan menjaga asa untuk tampil di play-off untuk kedua kalinya sejak musim lalu. 

Tak hanya itu, pencapaian individu Megawati Hangestri tak kalah mentereng. Ia berhasil menyabet dua gelar MVP di putaran ketiga hingga keempat.

Megawati Hangestri saat membela Timnas Voli Putri Indonesia
Megawati Hangestri saat membela Timnas Voli Putri Indonesia
Sumber :
  • Facebook SAVA

 

Saat itu, bersaing ketat dengan Ratu Voli Korea, Kim Yeon-koung.

Di samping segala pencapaian impresif selama dua musim di Liga Voli Korea, secara mengejutkan, Mega memutuskan untuk hengkang dari Red Sparks. 

Mega pun kini resmi memperkuat klub kasta kedua Liga Turki, Manisa BBSK.

Usai sempat dipantau oleh klu raksasa Turki, Fenerbahce. Manisa BBSK malah lebih dulu menggunakan jasa Megawati Hangestri untuk mengarungi Kadinlar 1 Ligi.

Setelah perjuangan yang cukup berat, dinamika dari tim yang diremehkan hingga bisa menjadi penantang juara V-League.

Sementara itu, Yeum Hye-seon, salah satu pemain yang tak kuasa menahan tangisnya usai gagal menjadi juara V-League.

Yeum Hye-seon akhirnya jujur apa yang dirasakannya saat hari itu.

"Saya sangat kesal, jadi meskipun saya melakukannya dengan sangat baik, saya sangat kecewa berada di posisi kedua," ujarnya dilansir dari kanal Youtube Negawassup.

Kapten Red Sparks itu menyampaikannya saat melakukan wawancara khusus dengan mantan agen Megawati Hangestri di Korea, Negawassup.

"Campuran penyesalan, kekecewaan dan semua itu?" tanya Negawassup.

"Iya, seperti itu," jawabnya.

Lebih lanjut, kapten Red Sparks itu mengungkapkan kelebihan Megawati Hangestri sebagai seorang Opposite Spiker. Sehingga tim berjuluk Red Force bisa tampil impresif sepanjang turnamen V-League 2024/2025.

"Pertama-tama, persentase pukulannya sangat tinggi untuk tinggi badannya, dan dia juga sangat teknis," tuturnya.

"Saya pikir saya sangat diuntungkan oleh bantuan Megawati, dan sekarang kami bersinergi, saya pikir sinergi itu sempurna, mentalitas saya sangat kuat," sambungnya.

Menurutnya, ada masa mentalnya goyah dan keadaan tidak berjalan dengan baik.

"Tetapi ada banyak waktu ketika Megawati datang kepada saya dan mengatakan,'tidak apa-apa,'" tuturnya.

"Jadi, setelah setiap pertandingan, saya berterima kasih dan meminta maaf kepada Megawati. Kami selalu membicarakannya," pungkasnya.

Setter senior di Liga Voli Korea itu juga mengungkapkan rahasia chemistry-nya bisa sangat bagus dengan Megawati Hangestri.

Salah satunya adalah komunikasi yang terus dijalin, Yeum Hye-seon selalu bertanya aliran umpan bola yang cocok dan disukai oleh Megawati Hangestri.

"Kami terus beradaptasi, seiring kami bermain dengan Mega, kami sekarang tahu jenis bola yang dia sukai," tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ketika kami melakukan kesalahan, kamilah yang pertama meminta maaf, dan ketika semuanya berjalan lebih baik, kami akan bercanda dan mengatakan hal-hal seperti,'Mega, bukan ini bagus?" ucapnya mengenang kebersamaan saat bertanding. (ind)


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hilirisasi Bauksit Jadi Pijakan Pengembangan Mineral Strategis Indonesia

Hilirisasi Bauksit Jadi Pijakan Pengembangan Mineral Strategis Indonesia

Indonesia terus perkuat hilirisasi bauksit sebagai bagian dari transformasi sumber daya mineral menjadi fondasi industri nasional yang bernilai tambah. seiring
Messi, Suarez dan Neymar bakal Reunian

Messi, Suarez dan Neymar bakal Reunian

Inter Miami berniat menyatukan trio MSN, yaitu Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar.
Maarten Paes Dicadangkan, Netizen Belanda Ramai Mengamuk ke Pemain Ini Usai Ajax Kalahkan PEC di Eredivisie: Sangat Ceroboh

Maarten Paes Dicadangkan, Netizen Belanda Ramai Mengamuk ke Pemain Ini Usai Ajax Kalahkan PEC di Eredivisie: Sangat Ceroboh

Maarten Paes harus memulai laga dari bangku cadangan saat Ajax Amsterdam menghadapi PEC Zwolle. Sorotan justru mengarah kepada pemain tuan rumah yang blunder.
Heboh, Sultan Brunei Cabut Gelar Kerajaan Menantunya

Heboh, Sultan Brunei Cabut Gelar Kerajaan Menantunya

Sultan Brunei Hassanal Bolkiah disebut telah mencabut gelar kerajaan “Yang Amat Mulia Pengiran Anak Isteri” yang disandang menantunya, Pengiran Raabi'atul Adawiyyah Pengiran Haji Bolkiah.
Viral! Video Seorang Ibu Diduga Ditendang oleh Putrinya karena Tidak Bisa Ambil Foto yang Bagus

Viral! Video Seorang Ibu Diduga Ditendang oleh Putrinya karena Tidak Bisa Ambil Foto yang Bagus

Viral sebuah video diduga anak tendang ibunya di daerah Kalimantan Barat. Aksi si perempuan yang diduga menendang sang Ibu, memancing amarah warga sekitar
Hina Pasien BPJS di Threads, Dokter Elda Putri Dinonaktifkan 3 Bulan dari PPDS UGM Usai Ditarik dari Stase Sardjito

Hina Pasien BPJS di Threads, Dokter Elda Putri Dinonaktifkan 3 Bulan dari PPDS UGM Usai Ditarik dari Stase Sardjito

Polemik dokter Elda Putri Rahardini yang menjadi sorotan setelah unggahannya di media sosial (medsos) terkait pasien BPJS Kesehatan berujung pada sanksi akademik. 

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT