News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Mau Pakai Nama Megatron Lagi, Media Turki Beri Julukan Baru untuk Megawati Hangestri: Pemain Voli Berkerudung yang...

Megawati Hangestri dapat nama julukan baru dari Media Turki usai resmi gabung Manisa BBSK. Bukan Megatron, tapi...
Kamis, 14 Agustus 2025 - 20:03 WIB
Mantan pemain Red Sparks, Megawati Hangestri
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.com - Nama Megawati Hangestri kembali mencuri perhatian dunia internasional usai resmi bergabung dengan Manisa BBSK, klub ambisius yang akan bersaing di Divisi Pertama Liga Bola Voli Turki musim 2025-2026.

Belum sekalipun tampil membela tim barunya, kehadiran Megawati langsung memberi dampak besar, baik di lapangan maupun di dunia maya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Publik Turki mulai menaruh sorotan besar pada pevoli asal Indonesia ini.

Megawati Hangestri saat masih berseragam Red Sparks.
Megawati Hangestri saat masih berseragam Red Sparks.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / KOVO / Instagram Red Sparks

 

Jika sebelumnya ia dikenal dengan julukan “Megatron” saat tampil gemilang bersama Daejeon JungKwanJang Red Sparks di Liga Korea, kini media Turki memilih memberi narasi baru.

Portal olahraga Fotospor menyebutnya sebagai "pevoli bercadar asal Indonesia" yang membawa identitas unik ke dalam olahraga internasional.

“Megawati Hangestri pevoli bercadar asal Indonesia, telah bergabung dengan Manisa BBSK. Bersama klub barunya, ia akan bermain di Divisi Pertama Liga Bola Voli Sultan Turki pada musim 2025-2026,” tulis Fotospor.com.

Julukan baru ini tidak hanya menyoroti gaya bermainnya yang eksplosif, tetapi juga penampilannya yang konsisten mengenakan kerudung saat bertanding. 

Citra itu dianggap sebagai simbol kekuatan dan identitas seorang atlet Muslimah yang berani tampil berbeda.

Bukan hanya media Turki, media internasional lain juga ikut menyoroti Megawati.

Manisa BBSK jadi klub terkaya di Turki setelah rekrut Megawati Hangestri
Manisa BBSK jadi klub terkaya di Turki setelah rekrut Megawati Hangestri
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

 

"Sensasi bola voli Megawati Hangestri Pertiwi, yang dikenal sebagai 'Megatron' karena permainannya yang eksplosif, membawa bakatnya ke Turki," tulis media Archysport.

"Pantau terus 'Megatron' saat ia berlaga di liga Turki – ia pemain yang patut diperhatikan," lanjut laporan tersebut.

Kedatangan Megawati terbukti langsung berdampak secara komersial.

Sejak pengumuman resmi, akun Instagram Manisa BBSK mengalami lonjakan pengikut hingga menembus 24.700 followers.

Bahkan menurut data dari Volleybox, Manisa BBSK kini menjadi klub bola voli paling populer di Turki, mengalahkan tim raksasa seperti Fenerbahçe, VakifBank, dan Galatasaray dalam jumlah pencarian dan kunjungan profil.

Pencapaian ini sangat luar biasa, mengingat Manisa BBSK masih berkompetisi di kasta kedua dan belum mencicipi ketatnya persaingan di liga elit Sultanlar Ligi.

Kabar menarik lainnya datang satu hari sebelum pengumuman resminya ke Manisa. 

Pada 4 Juli 2025, Megawati Hangestri resmi menikah dengan perenang sirip nasional Dio Novandra Wibawa di Jember, Jawa Timur.

Fotospor turut menuliskan momen tersebut sebagai bagian dari perjalanan hidup sang pevoli.

“Sehari sebelum pengumuman, tepatnya 4 Juli 2025, Megawati Hangestri resmi menikah dengan perenang sirip nasional Dio Novandra Wibawa di Jember, Jawa Timur,” tulis media Fotospor.

Perjalanan Megawati dari Jember hingga Turki bukan hanya soal karier olahraga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih dari itu, ia kini menjadi simbol baru kekuatan wanita Muslim dalam kancah bola voli global.

Julukan "Megatron" mungkin tak akan hilang begitu saja, tetapi kini publik Turki punya kisah baru, Megawati, pemain voli berkerudung asal Indonesia, yang menghadirkan warna berbeda di panggung internasional. (tsy)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lupakan Kegagalan Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Punya Amunisi Baru untuk FIFA ASEAN Cup, Siapa?

Lupakan Kegagalan Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Punya Amunisi Baru untuk FIFA ASEAN Cup, Siapa?

Timnas Indonesia mendapat angin segar setelah melewati Piala AFF 2026 dengan hasil yang kurang. Kini, skuad Garuda bisa tampil gagah dengan kehadiran sosok ini.
Kim Yeon-koung Idola Megawati Hangestri Raih Penghargaan Prestisius di AVC Gala Awards 2025, Tetap Jadi Ikon Voli Asia

Kim Yeon-koung Idola Megawati Hangestri Raih Penghargaan Prestisius di AVC Gala Awards 2025, Tetap Jadi Ikon Voli Asia

Legenda voli Korea Selatan, Kim Yeon-koung belum lama ini berhasil meraih penghargaan bergengsi di AVC Gala Awards 2025. Bahkan meski telah pensiun, namun idola Megawati Hangestri tersebut masih dinobatkan sebagai ikon bola voli Asia.
Mensesneg Prasetyo Hadi Rapat Bareng DPR, Bahas Finalisasi Perpres Ojol

Mensesneg Prasetyo Hadi Rapat Bareng DPR, Bahas Finalisasi Perpres Ojol

Prasetyo mengatakan pembahasan tersebut dilakukan untuk memastikan regulasi yang mengatur keberadaan dan tata kelola ojol dapat segera difinalisasi. 
Motif Asmara Segitiga, Ibu Rumah Tangga di Banyuwangi Tewas Ditikam Suami Siri

Motif Asmara Segitiga, Ibu Rumah Tangga di Banyuwangi Tewas Ditikam Suami Siri

Menduga berselingkuh, seorang pria di Kabupaten Banyuwangi tega menusuk istri sirinya dengan menggunakan pisau dapur.
Makam Sutrimo Diduga Karumga Febrie Adriansyah Bakal Dibongkar Polisi

Makam Sutrimo Diduga Karumga Febrie Adriansyah Bakal Dibongkar Polisi

Langkah ini menjadi bagian dari penyelidikan polisi untuk mengungkap penyebab kematian Sutrimo yang sebelumnya dipersoalkan keluarganya.
Persiapan Muktamar ke-35 NU Tembus 50 Persen, Gus Ipul: Awalnya Ragu, Kini Optimistis

Persiapan Muktamar ke-35 NU Tembus 50 Persen, Gus Ipul: Awalnya Ragu, Kini Optimistis

Persiapan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang, terus dikebut.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Pemerintah hanya mengusulkan satu nama, yakni Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT