News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lama-lama Pelatih Ko Hee-jin Sadar, Setelah Ditinggal Megawati Hangestri ke Turki, Red Sparks Kini Lebih Butuh...

Melempem ditinggal Megawati Hangestri ke Liga Turki, pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin buka suara soal performa timnya yang kalah di laga perdana KOVO Cup 2025.
Jumat, 26 September 2025 - 15:19 WIB
Pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin dan Megawati Hangestri yang kini berseragam Manisa BBSK di Turki
Sumber :
  • instagram Red Sparks/manisa bbsk

tvOnenews.com - Pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin, akhirnya buka suara soal performa timnya di KOVO Cup 2025 yang digelar di Yeosu, Korea Selatan.

Turnamen pramusim ini menjadi momen penting bagi Red Sparks untuk memulai babak baru setelah kehilangan bintang utama mereka, Megawati Hangestri, yang resmi hijrah ke klub Turki, Manisa BBSK.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sayangnya, perjalanan Red Sparks justru langsung penuh tantangan.

Red Sparks menerima kekalahan telak di KOVO Cup 2025.
Red Sparks menerima kekalahan telak di KOVO Cup 2025.
Sumber :
  • KOVO

 

Pada laga perdana Grup B melawan Hwaseong IBK Altos, Senin (22/9/2025), Red Sparks harus takluk dengan skor 1-3 (25-16, 20-25, 22-25, 20-25).

Padahal, mereka sempat unggul di set pertama, namun penampilan mulai goyah hingga akhirnya kalah di tiga set berikutnya.

Ko Hee-jin tidak menutupi fakta bahwa kehilangan Megawati membuat timnya berada dalam situasi sulit.

“Mereka tidak bermain sebaik saat latihan. Mereka menunjukkan performa yang hebat di latih tanding terakhir, tetapi pertandingan sesungguhnya berbeda,” ujar Ko Hee-jin, dikutip dari MyDaily.

Megawati Hangestri dan Yeum Hye-seon di Red Sparks
Megawati Hangestri dan Yeum Hye-seon di Red Sparks
Sumber :
  • Instagram @luminous___y03

 

Absennya Yeum Hye-seon, kapten sekaligus setter utama Red Sparks, makin memperburuk situasi.

Yeum Hye-seon masih menjalani pemulihan pascaoperasi lutut, sehingga peran pengatur serangan diserahkan kepada Kim Chae-na.

Di set pertama, Chae-na sempat menunjukkan performa menjanjikan, namun di tiga set selanjutnya ia tampak kewalahan mengatur ritme permainan.

Hal ini membuat Red Sparks kesulitan menjaga tempo, terutama dalam blocking dan receive yang menjadi titik lemah sepanjang laga.

Ko Hee-jin mengakui bahwa para pemainnya masih terlalu berhati-hati ketika menghadapi tekanan di pertandingan resmi.

Setter Red Sparks, Kim Chae-na dalam pertandingan kontra IBK Altos di ajang KOVO Cup 2025.
Setter Red Sparks, Kim Chae-na dalam pertandingan kontra IBK Altos di ajang KOVO Cup 2025.
Sumber :
  • KOVO

 

Ia menilai aspek mental menjadi pekerjaan rumah besar yang harus segera diperbaiki jika Red Sparks ingin bersaing di level tertinggi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Bahkan dalam krisis, kami harus menghadapi tekanan, baik penyerang maupun setter merasakan tekanan itu,” jelas Ko.

“Saya pikir itulah mengapa kami bermain dengan sangat hati-hati, saya pikir kami perlu berlatih lebih keras daripada sekarang,” tambahnya tegas.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Singgung Macet di Daerah Pabrik Kahatex hingga Kabel-Kabel di Cirebon, Dedi Mulyadi Bakal Dirikan Banyak Pos untuk Atasi Kemacetan di Jalanan Jabar

Singgung Macet di Daerah Pabrik Kahatex hingga Kabel-Kabel di Cirebon, Dedi Mulyadi Bakal Dirikan Banyak Pos untuk Atasi Kemacetan di Jalanan Jabar

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan Pemprov Jabar akan mendirikan pos terpadu dalam setiap berapa kilometer pada tahun 2026 ini. 
Brasil dan Maroko Amankan Tiket ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Brasil dan Maroko Amankan Tiket ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Timnas Brasil dan Maroko mengamankan tiket ke fase 32 besar Piala Dunia 2026.
Indonesia Selamat dari Ancaman Turun Kelas MSCI, Tapi Dapat Lampu Kuning soal Integritas Pasar

Indonesia Selamat dari Ancaman Turun Kelas MSCI, Tapi Dapat Lampu Kuning soal Integritas Pasar

Pasar modal Indonesia berhasil mempertahankan statusnya sebagai Emerging Market dalam tinjauan tahunan MSCI 2026.
BNPB: 2.533 Rumah Warga Rusak Akibat Gempa di Sigi

BNPB: 2.533 Rumah Warga Rusak Akibat Gempa di Sigi

BNPB mencatat sebanyak 2.533 rumah mengalami kerusakan akibat gempa bumi di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, yang diiringi oleh lebih dari seribu kali kejadian gempa susulan sejak gempa utama pada 16 Juni 2026.
Jepang Timur Diguncang Gempa 6,9 M

Jepang Timur Diguncang Gempa 6,9 M

Gempa dengan perkiraan berkekuatan magnitudo awal 6,9 mengguncang timur laut Jepang pada Kamis pagi waktu setempat, tetapi peringatan tsunami tidak dikeluarkan oleh otoritas setempat.
Motor Pengemudi Ojol yang Dipakai untuk Mencari Nafkah Dicuri di Jakarta Timur, Pelaku Diburu

Motor Pengemudi Ojol yang Dipakai untuk Mencari Nafkah Dicuri di Jakarta Timur, Pelaku Diburu

Satu pelaku curanmor berinisial SY yang melarikan diri usai mencuri motor milik pengemudi ojol di Jalan Raya Kalimalang, Jakarta Timur, masih diburu.

Trending

Awal Mula Kasus Penyekapan Wanita di Bandung Mencuat, Berujung Terduga Pelaku Taufik Hidayat Kena Pasal Berlapis

Awal Mula Kasus Penyekapan Wanita di Bandung Mencuat, Berujung Terduga Pelaku Taufik Hidayat Kena Pasal Berlapis

Simak penjelasan lengkap, mengapa kasus penyekapan dilakukan terduga pelaku Taufik Hidayat muncul dan viral di media sosial. Kini korbannya dirawat di RSHS
Kronologi Truk Muatan Besi Terguling di Flyover Tomang, Pengemudi Alami Luka Ringan

Kronologi Truk Muatan Besi Terguling di Flyover Tomang, Pengemudi Alami Luka Ringan

Insiden kecelakaan tunggal menimpa satu unit truk trailer bermuatan besi, terjadi di Jalan Layang Tomang Km 13.400, Jakarta Barat, pada Rabu (24/6/2026) pagi.
Misteri Kematian Pendiri Mango Terkuak? Putra Sang Miliarder Ditangkap, Dugaan Pembunuhan Guncang Spanyol

Misteri Kematian Pendiri Mango Terkuak? Putra Sang Miliarder Ditangkap, Dugaan Pembunuhan Guncang Spanyol

Kasus kematian pendiri Mango, Isak Andic, memasuki babak baru. Putranya, Jonathan Andic, ditangkap polisi setelah penyelidikan menemukan sejumlah kejanggalan yang mengarah
Kisah 10 Geng Motor Paling Berbahaya di Dunia: Dari Hells Angels hingga Satudarah

Kisah 10 Geng Motor Paling Berbahaya di Dunia: Dari Hells Angels hingga Satudarah

Mengenal 10 geng motor paling berbahaya di dunia, mulai dari Hells Angels, Bandidos, Mongols hingga Satudarah asal Indonesia. Simak sejarah, jaringan internasional, dan sepak
Pernah Kabulkan Jadi Tahanan Rumah, Kini KPK Bantarkan Penahanan Eks Menag Yaqut Cholil

Pernah Kabulkan Jadi Tahanan Rumah, Kini KPK Bantarkan Penahanan Eks Menag Yaqut Cholil

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tangguhkan penahanan tersangka korupsi kuota haji sekaligus mantan Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas.
Kejagung Sebut Negara Kalah Dua Kali Saat Korupsi Terjadi

Kejagung Sebut Negara Kalah Dua Kali Saat Korupsi Terjadi

Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap kerugian negara yang timbul akibat korupsi bukan sekadar persoalan hilangnya uang negara, melainkan mencerminkan kekalahan berlapis yang harus ditanggung negara.
Terbongkar! Jaringan Vape Narkoba Etomidate di Sumut Digulung, 114 Cartridge Disita dan Pemasok Masih Diburu

Terbongkar! Jaringan Vape Narkoba Etomidate di Sumut Digulung, 114 Cartridge Disita dan Pemasok Masih Diburu

z: Bareskrim Polri mengungkap jaringan peredaran vape mengandung etomidate di Sumatera Utara. Empat tersangka ditangkap, 114 cartridge disita, sementara pemasok utama
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT