News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

SEA Games 2025 di Depan Mata, Indonesia Krisis Anggaran! Apa Dampaknya?

Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) atau National Olympic Committee of Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari, mengungkapkan pihaknya belum menetapkan target perolehan medali emas untuk SEA Games 2025 di Thailand, Desember mendatang.
Rabu, 1 Oktober 2025 - 23:14 WIB
SEA Games 2025 di Depan Mata, Indonesia Krisis Anggaran! Apa Dampaknya?
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) atau National Olympic Committee of Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari, mengungkapkan pihaknya belum menetapkan target perolehan medali emas untuk SEA Games 2025 di Thailand, Desember mendatang.

Hal ini terjadi karena keterbatasan anggaran yang tersedia. Dari alokasi ideal sekitar Rp45 miliar hingga Rp65 miliar, baru Rp10 miliar yang tersedia untuk SEA Games tahun ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Namanya olahraga kan dinamis. Ada yang menang dan kalah. Tapi yang pasti, kita akan susah menang kalau anggarannya cuma Rp10 miliar,” kata Okto di Jakarta.

Dengan dana terbatas tersebut, Indonesia hanya bisa memberangkatkan sekitar 120 atlet. Jumlah itu jauh lebih kecil dibanding rata-rata kontingen sebelumnya yang berkisar 700 hingga 900 atlet.

Meski begitu, Okto tetap optimistis anggaran bisa ditingkatkan dalam dua bulan terakhir menjelang pesta olahraga terbesar Asia Tenggara itu. 

Optimisme tersebut muncul setelah Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir bertemu dengan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.

“Saya yakin, ini kan waktunya masih ada. Dan pak Erick ketemu sama Menkeu yang baru. Ini kan Menpora yang baru, ketemu Menkeu yang baru, pasti menghasilkan hal-hal baru. Kita doakan,” ujar Okto yang bulan ini genap berusia 51 tahun.

Okto menambahkan bahwa pertemuan Erick dan Purbaya diharapkan menjadi titik temu dalam penyelesaian masalah anggaran. 

“Saya bersyukur kemarin pak Erick bertemu dengan pak Purbaya dan saya yakin ada titik temu. Dari situ kita akan duduk sama-sama lagi untuk menetapkan target paling realistis yang bisa dicapai tim Indonesia di SEA Games Thailand,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, dalam kesempatan berbeda, Menpora Erick Thohir menegaskan Menkeu Purbaya sangat terbuka terhadap sinkronisasi anggaran untuk SEA Games 2025.

“Saya juga sampaikan kepada pak Menteri Keuangan untuk kami terbuka dan transparan. Kami tidak mau berfoya-foya, tetapi kami juga minta evaluasi. Kami memang lagi fokus pada penambahan anggaran untuk SEA Games, karena memang itu yang masih kurang,” kata Erick dalam rapat kerja perdana bersama Komisi X DPR RI, Senin (29/9/2025).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT