News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dibuang Manisa BBSK, Diacuhkan Red Sparks, Media Korea Kasihani Megawati Hangestri: Kalau Terus Begini, Tak Ada yang Mau Pakai Jasanya

Gara-gara dibuang Manisa BBSK hingga diacuhkan Red Sparks, media Korea Selatan akui merasa khawatir dengan masa depan karier voli abroad Megawati Hangestri.
Minggu, 2 November 2025 - 17:45 WIB
Megawati Hangestri saat main di Bank Jatim
Sumber :
  • Instagram @bjtmvolleyball

tvOnenews.com - Media Korea Selatan akui khawatir dengan masa depan Megawati Hangestri yang baru-baru ini kontraknya diputus Manisa BBSK.

Kondisi ini kian diperparah dengan fakta bahwa Red Sparks dipastikan tidak akan membawa kembali Megawati Hangestri ke liga Korea musim ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hampir satu pekan berlalu Manisa BBSK dan Megawati Hangestri sepakat untuk tidak lagi melanjutkan kerja sama di kompetisi voli liga Turki.

Manisa BBSK berpendapat bahwa Megawati Hangestri tidak mematuhi kewajibannya untuk kembali ke Turki yang sedianya tiga hari setelah main untuk Bank Jatim.

Namun yang terjadi justru Megawati Hangestri tak menghormati kewajiban itu. Hingga akhirnya, kesepakatan putus kontrak diambil oleh Manisa BBSK.

Megawati Hangestri di Manisa BBSK
Megawati Hangestri di Manisa BBSK
Sumber :
  • Manisa BBSK official

 

“Pemain Tim Bola Voli kami, Megawati Hangestri Pertiwi, telah kembali ke negara asalnya, Indonesia, sebagai bagian dari turnamen Livoli Divisi Utama 2025/2026, sesuai dengan kontraknya,” rilis Manisa BBSK di Instagram-nya, Selasa (28/10).

“Meskipun ia diwajibkan untuk bergabung kembali dengan tim kami tiga hari setelah turnamen berakhir sebagaimana tercantum dalam kontraknya, pemain tersebut gagal memenuhi kewajibannya,“ jelasnya.

“Dalam diskusi bersama, pemain tersebut menyatakan bahwa ia tidak ingin kembali ke Turki karena jadwal padat Tim Nasional selama musim kompetisi dan meminta agar kontraknya diakhiri,” ujar Manisa BBSK.

Megawati Hangestri pun tidak mengelak akan berita tersebut. Dia mengatakan kalau hal itu merupakan keputusan pribadi, bukan paksaan pihak-pihak lain.

“Bahwa benar jika saya sudah tidak ada kontrak lagi dengan klub Manisa Turki, ini juga benar-benar permintaan dari saya pribadi, bukan dari pihak manapun dan ini juga sudah ada kesepakatan bersama dan tidak ada yang dipaksakan,” papar Megawati Hangestri di Instagram Stories-nya. 

Kabar ini kemudian ramai jadi perbincangan. Tak sedikit yang kembali menghubungkan Megawati Hangestri dengan klub lamanya, Red Sparks.

Namun melihat kondisi yang ada, Megawati Hangestri dipastikan mustahil kembali ke Korea musim ini. Sebabnya, Megatron tak daftar Asian Draft Quarter.

Megawati Hangestri saat main di Bank Jatim
Megawati Hangestri saat main di Bank Jatim
Sumber :
  • Instagram @bjtmvolleyball

 

Di sisi lain, ketidakpastian soal klub mana yang akan diperkuat Megawati Hangestri untuk musim ini membuat media Korea Selatan angkat bicara.

Meski namanya harum di Korea Selatan, namun media lokal mengaku kasihan dengan masa depan Megawati Hangestri yang kini terombang-ambing.

“Kepergian Mega yang tiba-tiba dari Turki membuat opini publik Indonesia gempar... 'Ini mengecewakan. Kalau kamu terus begini, tim mana lagi yang akan percaya padamu?',” tulis judul media Korea, MHN.

Kekhawatiran media Korea memuncak ketika mereka mengetahui bahwa para penggemar lokal mulai berpikiran negatif tentang masa depan Megawati Hangestri.

“Megawati Hangestri Pertiwi, yang bermain di V-League Jeonggwanjang musim sebelumnya, tiba-tiba mengakhiri kontraknya dengan klub Turki, yang memicu opini publik negatif dari penggemar lokal,” kata MHN.

Megawati Hangestri dan pelatih Red Sparks Ko Hee-jin
Megawati Hangestri dan pelatih Red Sparks Ko Hee-jin
Sumber :
  • KOVO

 

MHN kemudian mengutip sejumlah komentar dari volimania yang menganggap sikap Megawati Hangestri itu bisa menghambat karier abroad bagi pevoli Indonesia lainnya.

“Para penggemar Indonesia yang berharap dapat menyaksikan Mega tampil di luar negeri mengungkapkan kekecewaan mereka," ujar MHN.

“Kami menghormati keputusan Mega. Namun, mohon jangan mempermalukan negara kami di negara lain. Ia harus lebih profesional. Kami menyukainya ketika ia bersinar di Korea, tetapi kami sangat kecewa,” tulis volimania Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya khawatir liga lain akan menggunakan contoh ini untuk memutuskan tidak merekrut pemain kami. Sebaiknya kalian pergi ke turnamen regional yang lebih kecil dan jangan biarkan ini merusak reputasi nasional kalian lagi,” kata volimania yang lainnya.

(han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Soal Kartu Merah, Ini Respons Gavin Lee usai Singapura Tumbang dari Timnas Indonesia

Bukan Soal Kartu Merah, Ini Respons Gavin Lee usai Singapura Tumbang dari Timnas Indonesia

Singapura kalah 0-2 dari Timnas Indonesia, Gavin Lee tak mau persoalkan kartu merah dan penalti. Ia menegaskan mentalitas tim harus terjaga hingga Piala Asia.
Megawati Hangestri Bikin Libero Hyundai Hillstate Terpukau, Power Smash Megatron Jadi Sorotan

Megawati Hangestri Bikin Libero Hyundai Hillstate Terpukau, Power Smash Megatron Jadi Sorotan

Megawati Hangestri mulai menunjukkan kualitasnya di hadapan rekan-rekan barunya di Hyundai Hillstate. Libero utama tim, Kim Yeon-gyeon, mengaku terpukau power.
Dedi Mulyadi Sambut Baik FIFA ASEAN Cup 2026 diselenggarakan di Jawa Barat: Bisa Berefek ke Ekonomi

Dedi Mulyadi Sambut Baik FIFA ASEAN Cup 2026 diselenggarakan di Jawa Barat: Bisa Berefek ke Ekonomi

Perhelatan FIFA ASEAN Cup 2026 akan memberikan dampak ganda yang luar biasa bagi masyarakat Jawa Barat.
Kehidupan Shio Naga Meningkat, Ramalan Keuangan dan Karier 27 September 2026

Kehidupan Shio Naga Meningkat, Ramalan Keuangan dan Karier 27 September 2026

Ramalan keuangan dan karier 12 shio 27 September 2026. Kehidupan Shio Naga meningkat, sementara shio lain menghadapi peluang dan tantangan berbeda.
IPW Angkat Bicara Soal Ombudsman Sidak Lapas Cibinong: Ada Batas Kewenangan

IPW Angkat Bicara Soal Ombudsman Sidak Lapas Cibinong: Ada Batas Kewenangan

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso menanggapi inspeksi mendadak (sidak) Ombudsman Republik Indonesia di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Rabu (23/9/2026).
Bukan Soal Finishing, John Herdman Ungkap Alasan Timnas Indonesia Minim Tembakan Lawan Singapura

Bukan Soal Finishing, John Herdman Ungkap Alasan Timnas Indonesia Minim Tembakan Lawan Singapura

ohn Herdman menjelaskan minimnya tembakan Timnas Indonesia saat melawan Singapura. Menurutnya, skuad Garuda masih membangun ritme dan kombinasi pemain baru.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Guruh Soekarnoputra, adik Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, meninggal dunia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT