News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Asal-asalan, Kemenpora Pastikan Penentuan Target Medali di SEA Games 2025 Berbasiskan Data

Kemenpora memastikan semua target ditetapkan berdasarkan data konkret, bukan hanya dari laporan atau klaim masing-masing federasi cabang olahraga.
Kamis, 6 November 2025 - 19:35 WIB
Deputi Pelayanan Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Surono
Sumber :
  • tvonenews-Ilham Giovani

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menegaskan bahwa penentuan target perolehan medali Indonesia di SEA Games Thailand 2025 tidak dilakukan secara asal.

Kemenpora memastikan semua target ditetapkan berdasarkan data konkret, bukan hanya dari laporan atau klaim masing-masing federasi cabang olahraga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎"Setiap mematok target itu kan harus berdasarkan data, jadi kami harus bisa mengkomparasikan data-data yang ada, calon lawannya itu siapa, kemudian posisinya kayak apa dan kekuatan kelemahannya itu apa dari atlet kita," ujar Deputi Pelayanan Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Surono dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.

‎Surono menegaskan, pendekatan berbasis data menjadi landasan penting dalam menentukan target realistis Indonesia di SEA Games mendatang. Ia mengatakan, timnya tidak ingin lagi bergantung pada ekspektasi tanpa dukungan analisis mendalam.

‎Dia menjelaskan, tim review yang terdiri dari para pakar, praktisi olahraga, serta perwakilan dari KONI, KOI, dan Kemenpora telah memanggil pengurus dari 52 cabang olahraga. Pertemuan itu membahas kesiapan serta peluang masing-masing cabang dalam menghadapi SEA Games Thailand 2025 yang digelar pada Desember mendatang.

‎Dalam pertemuan tersebut, setiap federasi telah menyampaikan target perolehan medali masing-masing. Namun, Kemenpora masih harus menganalisa lebih lanjut dengan membandingkan data performa, lawan potensial, serta hasil uji coba internasional sebelum menetapkan target nasional secara resmi.

‎"Kadang-kadang federasi mematok target yang terlalu tinggi tetapi sekali lagi untuk mematok target kan harus berdasarkan data," kata Surono.

‎Surono mengakui bahwa proses penentuan target medali berbasis data tidak mudah. Hal ini karena karakteristik setiap cabang olahraga berbeda, terutama untuk cabang beregu atau yang memiliki penilaian subjektif tinggi seperti tinju.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Sementara itu, cabang olahraga yang bersifat terukur seperti atletik, panjat tebing, dan angkat besi relatif lebih mudah dianalisis. Hasil-hasil kompetisi sebelumnya bisa menjadi acuan objektif untuk menilai peluang medali di ajang SEA Games.

‎"Ada beberapa cabang olahraga beregu yang track record-nya belum pernah bertanding sehingga kami masih menunggu hasil dari try out mereka," sambungnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Jerat Taufik Hidayat 3 Pasal Berlapis, RSHS Bandung Bocorkan Kondisi Terkini Korban

Polisi Jerat Taufik Hidayat 3 Pasal Berlapis, RSHS Bandung Bocorkan Kondisi Terkini Korban

Tersangka penganiayaan dan penyekapan YTR (29), Taufik Hidayat (30) dijerat Polisi dengan pasal berlapis menggunakan tiga pasal. Sebelumnya polisi menjerat
Walau Tembus Perempat Final Piala Dunia 2026, Inggris Dapat Kabar Buruk setelah Bungkam Meksiko 3-2

Walau Tembus Perempat Final Piala Dunia 2026, Inggris Dapat Kabar Buruk setelah Bungkam Meksiko 3-2

Timnas Inggris sukses mengamankan tiket berharga ke babak perempat final Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan tim tuan rumah, Meksiko, lewat drama lima gol ...
Mampukah Cristiano Ronaldo Menyingkirkan Spanyol? Ini 8 Fakta Menarik Jelang Laga Portugal vs Spanyol di Piala Dunia 2026

Mampukah Cristiano Ronaldo Menyingkirkan Spanyol? Ini 8 Fakta Menarik Jelang Laga Portugal vs Spanyol di Piala Dunia 2026

Mampukah Cristiano Ronaldo membawa Portugal menyingkirkan Spanyol di babak 16 besar Piala Dunia 2026? Simak fakta menarik laga panas dua raksasa Eropa.
Resmi! Media Korea Bocorkan Jadwal Kedatangan Megawati Hangestri, Ini Tanggalnya

Resmi! Media Korea Bocorkan Jadwal Kedatangan Megawati Hangestri, Ini Tanggalnya

Megawati Hangestri dikabarkan akan segera kembali ke Korea Selatan pada pekan depan untuk memulai petualangan barunya bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea (V-League) 2026-2027.
Panglima TNI Berikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk 23 Prajurit di Papua, Ini Alasannya

Panglima TNI Berikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk 23 Prajurit di Papua, Ini Alasannya

Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto memberikan penghargaan berupa Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) kepada 23 personel TNI. 
Duduk Perkara Seruan "Cancel Aldi Taher", Netizen Murka Imbas Komentar Ketus Kasus Pelecehan Seksual Nadhif Basalamah

Duduk Perkara Seruan "Cancel Aldi Taher", Netizen Murka Imbas Komentar Ketus Kasus Pelecehan Seksual Nadhif Basalamah

Jagat media sosial X (dahulu Twitter) mendadak membara setelah muncul gelombang seruan bertajuk "Cancel Aldi Taher" yang menduduki jajaran perbincangan hangat -

Trending

Timnas Indonesia Calling! Termasuk Pemain dari Barcelona, 6 Pilar Persija Masuk TC Garuda Jelang Piala AFF 2026

Timnas Indonesia Calling! Termasuk Pemain dari Barcelona, 6 Pilar Persija Masuk TC Garuda Jelang Piala AFF 2026

Persija Jakarta jadi penyumbang pemain terbanyak dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia. Sebanyak enam pemain Macan Kemayoran dipanggil mengikuti TC di Bali.
Ancelotti Sentil PSSI-nya Brasil usai Selecao Tersingkir di Piala Dunia 2026, Blak-blakan Minta 'Ronaldinho' Baru Buat Juara

Ancelotti Sentil PSSI-nya Brasil usai Selecao Tersingkir di Piala Dunia 2026, Blak-blakan Minta 'Ronaldinho' Baru Buat Juara

Carlo Ancelotti kirim pesan setelah Brasil tersingkir dari Piala Dunia 2026. Pelatih Italia itu menilai sepak bola Brasil butuhkan talenta istimewa yang baru.
Neymar Pensiun usai Brasil Tersingkir di Piala Dunia 2026: Semuanya Berakhir di Sini

Neymar Pensiun usai Brasil Tersingkir di Piala Dunia 2026: Semuanya Berakhir di Sini

Keputusan besar diambil Neymar setelah perjalanan Brasil di Piala Dunia 2026 berakhir lebih cepat. Penyerang berusia 34 tahun itu resmi mengakhiri kariernya.
Donald Trump Intervensi FIFA? Pemain Amerika Serikat Resmi Dapat Penangguhan Sanksi Kontroversi Kartu Merah Piala Dunia

Donald Trump Intervensi FIFA? Pemain Amerika Serikat Resmi Dapat Penangguhan Sanksi Kontroversi Kartu Merah Piala Dunia

Striker Timnas Amerika Serikat, Folarin Balogun, memicu kontroversi ketika menerima kartu merah saat Amerika Serikat mengalahkan Bosnia-Herzegovina pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. 
Piala Dunia 2026: Link Live Streaming Brasil Vs Norwegia

Piala Dunia 2026: Link Live Streaming Brasil Vs Norwegia

Brasil dan Norwegia datang dengan kondisi terbaik dan akan berusaha meraih tiket perempat final Piala Dunia 2026 untuk berhadapan dengan pemenang laga Meksiko vs Inggris.
Jadwal Babak 16 Besar Piala Dunia 7 Juli 2026, Sengitnya Duel Akbar Portugal vs Spanyol dan Argentina vs Mesir

Jadwal Babak 16 Besar Piala Dunia 7 Juli 2026, Sengitnya Duel Akbar Portugal vs Spanyol dan Argentina vs Mesir

Pada tanggal 7 Juli 2026, para pencinta sepak bola di seluruh dunia akan dimanjakan dengan rangkaian pertandingan papan atas yang melibatkan para tim raksasa.
PP KMHDI Sambut PM India, Dorong Candi Prambanan Jadi Pusat Diplomasi Hindu Dunia

PP KMHDI Sambut PM India, Dorong Candi Prambanan Jadi Pusat Diplomasi Hindu Dunia

Kompleks Candi Prambanan merupakan candi Hindu terbesar di Indonesia dan telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO sejak 1991. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT