News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Korea Tak Habis Pikir dengan Megawati Hangestri, Padahal Baru Didepak Klub Turki, tapi Megatron Sudah Dapat Kabar soal...

Media Korea Selatan tak habis pikir dengan Megawati Hangestri, padahal baru didepak dari Manisa BBSK, tapi pevoli yang akrab disapa Megatron itu sudah dapat...
Sabtu, 8 November 2025 - 21:23 WIB
Megawati Hangestri saat di Red Sparks
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Media Korea Selatan, Yonhap News, menilai keputusan Megawati Hangestri yang hengkang dari Manisa BBSK justru membuka babak baru yang lebih panas di bursa pemain Asia.

Yonhap News menegaskan bahwa status tanpa klub Megawati tidak membuatnya kehilangan nilai jual sedikit pun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Justru sebaliknya, mereka menggambarkan Mega sebagai sosok yang akan memicu perburuan antar klub Asia, terutama menjelang era baru free agent di Liga Voli Korea.

Megawati Hangestri di Manisa BBSK
Megawati Hangestri di Manisa BBSK
Sumber :
  • Manisa BBSK official

 

"Mega dari Mega Express meninggalkan timnya... Apakah kembali ke V-League merupakan suatu kemungkinan?" tulis media Korea Selatan, Yonhap, dalam laporan mereka.

“Klub BBSK Manisa Turki akhiri kontrak, rencanakan kompetisi SEA Games Desember. Dia tidak akan memenuhi syarat untuk berpartisipasi dalam V-League musim ini, tetapi dia diharapkan menjadi agen bebas tahun depan,” lanjut Yonhap.

Media Korea tersebut kemudian mengungkap alasan di balik permintaan Mega untuk mengakhiri kontrak lebih awal.

“Ia seharusnya kembali ke tim kami tiga hari setelah turnamen berakhir, tetapi ia meminta untuk mengakhiri kontraknya, dengan mengatakan ia tidak ingin kembali ke Turki karena jadwal padat tim nasional selama musim kompetisi,” ungkap media Korea tersebut.

Megawati Hangestri saat masih di Manisa BBSK
Megawati Hangestri saat masih di Manisa BBSK
Sumber :
  • Instagram/@manisabbsk_voleybol

 

Sayangnya, langkah ini membuat Megawati tak bisa langsung kembali ke V-League, liga yang sempat melambungkan namanya bersama Red Sparks.

“Dia tidak akan bisa bermain di musim V-League 2025-2026, yang dibuka pada tanggal 18. Pasalnya, pemain yang tidak mendaftar pada Asian Quarter Draft yang digelar April lalu, tidak bisa menandatangani kontrak dengan klub mana pun,” jelas Yonhap.

Tentu, berikut parafrasenya dengan nuansa yang lebih segar:

Meski tak bisa kembali ke V-League musim ini, peluang Mega untuk balik ke Korea tetap terbuka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mulai musim depan, liga akan memakai sistem agen bebas, sehingga Megawati bisa bergabung dengan klub mana saja tanpa harus melewati proses draft terlebih dahulu.

Lebih lanjut, Yonhap menilai status Mega yang kini tanpa klub justru menyebut bintang voli Indonesia itu berada di posisi emas.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ada Eks Polri hingga TNI, 58 WNI Jadi Korban TPPO Modus Tentara Bayaran di Rusia

Ada Eks Polri hingga TNI, 58 WNI Jadi Korban TPPO Modus Tentara Bayaran di Rusia

Menurut Brigjen Pol Nurul Azizah selaku Dirtipid PPA-PPO Bareskrim Polri ada 58 WNI yang menjadi korban TPPO bahkan tak sedikit dari mantan TNI hingga Polisi.
YouTuber Herri Pras Ceritakan Kronologi Digerebek Sekelompok OTK hingga Diduga Diintimidasi di Kediamannya

YouTuber Herri Pras Ceritakan Kronologi Digerebek Sekelompok OTK hingga Diduga Diintimidasi di Kediamannya

YouTuber Herri Pras mengungkapkan awal mula insiden dirinya digeruduk hingga diduga mendapat tindak kekerasan fisik di rumahnya oleh orang tak dikenal (OTK).
14 Pendaki Gunung Merapi Dipulangkan, 11 Orang Akui Terhubung Medsos Open Trip Ilegal

14 Pendaki Gunung Merapi Dipulangkan, 11 Orang Akui Terhubung Medsos Open Trip Ilegal

Sebanyak 14 pendaki ilegal yang memasuki kawasan Gunung Merapi telah dipulangkan setelah sebelumnya diamankan oleh petugas.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT