News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Baru 13 Tahun Sudah Lawan Megawati Hangestri, Terungkap Arimbi Syifana Latihan Pukul Bola Pasir sampai Tangan Bengkak: Dia Nangis-nangis...

Latihan pukul bola berisi pasir hingga tangannya bengkak! Begini perjuangan Arimbi Syifana sampai bisa jadi lawan Megawati Hangestri.
Rabu, 12 November 2025 - 15:05 WIB
Megawati Hangestri dan bintang voli muda asal Semarang, Arimbi Syifana.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Instagram Manisa BBSK / Instagram Arwimbi

tvOnenews.com - Dunia voli Indonesia tengah ramai memperbincangkan sosok muda berbakat bernama Arimbi Syifana Andayani.

Gadis berusia 13 tahun asal Semarang ini sukses mencuri perhatian publik setelah tampil gemilang bersama Rajawali O2C Bandung di ajang Final Four Livoli Divisi Utama 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di usianya yang baru menginjak 13 tahun, Arimbi mencetak sejarah sebagai salah satu pemain termuda yang tampil di level profesional.

Pelatih Rajawali O2C, Octavian atau yang akrab disapa Coach Oo, bahkan memberikan kepercayaan penuh kepadanya untuk turun sebagai starter di laga besar menghadapi tim-tim kuat seperti PBV TNI AU dan Surabaya Bank Jatim.

Pevoli muda Indonesia, Arimbi Syifana Andayani
Pevoli muda Indonesia, Arimbi Syifana Andayani
Sumber :
  • Instagram @arwimbi - Instagram @fixchsports

 

Meski masih sangat muda, Arimbi tak gentar berhadapan dengan para pemain senior yang sudah berpengalaman, termasuk sang idola, Megawati Hangestri Pertiwi.

Dalam debutnya di Final Four, ia bahkan sukses menyumbang enam poin untuk timnya.

Namun, di balik sorotan dan prestasinya yang luar biasa, tersimpan kisah perjuangan yang tak kalah menginspirasi.

Semua berawal dari kerja keras dan latihan keras bersama sang ayah sejak kecil.

Dalam sebuah video yang diunggah oleh akun TikTok @moji_sports, ayah Arimbi menceritakan bagaimana putrinya menjalani latihan ekstrem demi mengasah kemampuan fisik dan teknik.

“Betul, iya, sampai nangis-nangis harus tetap jalan,” ujar ayah Arimbi, dilansir dari akun TikTok @moji_sports.

Porsi latihan yang dijalani Arimbi pun tidak main-main.

Calon penerus Megawati Hangestri di Timnas Voli Putri Indonesia Arimbi Syifana Andayani
Calon penerus Megawati Hangestri di Timnas Voli Putri Indonesia Arimbi Syifana Andayani
Sumber :
  • Instagram @arwimbi

 

Dalam satu sesi, ia harus lari, stretching, latihan kecepatan, melompat rintangan, hingga memukul bola gantung yang diisi pasir.

“Ya, pertama lari dulu, terus stretching, terus latihan speed, terus latihan lompat palangan (rintangan), lompat meja, terus mukul bola gantung tapi dalamnya pasir,” ungkap sang ayah.

“Sampai tangannya bengkak,” tambahnya.

Latihan keras itu kini membuahkan hasil. Arimbi tampil percaya diri di lapangan, menunjukkan teknik yang matang dan mental kuat, kualitas yang jarang dimiliki pemain seusianya.

Tak heran, pelatih Timnas Voli Putri U21, Marcos Sugiyama, ikut memuji performanya setelah menonton langsung babak Final Four Livoli 2025 di Magetan.

“Saya pergi ke Magetan dan melihat satu pemain yang menarik perhatian saya. Adalah Arimbi nomor 24, masih 13 tahun. Saya coba memerhatikannya dan menaruh perhatian banyak. Siapa tahu? Kalau saya membawa dia ke Timnas senior,” ujar Marcos, dalam wawancara dengan Moji Sports pada Rabu (15/10).

Bagi Arimbi, semua perjuangan itu bermula dari rasa kagumnya terhadap sang idola, Megawati Hangestri. 

Kolasi Megawati Hangestri dan Arimbi
Kolasi Megawati Hangestri dan Arimbi
Sumber :
  • Instagram

 

Ia dengan polos menyebut nama bintang Timnas itu sebagai panutannya.

“Kak Megawati, karena mainnya bagus banget,” ucap Arimbi sambil tersenyum.

Kini, mimpi yang dulu hanya sebatas kekaguman itu sudah menjadi kenyataan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia bukan hanya menonton idolanya di layar kaca, tapi juga berhadapan langsung di lapangan, bahkan mencetak poin melawannya di ajang sebesar Livoli Divisi Utama.

Dengan disiplin, dukungan keluarga, dan semangat juang luar biasa, Arimbi Syifana Andayani menjadi simbol baru regenerasi voli Indonesia, bukti bahwa kerja keras dan mimpi besar bisa diwujudkan bahkan sejak usia belia. (tsy)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bantuan Hukum Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Jaga Keseimbangan Investasi dan Kearifan Lokal

Bantuan Hukum Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Jaga Keseimbangan Investasi dan Kearifan Lokal

Bantuan hukum dorong pertumbuhan ekonomi daerah, jaga keseimbangan investasi asing dan kearifan lokal, DNT Lawyers hadir di Bali dukung iklim bisnis.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
Makkah Mulai Dipadati Jamaah Haji Indonesia, Kloter Perdana Tiba dengan Suasana Haru

Makkah Mulai Dipadati Jamaah Haji Indonesia, Kloter Perdana Tiba dengan Suasana Haru

Pergerakan jamaah calon haji Indonesia di Tanah Suci kini telah memasuki fase baru dengan dimulainya kedatangan rombongan ke Kota Makkah. 
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
Viral, Rekaman Video Call Wartelsuspas di Lapas Padangsidimpuan, Penyebaran Disebut Akibat Kelalaian Keluarga WBP

Viral, Rekaman Video Call Wartelsuspas di Lapas Padangsidimpuan, Penyebaran Disebut Akibat Kelalaian Keluarga WBP

Terkait beredarnya rekaman video call Wartelsuspas yang viral di media sosial Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan memberikan klarifikasi bahwa kejadian tersebut
Polisi Ungkap Sopir Taksi Green SM Baru Tiga Hari Bekerja Sebelum Tertemper KRL di Bekasi

Polisi Ungkap Sopir Taksi Green SM Baru Tiga Hari Bekerja Sebelum Tertemper KRL di Bekasi

Polisi mengungkap hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap sopir taksi Green SM berinisial RRP yang mobilnya tertemper KRL dan diduga sebagai pemicu kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) malam.

Trending

Respons KPK Soal Noel Bakal Layangkan Gugatan Rp300 Triliun: Fokus Sidang Saja

Respons KPK Soal Noel Bakal Layangkan Gugatan Rp300 Triliun: Fokus Sidang Saja

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan respon soal gugatan yang dilayangkan eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer alias Noel dengan nilai fantastis mencapai Rp300 triliun.
Viral, Rekaman Video Call Wartelsuspas di Lapas Padangsidimpuan, Penyebaran Disebut Akibat Kelalaian Keluarga WBP

Viral, Rekaman Video Call Wartelsuspas di Lapas Padangsidimpuan, Penyebaran Disebut Akibat Kelalaian Keluarga WBP

Terkait beredarnya rekaman video call Wartelsuspas yang viral di media sosial Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan memberikan klarifikasi bahwa kejadian tersebut
Makkah Mulai Dipadati Jamaah Haji Indonesia, Kloter Perdana Tiba dengan Suasana Haru

Makkah Mulai Dipadati Jamaah Haji Indonesia, Kloter Perdana Tiba dengan Suasana Haru

Pergerakan jamaah calon haji Indonesia di Tanah Suci kini telah memasuki fase baru dengan dimulainya kedatangan rombongan ke Kota Makkah. 
Dirujuk ke RS Tipe A, RSUD Bekasi Ungkap Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Alami Penyumbatan Pembuluh Darah

Dirujuk ke RS Tipe A, RSUD Bekasi Ungkap Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Alami Penyumbatan Pembuluh Darah

RSUD Kota Bekasi merujuk dua pasien korban tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL ke rumah sakit tipe A.
Polisi Ungkap Sopir Taksi Green SM Baru Tiga Hari Bekerja Sebelum Tertemper KRL di Bekasi

Polisi Ungkap Sopir Taksi Green SM Baru Tiga Hari Bekerja Sebelum Tertemper KRL di Bekasi

Polisi mengungkap hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap sopir taksi Green SM berinisial RRP yang mobilnya tertemper KRL dan diduga sebagai pemicu kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) malam.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT