News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bersama Sogan, Cerita Ikhwan Debut Tanding Balap Unta di ISG 2025

Muhammad Ikhwannudin untuk pertama kalinya tampil di ajang multi-olahraga dalam balap unta di Kompleks Balap Unta Al Janadriyah. 
Rabu, 19 November 2025 - 18:07 WIB
Cerita Ikhwan Debut di Cabor Balap Unta
Sumber :
  • NOC Indonesia

Jakarta, tvOnenews.com - Muhammad Ikhwannudin menceritakan debutnya untuk bertanding dalam cabang olahraga balap unta di Islamic Solidarity Games (ISG) 2025 Riyadh. 

Muhammad Ikhwannudin untuk pertama kalinya tampil di ajang multi-olahraga dalam balap unta di Kompleks Balap Unta Al Janadriyah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ikhwan menunggani unta bernama Sogan finis di urutan keenam pada heat 1 nomor 2000 meter putra dengan catatan waktu 4:05,886 menit dan kecepatan rata-rata 29,282 km/jam. 

Ikhwan tertinggal +24,247 detik dari atlet Arab Saudi, Ahmed Aljhoni, yang memimpin di heat ini.

“Alhamdulillah ini performa terbaik yang bisa saya tampilkan. Race berjalan sangat lancar dan tertib tanpa kendala,” ujar Ikhwan. 

Sebagai atlet yang baru pertama kali tampil di ajang internasional balap unta, Ikhwan mengakui bahwa tantangan terbesar berada pada penguasaan teknik transisi kecepatan unta di tengah lomba. 

Ikhwannudin Tuntaskan Debut di Balap Unta ISG 2025,
Ikhwannudin Tuntaskan Debut di Balap Unta ISG 2025,
Sumber :
  • NOC Indonesia

 

Dia pun memuji bagaimana Sogan, unta yang ia tunggangi, tampil dengan dalam kondisi baik, stabil, dan mudah dikendalikan selama balapan.

“Ini pertama kali saya menunggang sendiri di race. Tantangan terberat adalah mengatur transisi dari trot (berjalan dengan irama) ke canter (langkah lebih cepat). Itu yang perlu saya pelajari lagi untuk meningkatkan performa,” jelasnya. 

Pengalaman bertanding melawan atlet-atlet elite dari Jazirah Arab turut memberikan pelajaran penting bagi Ikhwan untuk ke depannya. 

Menurutnya, para atlet dari Arab Saudi, Uni Emirat Arab, hingga Bahrain menunjukkan persiapan matang, dengan membawa perlengkapan lengkap dan unta-unta pilihan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Awalnya masih bisa bersaing stabil, tapi ketika masuk 200 meter terakhir unta saya mulai turun ritme sehingga tertinggal. Atlet-atlet lain memilih jalur kiri sejak start karena dinilai lebih menguntungkan. Saya baru memahami taktik itu ketika melihat langsung di arena,” ujarnya. 

Dalam heat 2000 meter ini, Ikhwannudin sempat berada di kelompok depan pada kilometer pertama dan menempati posisi empat, berdampingan dengan tiga atlet tuan rumah. Namun, di 200 meter terakhir, kecepatan Sogan turun ke trot sehingga posisinya melorot ke peringkat keenam. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ucapan Tantang Fight sampai Mati Berujung Diserbu Sekelompok Pria, Ini Pesan Hanny Kristianto untuk Herri Pras

Ucapan Tantang Fight sampai Mati Berujung Diserbu Sekelompok Pria, Ini Pesan Hanny Kristianto untuk Herri Pras

YouTuber Herri Pras menjadi sorotan setelah kediamannya didatangi sekelompok pria yang diduga berasal dari komunitas bela diri. Ini pesan Hanny Kristianto.
Tak Lagi Jadi Pelengkap, Presiden Prabowo Dinilai Mulai Jadikan Sektor Kelautan Pilar Ekonomi RI

Tak Lagi Jadi Pelengkap, Presiden Prabowo Dinilai Mulai Jadikan Sektor Kelautan Pilar Ekonomi RI

Arah pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dinilai tengah mengalami pergeseran paradigma. 
Peredaran Kratom dan Vape akan Diperketat? Polri dan BPOM Siapkan Regulasinya

Peredaran Kratom dan Vape akan Diperketat? Polri dan BPOM Siapkan Regulasinya

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan menyiapkan regulasi terkait peredaran kratom dan rokok elektrik atau vape guna mencegah penyalahgunaan yang dapat membahayakan masyarakat.
Tak Perlu Dinaturalisasi, Eks Andalan Shin Tae-yong Ini Layak Dilirik John Herdman untuk Lini Depan Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Tak Perlu Dinaturalisasi, Eks Andalan Shin Tae-yong Ini Layak Dilirik John Herdman untuk Lini Depan Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Timnas Indonesia hadapi persoalan di lini depan jelang FIFA Matchday November 2026. Di tengah kondisi tersebut, nama Irfan Jaya layak masuk radar John Herdman.
Hasil Pemeriksaan Dokter Forensik Anak Korban Pembunuhan Orangtua di Kebayoran Lama: Ada Tanda Kekerasan-Gizi Tak Sesuai

Hasil Pemeriksaan Dokter Forensik Anak Korban Pembunuhan Orangtua di Kebayoran Lama: Ada Tanda Kekerasan-Gizi Tak Sesuai

Tim Spesialis Forensik Rumah Sakit Kramat Jati mengungkap hasil pemeriksaan anak (20 bulan) yang dibunuh ayah tiri, AR (22) dan ibu kandungnya, JM (20) di toilet umum Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Sabtu (31/10).
Sosok Pria Berkacamata Tendang Herri Pras hingga Tersungkur, Sosok Ini Ungkap Dugaan Tujuannya

Sosok Pria Berkacamata Tendang Herri Pras hingga Tersungkur, Sosok Ini Ungkap Dugaan Tujuannya

Video yang memperlihatkan YouTuber Herri Pras didatangi sekelompok pria hingga mendapat tindakan fisik mendadak viral di media sosial. Ini dugaan motifnya.

Trending

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT