News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebelum Ikut-ikutan Olahraga Padel, Perhatikan Dulu 5 Tips Tepat Membeli Raket untuk Pemula agar Tak Salah Beli

Sebagai pemula dan baru ingin memulai olahraga padel, simak dulu lima tips memilih raket padel di bawah ini, agar tak salah beli.
Minggu, 23 November 2025 - 21:56 WIB
Iris Wullur menggunakan raket padel merek Head Evo Speed
Sumber :
  • Instagram/iriswullur_

tvOnenews.com - Tak dapat dimungkiri, padel menjadi salah satu olahraga yang kini tengah naik daun, khususnya di Indonesia.

Mulai dari anak muda hingga artis ikut menjadi bagian dari tren olahraga padel tersebut, seolah gak mau ketinggalan zaman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, sebelum kamu memulai berolahraga padel, memilih raket yang tepat mungkin akan menjadi salah satu hal yang membingungkan.

Raket yang salah dapat menghambat perkembangan teknik dan bahkan menyebabkan cedera, jika kamu tidak tepat dalam memilihnya. Sebelum mulai, ikuti lima tips krusial di bawah ini agar kamu tak salah beli raket padel.

 

1. Prioritaskan Bentuk Raket: Pilih Bulat (Round)

Bentuk bulat menempatkan sweet spot (area pukulan optimal) tepat di tengah dan membuatnya lebih luas.

Bagi pemula, ini sangat penting karena kamu akan lebih sering memukul bola di luar pusat raket. Bentuk bulat menawarkan kontrol dan toleransi kesalahan tertinggi.

Hindari bentuk diamond (untuk power) dan teardrop (keseimbangan), yang lebih cocok untuk pemain intermediate ke atas.

2. Fokus pada Keseimbangan Head Light

Keseimbangan raket mengacu pada distribusi beratnya. Raket dengan keseimbangan head light (berat lebih banyak di pegangan) memberikan manuver yang lebih cepat dan mengurangi ketegangan pada pergelangan tangan dan siku.

Raket ini membantu kamu bereaksi cepat dalam defense dan melakukan swing yang lebih ringan, mencegah kelelahan dini. Referensi merek atau model yang bisa kamu pilih adalah Seri Head Evo, Bullpadel Indiga Control.

{{imageId:379926}}

3. Pilih Raket dengan Berat yang Lebih Ringan

Berat raket pemula idealnya berkisar antara 340-360 gram. Raket yang ringan lebih mudah dikendalikan dan mengurangi risiko cedera bahu atau siku padel (mirip tennis elbow).

Seiring waktu dan peningkatan kekuatan, kamu baru bisa beralih ke raket yang lebih berat, yakni 370 gram atau lebih, untuk menambah power.

4. Perhatikan Material Inti: Cari Karet Soft EVA atau Foam

Inti raket terbuat dari karet (EVA foam). Pemula sebaiknya mencari karet soft EVA atau busa yang lebih lunak.

Karet lunak memberikan perasaan yang lebih nyaman di tangan, daya pantul yang lebih mudah, dan peredam getaran yang baik.

Kamu juga tidak perlu mengayunkan raket sekuat tenaga untuk mengembalikan bola, membuat rally lebih santai. Referensi merek atau model yang bisa kamu pilih adalah Adidas Match dan Nox X-One.

{{imageId:379199}}

5. Tetapkan Anggaran di Kisaran Rp1,5 juta – Rp2,5 juta

Di rentang harga tersebut kamu akan mendapatkan raket entry-level dari merek-merek ternama yang menjamin kualitas bahan dan teknologi yang memadai untuk belajar. Berikut beberapa referensi merek, model, dan kisaran harganya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

  • Head Evo Speed atau Evo Sanyo: Rp1,8 juta - Rp2,5 juta
  • Bullpadel Indiga atau Indiga Control: Rp1,5 juta - Rp.2 juta
  • Adidas Match 3.4 atau Drive 3.4: Rp1,5 juta - Rp1,8 juta
  • Nox X-One C.5 atau Equation Light: Rp1,8 juta - Rp2,5 juta
  • Babolat Contact atau Reflex: Rp1,6 juta - Rp2,2 juta.

Dengan memprioritaskan kontrol, kenyamanan, dan bobot ringan sesuai tips di atas, kamu akan terhindar dari pemborosan. Alhasil, bisa dipastikan bahwa pengalaman padel pertama kamu akan lebih menyenangkan dan efektif. (ism)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kronologi Adik Bacok Kakak di Cakung Jakarta Timur, Pelaku Emosi Usai Ditegur Ngintip Adik Ipar Mandi

Kronologi Adik Bacok Kakak di Cakung Jakarta Timur, Pelaku Emosi Usai Ditegur Ngintip Adik Ipar Mandi

Kronologi seorang pria di Cakung, Jakarta Timur membacok kakak kandung usai ditegur mengintip adik ipar mandi.
KPK Pastikan Segera Periksa Ketum Kesthuri Setiba di Indonesia

KPK Pastikan Segera Periksa Ketum Kesthuri Setiba di Indonesia

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan akan segera melakukan pemeriksaan terhadap Ketum Kesthuri, Asrul Azis Taba setelah tiba di Indonesia.
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Imbas Pernyataan Kontroversialnya, Saiful Mujani Djlaporkan ke Polda Metro Jaya

Imbas Pernyataan Kontroversialnya, Saiful Mujani Djlaporkan ke Polda Metro Jaya

Badan Eksekutif Mahasiswa Kristiani Seluruh Indonesia (BEM KSI) secara resmi melaporkan Saiful Mujani ke Polda Metro Jaya pada Kamis (9/4/2026)
Media Vietnam Soroti Sikap KNVB soal Pemain Timnas Indonesia Dean James: Ada Faktor Kunci yang Membantu Klub itu Lolos

Media Vietnam Soroti Sikap KNVB soal Pemain Timnas Indonesia Dean James: Ada Faktor Kunci yang Membantu Klub itu Lolos

Media Vietnam soroti tuntasnya kontroversi yang melibatkan pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Dean James, setelah KNVB akhirnya mengambil keputusan final.
Fix Tak Bertemu Vietnam, Format FIFA ASEAN Cup 2026 Bisa Untungkan Timnas Indonesia?

Fix Tak Bertemu Vietnam, Format FIFA ASEAN Cup 2026 Bisa Untungkan Timnas Indonesia?

Format resmi FIFA ASEAN Cup 2026 yang dijadwalkan mentas pada periode FIFA Matchday September dan Oktober 2026 telah dibocorkan oleh salah satu media Vietnam.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi diminta evaluasi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung, buntut kasus ibu nyaris kehilangan bayi akibat keteledoran petugas rumah sakit.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT