GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Riska Amelia Sumbang Medali Kedua untuk Indonesia dari Cabor Downhill di SEA Games 2025

Riska Amelia Agustina berhasil menyumbang medali kedua untuk Indonesia dari cabang olahraga (cabor) downhill di SEA Games 2025.
Rabu, 10 Desember 2025 - 12:23 WIB
Riska Amelia Raih Medali Kedua Untuk Tim Balap Sepeda di SEA Games Thailand 2025
Sumber :
  • NOC Indonesia/Tetuko Mediantoro

Jakarta, tvOnenews.com - Riska Amelia Agustina berhasil menyumbang medali kedua untuk Indonesia dari cabang olahraga (cabor) downhill di SEA Games 2025.

Tren positif kembali datang dari tim mountain bike (MTB), usai Riska Amelia Agustina yang turun di nomor womens downhill mampu mencatatkan waktu 3:04.874 detik, dan sukses membawa pulang medali perak untuk Indonesia di SEA Games 2025 di Khao Kheow Open Zoo, Thailand pada Rabu (10/12/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara posisi pertama diraih oleh Vipavee Deekaballes (Thailand), yang  berhak meraih medali emas dengan catatan waktu 3:03.289. Sementara peringkat ketiga diraih oleh pebalap sepeda tuan rumah lainnya Ritthidet Kanokrat dengan waktu 3:06.778.

Riska sendiri mengaku bahwa dirinya menemui banyak tantangan. Ia juga sampai sempat menahan sakit karena mengalami crash saat latiha. Meski demikian, dirinya mampu tampil apik hingga akhirnya membawa pulang medali perak. 

“Dari pertama saya Latihan saya crash, dan saya cedera tulang rusuk, tapi saya tahan. Lalu tadi pagi saya warming up saya crash lagi, itu lumayan pressure, balik lagi saya tetap harus tenang, tidak memikirkan apapun,” ujar Riska.

Lebih lanjut Riska mengatakan bahwa medali tersebut secara spesial ia persembahakan untuk pihak-pihak yang senantiasa memberikan dukungan dalam karier dan hidupnya.

“Saya persembahkan medali pertama saya di SEA Games untuk orang-orang yang selalu mendukung saya,” tambahnya.

Sebelumnya Rendy Varera juga berhasil menyumbang medali pertama untuk Indonesia dari cabang olahraga (cabor) downhill putra di SEA Games 2025.

Rendy Varera yang turun di nomor downhill putra berhasil menyumbang medali perak usai mencatatkan waktu 2 menit 38,714 detik pada lintasan penuh turunan curam dan tikungan teknis yang menjadi tantangan utama para para peserta yang berpartisipasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara medali emas sendiri diraih oleh wakil tuan rumah Thailand, Methasit Boonsane, dengan torehan 02:37.856 detik. Lalu disusul oleh Rendy Varera di posisi kedua dan John Derick Fart (Filipina) di tempat ketiga dengan waktu 02:43.676 detik.

Selanjutnya, tim MTB akan turun di nomor men’s cross country yang akan berlangsung pada Jumat (12/12/2025) di Khao Kheow Open Zoo, Thailand.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Tragedi di Gunung Dukono: Dua Pendaki Singapura Ditemukan Tewas Berpelukan

Tragedi di Gunung Dukono: Dua Pendaki Singapura Ditemukan Tewas Berpelukan

Operasi pencarian terhadap pendaki yang hilang di Gunung Dukono, Maluku Utara, berakhir dengan penemuan yang memilukan. 
Menteri HAM: Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Bersama Libatkan Eksekutif-Tokoh Nasional

Menteri HAM: Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Bersama Libatkan Eksekutif-Tokoh Nasional

Eskalasi kekerasan di tanah Papua yang terus meningkat kini menjadi alarm bagi pemerintah pusat. 
Top 3 Pekan Ini: Sherly Tjoanda Salah Ucap, Kades Hoho Nekat Lantik Perangkat Desa, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut

Top 3 Pekan Ini: Sherly Tjoanda Salah Ucap, Kades Hoho Nekat Lantik Perangkat Desa, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut

Top 3 Pekan Ini: Sherly Tjoanda salah ucap di hadapan jemaah haji, Kades Hoho nekat lantik perangkat desa setelah curhat ke KDM, 3 alasan pencabutan sertifikat mualaf Richard Lee.

Trending

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Dedi Mulyadi: Bangun Jalan Tol Ribuan Kilometer Saya Sanggup, Tanam Pohon Sampai Besar dan Rimbun yang Sulit

Dedi Mulyadi: Bangun Jalan Tol Ribuan Kilometer Saya Sanggup, Tanam Pohon Sampai Besar dan Rimbun yang Sulit

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal filosofi ekologi Padjadjaran di sela-sela aktivitasnya menyusuri hutan lindung seluas 2,5 hektare di sekitar Istana Cipanas. 
Dugaan Ritual Nyeleneh di Ponpes Pati Terbongkar, Mantan Pegawai Sebut Kiai Ashari Sering Lakukan Ini Setiap Malam Sebelum Cabuli Santriwati

Dugaan Ritual Nyeleneh di Ponpes Pati Terbongkar, Mantan Pegawai Sebut Kiai Ashari Sering Lakukan Ini Setiap Malam Sebelum Cabuli Santriwati

Ayah korban berinisial M mengatakan langkah hukum yang diambil keluarganya bukan hanya untuk kepentingan anaknya, tetapi juga karena kekhawatiran masih banyak santriwati lain yang diduga mengalami perlakuan serupa.
Kang Sung-hyung Resmi Konfirmasi Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027

Kang Sung-hyung Resmi Konfirmasi Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung resmi mengonfrimasi secara langsung bahwa Megawati Hangestri bermain untuk timnya di Liga Voli Korea 2026-2027.
Kiai Ashari Diduga Tak Sendirian, Orang Dekat Disebut Siapkan ‘Kamar Khusus’ untuk Lakukan Aksi Bejat 

Kiai Ashari Diduga Tak Sendirian, Orang Dekat Disebut Siapkan ‘Kamar Khusus’ untuk Lakukan Aksi Bejat 

Ali mengatakan perkembangan signifikan baru terlihat setelah adanya pergantian pejabat kepolisian pada awal 2026. Dari hasil pendalaman, muncul dugaan adanya pihak internal ponpes yang ikut membantu memuluskan aksi Kiai Ashari.
Santriwati Bongkar Awal Mula Terjadi Pelecehan di Ponpes Pati, Sebut Pelaku Tidurnya Sering Pindah-pindah

Santriwati Bongkar Awal Mula Terjadi Pelecehan di Ponpes Pati, Sebut Pelaku Tidurnya Sering Pindah-pindah

​​​​​​​Santriwati bongkar awal dugaan pelecehan di Ponpes Pati oleh pelaku, termasuk kebiasaan pelaku yang disebut sering pindah tidur. Simak ceritanya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT