GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

4 Hal yang Harus Diperhatikan dari Lapangan Padel agar Bisa Disesuaikan dengan Gaya Mainmu

Yuk, kenali empat hal di bawah ini agar kamu lebih mengetahui soal lapangan padel dan  bisa mencocokannya dengan gaya bermainmu.
Senin, 29 Desember 2025 - 22:45 WIB
Ilustrasi olahraga padel
Sumber :
  • Unsplash/Gabriel Martin

tvOnenews.com - Seiring dengan ledakan popularitas padel di Indonesia pada tahun 2025, fasilitas lapangan baru muncul di hampir setiap sudut kota besar.

Namun, bagi pemain yang mulai serius, tidak semua lapangan diciptakan sama. Perbedaan material lantai, lokasi, hingga konstruksi dinding sangat memengaruhi kecepatan bola dan kenyamanan sendi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yuk, kenali empat hal di bawah ini agar kamu lebih mengetahui soal lapangan padel dan  bisa mencocokannya dengan gaya bermainmu.

 

1. Lapangan indoor vs outdoor

Ilustrasi olahraga padel
Ilustrasi olahraga padel
Sumber :
  • Pexels/CRISTIAN CAMILO ESTRADA

Ini adalah perbedaan yang paling mendasar. Lapangan indoor sangat populer di Jakarta untuk menghindari cuaca panas dan hujan. Keunggulannya adalah kondisi lingkungan yang stabil, karena tidak ada angin yang mengganggu arah bola dan pencahayaan selalu konsisten.

Sebaliknya, lapangan outdoor menawarkan sirkulasi udara yang lebih segar dan sering kali memiliki pemandangan yang indah, seperti di Bali.

Namun, pemain harus beradaptasi dengan faktor alam yang bisa mengubah jalannya pertandingan.

2. Jenis karpet di lapangan

Ilustrasi lapangan padel
Ilustrasi lapangan padel
Sumber :
  • Pexels/Oliver Sjöström

Kualitas lantai adalah kunci dari permainan padel. Di tahun 2025, ada dua jenis karpet yang dominan, yakni fibrillated turf dan monofilament turf

Fibrillated turf memiliki serat yang lebih lebar dan biasanya membutuhkan lebih banyak pasir silika di permukaannya. Pantulan bola pun cenderung lebih lambat, menjadikannya pilihan ideal untuk pemula.

Sementara monofilament turf adalah standar yang digunakan di turnamen profesional (WPT). Seratnya pun lebih halus dan pasir silika biasanya tersembunyi di bawah serat, sehingga lapangan tidak terlihat "berpasir".

Keunggulannya adalah traksi yang luar biasa dan pantulan bola yang sangat konsisten, tapi membutuhkan sepatu dengan grip yang baik.

3. Konstruksi dinding: Kaca vs tembok beton

Ilustrasi olahraga padel
Ilustrasi olahraga padel
Sumber :
  • Unsplash/Gabriel Martin

Meskipun standar modern menggunakan tempered glass setebal 10-12 mm karena memberikan visibilitas yang baik bagi penonton dan pantulan yang lebih hidup, kamu mungkin masih menemukan lapangan dengan dinding beton di beberapa klub lama atau perumahan.

Dinding beton cenderung membuat bola membal lebih lambat dan menyerap suhu panas lebih lama, sementara kaca memberikan pantulan yang lebih bersih dan dinamis.

4. Lapangan panoramik

Ilustrasi olahraga padel
Ilustrasi olahraga padel
Sumber :
  • Pexels/anap valladares

Ini adalah kasta tertinggi dalam desain lapangan padel. Lapangan panoramic tidak memiliki tiang penyangga struktural di bagian belakang kaca, memberikan pemandangan 360 derajat dan tanpa hambatan.

Selain estetika yang sangat mewah dan instagramable, lapangan ini dirancang untuk memudahkan pengambilan video pertandingan tanpa terhalang tiang besi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Memilih lapangan yang tepat bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga soal strategi. Jika kamu menyukai permainan cepat, lapangan monofilament di dalam ruangan adalah pilihan terbaik.

Namun, jika kamu bermain untuk rekreasi dan sosial, lapangan outdoor dengan karpet fibrillated akan lebih ramah bagi kaki dan sendimu. (ism)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Manajemen Persib Bandung Kirim Pesan kepada Bobotoh usai Bojan Hodak Resmi Diganti Igor Tolic

Manajemen Persib Bandung Kirim Pesan kepada Bobotoh usai Bojan Hodak Resmi Diganti Igor Tolic

Persib Bandung kembali menjadi sorotan publik setelah manajemen klub mengambil keputusan besar jelang musim baru seiring dengan pergantian Bojan Hodak untuk Igor Tolic.
Masih Ingat Park Hang-seo? Eks Rival Terberat Shin Tae-yong Resmi Comeback Jadi Pelatih Klub Thailand

Masih Ingat Park Hang-seo? Eks Rival Terberat Shin Tae-yong Resmi Comeback Jadi Pelatih Klub Thailand

Park Hang-seo resmi kembali ke dunia kepelatihan setelah ditunjuk menangani Kanchanaburi FC. Eks rival berat Shin Tae-yong itu comeback usai vakum tiga tahun.
Tak Mian-Main! Dedi Mulyadi: Kami akan Umumkan ke Publik Siapa-Siapa yang Menitipkan Anaknya di Sekolah Unggul, yang Langgar Prinsip Transparansi

Tak Mian-Main! Dedi Mulyadi: Kami akan Umumkan ke Publik Siapa-Siapa yang Menitipkan Anaknya di Sekolah Unggul, yang Langgar Prinsip Transparansi

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tak main-main akan mengumumkan ke publik siapa-siapa saja yang terbukti menitipkan anaknya di sekolah unggul.
Timnas Indonesia Punya Kabar Baik, Rafael Struick Resmi Lamar Sang Kekasih di Pulau Bali

Timnas Indonesia Punya Kabar Baik, Rafael Struick Resmi Lamar Sang Kekasih di Pulau Bali

Kabar bahagia datang dari striker Timnas Indonesia, Rafael Struick, yang baru saja resmi melamar sang kekasih, Noa van Der Hoeven di Pulau Bali.
Tak Disangka, Conor McGregor Siap Hadapi ‘Skenario Terburuk’ demi Comeback Lawan Max Holloway

Tak Disangka, Conor McGregor Siap Hadapi ‘Skenario Terburuk’ demi Comeback Lawan Max Holloway

Conor McGregor mengaku kini lebih siap menghadapi segala kemungkinan buruk jelang comeback melawan Max Holloway di UFC 329. Trauma cedera parah yang pernah.
Beredar Unggahan di Facebook yang Sebut Dedi Mulyadi Masuk Rumah Sakit, Itu Hoax

Beredar Unggahan di Facebook yang Sebut Dedi Mulyadi Masuk Rumah Sakit, Itu Hoax

Sebuah unggahan di media sosial Facebook menyebut Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dilarikan ke rumah sakit pada 20 Mei 2026.

Trending

Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Manajemen Persib Bandung memilih Igor Tolic, asisten Bojan Hodak sebagai pelatih kepala musim depan. Profilnya bisa disimak melalui penjelasan di artikel ini.
Omongan Jujur John Herdman Bikin Media Vietnam Kaget, kok Bisa-bisanya Bilang Begini soal Timnas Indonesia

Omongan Jujur John Herdman Bikin Media Vietnam Kaget, kok Bisa-bisanya Bilang Begini soal Timnas Indonesia

Media Vietnam terkejut mendengar pernyataan jujur John Herdman soal Timnas Indonesia. Apa kata John Herdman soal Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 nanti?
TRENDING: Megawati Hangestri Tak Pikirkan Red Sparks, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Prestasi, Rekan Megatron Mendadak Curhat

TRENDING: Megawati Hangestri Tak Pikirkan Red Sparks, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Prestasi, Rekan Megatron Mendadak Curhat

Sejumlah kabar menarik datang dari dunia olahraga dan pemerintahan. Mulai dari Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate hingga prestasi Gubernur Sherly Tjoanda.
Motif Pembunuhan Wanita di Simpang Yasmin Bogor Terbongkar, Pelaku Sakit Hati Hingga Ancam dengan Sajam

Motif Pembunuhan Wanita di Simpang Yasmin Bogor Terbongkar, Pelaku Sakit Hati Hingga Ancam dengan Sajam

Kasus pembunuhan terhadap seorang wanita yang jasadnya dibuang di Simpang Yasmin, Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Bogor, menemui titik terang.
2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

Jelang bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, kedua pemain ini harus melihat timnya terdegradasi ke kasta bawah pada musim berikutnya.
Patahkan Dugaan Mantan Kekasih, Terungkap Hubungan Sebenarnya Wanita di Simpang Yasmin Bogor dan Pelaku Pembunuhan

Patahkan Dugaan Mantan Kekasih, Terungkap Hubungan Sebenarnya Wanita di Simpang Yasmin Bogor dan Pelaku Pembunuhan

Penemuan jasad seorang wanita di Simpang Yasmin, Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Bogor pada Sabtu (23/5/2026) kini kasusnya telah terbongkar.
Batas Usia Pensiun Anggota Polri Akan Diubah dari 58 Tahun Menjadi 60 Tahun

Batas Usia Pensiun Anggota Polri Akan Diubah dari 58 Tahun Menjadi 60 Tahun

Pemerintah berencana akan memperpanjang batas usia pensiun anggota Polri melalui revisi atau Rancangan Undang-Undang tentang Kepolisian Republik Indonesia (RUU Polri).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT