GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengapa Raket Padel Carbon 6K Adalah Pilihan yang Tepat untuk Pemain Pemula? Inilah Penjelasannya

Jika kamu adalah pemula yang serius ingin menekuni padel secara konsisten, berikut beberapa alasan mengapa tipe raket ini adalah investasi terbaik untuk progres permainanmu.
Selasa, 30 Desember 2025 - 20:46 WIB
Ilustrasi olahraga padel
Sumber :
  • Pexels/CRISTIAN CAMILO ESTRADA

tvOnenews.com - Dalam perjalanan memilih raket padel pertama, banyak pemula terjebak di antara dua ekstrem, yakni raket fiberglass yang terlalu lentur atau raket carbon 18K yang terlalu keras.

Di tengah perdebatan teknis tersebut, muncul carbon 6K sebagai solusi "jalan tengah" yang ideal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika kamu adalah pemula yang serius ingin menekuni padel secara konsisten, berikut beberapa alasan mengapa tipe raket ini adalah investasi terbaik untuk progres permainanmu.

 

1. Keseimbangan Kontrol dan Tenaga

Ilustrasi olahraga padel
Ilustrasi olahraga padel
Sumber :
  • Unsplash/Gabriel Martin

Carbon 6K mengandung 6.000 serat karbon per untaian. Secara teknis, ini memberikan kepadatan yang cukup untuk memberikan tenaga (power) tambahan saat melakukan smash, tapi tetap memiliki fleksibilitas yang memadai untuk kontrol bola.

Bagi pemula, kemampuan untuk "merasakan" bola saat menyentuh raket sangatlah penting. Carbon 6K memberikan umpan balik (feedback) yang lebih jujur dibandingkan raket berbahan plastik atau kaca, sehingga kamu bisa belajar mengatur arah bola dengan lebih presisi.

2. Durabilitas yang Lebih Baik

Ilustrasi olahraga padel
Ilustrasi olahraga padel
Sumber :
  • Pexels/Anhelina Vasylyk

Salah satu masalah pada raket pemula berbahan fiberglass adalah ketahanannya. Material tersebut mudah retak jika terkena benturan ringan pada dinding kaca atau lantai.

Carbon 6K menawarkan kekuatan struktural karbon yang jauh lebih tangguh, tapi tidak sekaku seri 12K atau 18K.

Hal ini berarti raketmu akan bertahan lebih lama meski kamu sering melakukan kesalahan teknis. Namun, tanganmu tetap merasa nyaman karena material ini masih memiliki kemampuan menyerap getaran yang baik.

3. Membantu Transisi Teknik Lebih Cepat

Ilustrasi olahraga padel
Ilustrasi olahraga padel
Sumber :
  • Pexels/anap valladares

Banyak pemula yang memulai dengan raket sewaan (biasanya berbahan murah atau berat) merasa kesulitan saat ingin mencoba teknik tingkat lanjut seperti bandeja atau vibora.

Dengan carbon 6K, kamu mendapatkan raket yang cukup ringan untuk kelincahan tangan (maneuverability). Namun, cukup stabil untuk menahan bola yang datang dengan kecepatan tinggi.

Raket dengan carbon 6K adalah tipe yang akan "menemani" pertumbuhanmu dari level pemula (1.0) hingga mencapai level menengah (3.0), tanpa perlu berganti alat dalam waktu dekat.

4. Perlindungan Terhadap Cedera Jangka Panjang

Ilustrasi olahraga padel
Ilustrasi olahraga padel
Sumber :
  • Pexels.com/Sergio Contreras Arcos

Berbeda dengan raket 18K yang sangat kaku dan berisiko menyebabkan cedera siku, carbon 6K justru lebih toleran.

Material ini bekerja sama dengan inti raket (biasanya soft EVA) untuk memastikan bahwa energi pukulan tidak langsung memantul kembali ke tendon lenganmu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini tentu menjadi hal yang sangat krusial bagi pemain baru yang kekuatan otot lengannya belum terbentuk sempurna secara biomekanika padel.

Memilih raket carbon 6K adalah bentuk investasi pada kenyamanan dan progres permainan. Kamu mendapatkan teknologi serat karbon yang profesional namun dalam format yang lebih ramah pengguna. Sebelum kamu memutuskan untuk membeli raket "paling mahal" di toko, cobalah raket carbon 6K. (ism)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kemenag Pastikan Dana Zakat Tak Digunakan untuk MBG, Penyaluran Tetap Sesuai Syariat

Kemenag Pastikan Dana Zakat Tak Digunakan untuk MBG, Penyaluran Tetap Sesuai Syariat

Ia menjelaskan, delapan golongan (ashnaf) penerima zakat terdiri dari fakir, miskin, amil, muallaf, riqab, gharimin, fisabilillah, serta ibnu sabil. 
Di Hadapan Investor Global, Presiden Prabowo Tegaskan Kepastian Hukum Indonesia

Di Hadapan Investor Global, Presiden Prabowo Tegaskan Kepastian Hukum Indonesia

Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia Pandu Sjahrir mengatakan Presiden Prabowo Subianto memberikan penegasan terkait Indonesia menjamin kepastian hukum bagi para calon investor global.
Bertemu Menlu AS Marco Rubio, Menlu Sugiono Sampaikan Kekhawatiran Indonesia atas Situasi Tepi Barat

Bertemu Menlu AS Marco Rubio, Menlu Sugiono Sampaikan Kekhawatiran Indonesia atas Situasi Tepi Barat

Menlu Sugiono bertemu Menlu AS Marco Rubio di Washington DC, bahas situasi Tepi Barat dan dorong peran global menghentikan kekerasan serta menjaga proses perdamaian Gaza.
OJK Denda Miliaran Rupiah Pelaku Manipulasi Saham, Aktivitas Influencer Pasar Modal Ikut Disorot

OJK Denda Miliaran Rupiah Pelaku Manipulasi Saham, Aktivitas Influencer Pasar Modal Ikut Disorot

OJK beri denda miliaran rupiah kepada pelaku manipulasi saham yang memanfaatkan media sosial dan transaksi semu demi menjaga integritas pasar modal Indonesia.
Keluhan Mauricio Souza Soal JIS Usai Persija Tundukkan PSM 2-1: Rumput Tak Ideal dan Tanpa VAR

Keluhan Mauricio Souza Soal JIS Usai Persija Tundukkan PSM 2-1: Rumput Tak Ideal dan Tanpa VAR

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, memberikan sorotan khusus terhadap kualitas lapangan Jakarta International Stadium (JIS).
Berkah Ramadan, Bahagianya Alaaeddine Ajaraie Cetak Gol Debut Buat Persija: Alhamdulillah, Allah Beri Kekuatan

Berkah Ramadan, Bahagianya Alaaeddine Ajaraie Cetak Gol Debut Buat Persija: Alhamdulillah, Allah Beri Kekuatan

Penyerang Persija Jakarta, Alaeddine Ajaraie, mengaku bahagia bisa jalani Ramadan di Indonesia. Ia merasakan suasana yang berbeda karena berpuasa di Tanah Air.

Trending

PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI berpotensi menyesal setelah Pascal Struijk menolak naturalisasi untuk perkuat Timnas Indonesia. Bek Leeds United itu kini jadi transfer terbaik klubnya.
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Mencuat soal kabar terkait impor 105 ribu mobil pikap India buat Kopdes Merah Putih. Sontak hal ini menyedot dan menuai komentar dari Wakil Ketua Komisi VII DPR
Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Baru sepekan menjadi Plh Kapolres Bima Kota. AKBP Catur Erwin Setiawan sudag diganti polri. Kini, digantikan oleh AKBP Hariyanto, Wadansat Brimob Polda NTB.
AKBP Didik Akui Narkoba Sekoper Dapat saat Menjabat Wakasat Serse Jakarta Utara

AKBP Didik Akui Narkoba Sekoper Dapat saat Menjabat Wakasat Serse Jakarta Utara

Mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro mengakui narkoba sekoper miliknya dapat saat ia menjabat sebagai Wakasat Serse Polres Metro Jakarta Utara.
Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Jagat media sosial heboh usai viralnya sebuah video yang melihatkan alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas.
Setelah Viral Bilang 'Cukup Saya WNI, Anak Jangan', Penerima LPDP Ungkap Permintaan Maaf

Setelah Viral Bilang 'Cukup Saya WNI, Anak Jangan', Penerima LPDP Ungkap Permintaan Maaf

Dwi Sasetyaningtyas, konten kreator yang viral setelah bilang, "cukup saya saja yang WNI, anak-anak saya jangan" ungkap permintaan maafnya pada masyarakat.
Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik mengerikan seorang siswa di Tual tewas diduga dianiaya anggota Brimob. Sontak, insiden ini menuai komentar netizen di
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT