Transformasi Red Sparks: Dari Finalis Penantang Juara V-League hingga Terpuruk di Musim 2025/2026
- Instagram @red__sparks
tvOnenews.com - Jung Kwan Jang Red Sparks pernah berada di puncak kejayaan saat diperkuat Megawati Hangestri selama dua musim. Pada periode tersebut, mereka menjelma menjadi tim yang disegani dan bahkan dianggap sebagai kekuatan paling menakutkan di Liga Voli Korea.
Namun, memasuki musim 2025/2026, situasinya berbalik drastis. Tim yang dijuluki Red Force kini tengah mengalami fase terburuk dalam beberapa tahun terakhir. Penurunan performa yang terus berlanjut membuat mereka terperosok ke papan bawah klasemen.
Kekalahan telak 3-0 dari Pink Spiders memperpanjang catatan buruk mereka menjadi 10 kekalahan beruntun—jumlah terbanyak di divisi wanita musim ini.

- Red Sparks
Rentetan tersebut terasa kontras jika dibandingkan dengan performa impresif musim lalu saat menghadapi Pink Spiders hingga menembus Game 5 final Liga Voli Korea, hampir menggagalkan momen perpisahan indah Ratu Voli Korea Kim Yeon-koung.
Tak hanya sekali, Red Sparks juga sempat mengalami dua rentetan kekalahan beruntun masing-masing empat laga. Kondisi ini membuat mereka seolah menjadi "mesin pencetak poin" bagi tim lawan.
Secara keseluruhan, mereka telah menelan 23 kekalahan dari 29 pertandingan (6 kemenangan). Dari jumlah tersebut, 14 di antaranya—lebih dari setengah—berakhir dengan skor telak 0-3, mencerminkan inkonsistensi dan kelesuan performa sepanjang musim anak asuh Ko Hee-jin.
Era Megawati Hangestri dan Giovanna Milana
Musim 2023/2024 menjadi titik kebangkitan Red Sparks. Saat itu, Megawati Hangestri dan Giovanna Milana (Gia) sama-sama menjalani musim debut sebagai pemain asing di V-League Korea Selatan.
Gia, outside hitter asal Amerika Serikat berusia 25 tahun yang berdarah Italia, menjadi tumpuan serangan bersama Megawati di bawah asuhan pelatih Ko Hee-jin. Ko Hee-jin memiliki trisula tajam yang terdiri dari Gia, Mega, dan Lee So-young.
Kombinasi ketiganya membawa Jung Kwan Jang (Red Sparks) kembali ke babak playoff setelah tujuh tahun absen, sekaligus finis di peringkat ketiga V-League 2023/2024.

Tak hanya sukses secara tim, Megawati dan Gia juga masuk daftar 10 besar top skor liga musim tersebut.
Load more