GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

FPTI Nonaktifkan Pelatih Hendra Basir, Imbas Laporan Dugaan Pelecehan dan Kekerasan di Pelatnas

Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) memutuskan untuk menonaktifkan sementara pelatih Hendra Basir, karena adanya sejumlah laporan dugaan pelecehan seksual hingga kekerasan fisik yang terjadi di lingkungan pelatnas.
Selasa, 24 Februari 2026 - 12:49 WIB
Atlet panjat tebing Indonesia sedang beraksi.
Sumber :
  • Instagram.com/@fpti_official

Jakarta, tvOnenews.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) memutuskan untuk menonaktifkan sementara pelatih Hendra Basir. Hal ini dilakukan usai adanya sejumlah laporan dugaan pelecehan seksual hingga kekerasan fisik yang terjadi di lingkungan pelatnas. 

Kabar tersebut mencuat setelah beredarnya Surat Keputusan (SK) FPTI. Surat itu menyebutkan bahwa pihak federasi secara resmi menonaktifkan sementara, Hendra Basir selaku pelatih pelatnas panjat tebing

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Disampaikan bahwa alasan di balik keputusan tersebut karena adanya sejumlah laporan dari para atlet. Hal yang dimaksud adalah terkait dugaan terjadinya tindak pelecehan seksual hingga kekerasan fisik. 

FPTI melaporkan bahwa setidaknya ada delapan atlet yang melakukan pengaduan kepada sang Ketua Umum, Yenny Wahid. Kejadian itu terjadi pada 28 Januari 2026 lalu. 

"Bahwa pada tanggal 28 Januari 2026, sebanyak delapan orang atlet panjang tebing pelatnas FPTI yang didampingi psikolog Pelatnas FPTI telah menyampaikan pengaduan kepada Ketua Umum Pengurus Pusat FPTI," tulis surat keputusan dari FPTI. 

"Mengenai dugaan adanya tindakan pelecehan seksual dan kekerasan fisik yang terjadi di lingkungan Pelatnas FPTI," lanjutnya. 

Berdasarkan laporan tersebut, FPTI pun dianggap harus segera melakukan sebuah keputusan serius. Hal itu demi menjamin perlindungan atlet hingga menjaga objektivitas proses pemeriksaan.

Setelah mempertimbangkan banyak aspek, FPTI akhirnya memutuskan untuk menonaktifkan Hendra Basir dari jabatan pelatih pelatnas sampai waktu yang belum ditentukan. 

"Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana yang dimaksud dalam huruf a, huruf b, dan huruf c di atas," tulis FPTI. 

"Perlu ditetapkan surat keputusan tentang penonaktifan sementara kepala pelatih pelatnas FPTI," lanjutnya. 

Setelah kabar ini beredar, Yenny Wahid selaku Ketua Umum FPTI telah mengonfrimasi rumor tersebut. Ia mengatakan bahwa SK yang telah beredar benar adanya dan mengatakan bahwa tinggal menunggu pengumuman resmi dari FPTI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ya betul. Nanti tunggu saja pengumuman resminya." kata Yeni Wahid, saat dihubungi oleh redaksi tvOnenews.com.

‎(igp/nad) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Remaja Perempuan di Malang Dibunuh dan Dikubur, Polisi Ungkap Motif Pelaku

Remaja Perempuan di Malang Dibunuh dan Dikubur, Polisi Ungkap Motif Pelaku

Satreskrim Polres Malang, Polda Jatim, mengungkap kronologi tersangka berinisial YDF (22) mengubur remaja perempuan HMZ (17) di tepi Sungai Kedung Winong, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang.
Pramono Minta Lapangan Padel di Dalam Perumahan Dipasang Kedap Suara

Pramono Minta Lapangan Padel di Dalam Perumahan Dipasang Kedap Suara

Pemprov DKI Jakarta membuat sejumlah aturan terkait lapangan padel yang belakangan mengganggu warga sekitar.
Mintai Keterangan Saksi dari Bea Cukai, KPK Dalami Dugaan Perusahaan Lain Lakukan Hal Serupa seperti PT Blueray

Mintai Keterangan Saksi dari Bea Cukai, KPK Dalami Dugaan Perusahaan Lain Lakukan Hal Serupa seperti PT Blueray

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan tiga tersangka dari PT Blueray terkait kasus suap importasi barang di Ditjen Bea Cukai.
Polisi Tindak Mobil Pakai Plat Nomor Kedubes Rusia Melintas di Tol Dalkot, Ternyata Terdaftar untuk Mobil BMW

Polisi Tindak Mobil Pakai Plat Nomor Kedubes Rusia Melintas di Tol Dalkot, Ternyata Terdaftar untuk Mobil BMW

Polisi menindak pengemudi Avanza Veloz yang gunakan nomor polisi Kedutaan Rusia CD 37 04, yang tidak sesuai peruntukanya di Jalan Tol Dalam Kota Tegal Parang.
Buntut Viral "Cukup Saya WNI, Anak Saya Jangan", DPR Minta Seleksi LPDP Diperketat: Tak Hanya Ukur Kecerdasan

Buntut Viral "Cukup Saya WNI, Anak Saya Jangan", DPR Minta Seleksi LPDP Diperketat: Tak Hanya Ukur Kecerdasan

Polemik pernyataan alumni LPDP bernama Dwi Sasetyanigtyas yang viral dengan narasi “cukup saya WNI, anak saya jangan” berbuntut panjang.
Setelah Sebut Mobil F1 2026 seperti Formula E, Max Verstappen Kembali Lontarkan Kritik Terkait Regulasi Baru Musim Ini

Setelah Sebut Mobil F1 2026 seperti Formula E, Max Verstappen Kembali Lontarkan Kritik Terkait Regulasi Baru Musim Ini

Pembalap Belanda, Max Verstappen, kembali lontarkan kritik terhadap regulasi baru yang diterapkan pada gelaran F1 2026 yang akan mulai dalam waktu dekat ini.

Trending

BGN Patahkan Pernyataan Ketua BEM UGM Terkait Mitra MBG Untung Besar: Asumsi Fiktif!

BGN Patahkan Pernyataan Ketua BEM UGM Terkait Mitra MBG Untung Besar: Asumsi Fiktif!

BGN patahkan pernyataan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, yang mengklaim mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG) memperoleh keuntungan bersih hingga Rp1,8 miliar
Jadwal Proliga 2026 Seri Sentul: Penentuan Nasib Megawati Hangestri Cs Diperebutan Juara Putaran Kedua Babak Reguler

Jadwal Proliga 2026 Seri Sentul: Penentuan Nasib Megawati Hangestri Cs Diperebutan Juara Putaran Kedua Babak Reguler

Jadwal Proliga 2026 seri Sentul, yang akan diramaikan dengan penentuan nasib Megawati Hangestri dan Jakarta Pertamina Enduro dalam perebutan juara putaran kedua babak reguler.
Latar Belakang Pendidikan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas, Lulusan Paket C Jadi Sorotan

Latar Belakang Pendidikan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas, Lulusan Paket C Jadi Sorotan

Sosok Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM menjadi perbincangan ramai setelah dengan lantang mengkritik program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ketua BEM UGM Ceritakan Awal Mula Pihaknya "Terpancing" Kirim Surat ke UNICEF, Ternyata Bermula dari Bencana di Sumatera

Ketua BEM UGM Ceritakan Awal Mula Pihaknya "Terpancing" Kirim Surat ke UNICEF, Ternyata Bermula dari Bencana di Sumatera

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menceritakan awal mula pihaknya “terpancing” untuk mengirimkan surat ke UNICEF. 
BEM UGM Enggan Lapor Polisi Terkait Teror Tiyo Ardianto, Singgung Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Satu Keraguan Bagi Kami

BEM UGM Enggan Lapor Polisi Terkait Teror Tiyo Ardianto, Singgung Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Satu Keraguan Bagi Kami

Soal kasus teror ke ibu Tiyo dan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto hingga 40 pengurus BEM UGM, masih menjadi sorotan publik dan elite politik. Bahkan, mengejutkan
Fakta Soal Ketua BEM UGM yang Gabung Komunitas LGBT Disebar Usai Kritik MBG, Tiyo Ardianto: Saya Tidak Punya Pasangan

Fakta Soal Ketua BEM UGM yang Gabung Komunitas LGBT Disebar Usai Kritik MBG, Tiyo Ardianto: Saya Tidak Punya Pasangan

Sosok Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto dikabarkan mendapatkan teror setelah mengkritisi soal program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kesaksian Mencengangkan Kakak Kadung Korban Penganiayaan Brimob di Tual

Kesaksian Mencengangkan Kakak Kadung Korban Penganiayaan Brimob di Tual

Kesaksian mencengangkan kakak kandung korban penganiayaan anggota brimob yang tewas, Arianto Tawakal (14), NK (15) menjadi sorotan publik. Kesaksian itu diberi
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT