News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hitam Putih Karier Pelatih Hendra Basir, Sempat Berjaya Antarkan Panjat Tebing Raih Emas Olimpiade Paris 2024 Kini Tersandung Masalah Dugaan Pelecehan

Kasus dugaan pelecehan seksual hingga kekerasan fisik yang menyeret nama pelatih panjat tebing Indonesia, Hendra Basir, mengejutkan publik olahraga nasional.
Selasa, 24 Februari 2026 - 23:29 WIB
Pelatih Panjat Tebing Indonesia, Hendra Basir
Sumber :
  • Antara

‎‎Jakarta, tvOnenews.com - Kasus dugaan pelecehan seksual hingga kekerasan fisik yang menyeret nama pelatih panjat tebing Indonesia, Hendra Basir, mengejutkan publik olahraga nasional. Sosok yang sebelumnya dikenal sebagai arsitek sejumlah prestasi dunia itu kini harus menghadapi persoalan serius di lingkungan Pelatnas, berikut profilnya. 

‎Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) secara resmi menonaktifkan sementara Hendra Basir dari jabatannya sebagai pelatih. Keputusan tersebut diambil menyusul munculnya sejumlah laporan dugaan pelanggaran yang terjadi di lingkungan pemusatan latihan nasional (pelatnas). 

Pelatih kepala tim panjat tebing Indonesia Hendra Basir
Pelatih kepala tim panjat tebing Indonesia Hendra Basir
Sumber :
  • ANTARA/Donny Aditra

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎‎Kabar penonaktifan itu pertama kali diterima redaksi tvOnenews.com melalui surat keputusan resmi FPTI pada Selasa (24/2/2026). Surat tersebut memuat kronologi awal pengaduan yang disampaikan para atlet.‎‎Dalam surat keputusan tersebut dijelaskan bahwa terdapat delapan atlet yang menyampaikan laporan secara langsung kepada Ketua Umum FPTI, Yenny Wahid. Pengaduan itu dilakukan dengan pendampingan psikolog Pelatnas. ‎‎"Bahwa pada tanggal 28 Januari 2026, sebanyak delapan orang atlet panjang tebing pelatnas FPTI yang didampingi psikolog Pelatnas FPTI telah menyampaikan pengaduan kepada Ketua Umum Pengurus Pusat FPTI," tulis surat keputusan dari FPTI.‎‎"Mengenai dugaan adanya tindakan pelecehan seksual dan kekerasan fisik yang terjadi di lingkungan Pelatnas FPTI," lanjutnya.‎‎Nama Hendra Basir sebelumnya dikenal luas sebagai pelatih yang berhasil mengantarkan Indonesia meraih prestasi tertinggi di ajang Olimpiade. Ia menjadi sosok di balik keberhasilan Veddriq Leonardo meraih medali emas pada Olimpiade 2024 di Paris, Prancis.‎‎Pria kelahiran Palopo, Sulawesi Selatan itu memiliki latar belakang sebagai atlet sebelum terjun menjadi pelatih. Ia sempat aktif sebagai atlet panjat tebing dan terakhir mewakili DKI Jakarta pada ajang PON Kalimantan Timur 2008.‎‎Namun, dalam ajang tersebut Hendra Basir belum berhasil mempersembahkan medali. Setelah itu, ia memutuskan untuk fokus melanjutkan pendidikan dan perlahan membangun karier di dunia kepelatihan.‎‎Karier kepelatihannya dimulai saat menangani panjat tebing mahasiswa di Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Dari sana, pengalamannya terus bertambah dengan menangani berbagai cabang olahraga lain di Kepulauan Seribu.‎‎Ia bahkan pernah memegang cabang senam, loncat indah, dan ski air dalam sejumlah ajang PORDA di Sulawesi Selatan. Pengalaman lintas cabang itu membentuk karakter kepelatihannya sebelum kembali fokus ke panjat tebing.‎‎Pada 2012, Hendra Basir kembali dipercaya melatih Pelatda DKI Jakarta. Sejak saat itu, ia semakin dikenal sebagai pelatih yang konsisten membina atlet-atlet potensial ibu kota.‎‎Periode 2013 hingga 2016 menjadi fase penting dalam kariernya karena ia fokus menangani panjat tebing DKI Jakarta. Di bawah arahannya, DKI Jakarta sukses meraih gelar juara umum pada PON Jawa Barat 2016.‎‎Keberhasilan tersebut mengantarkannya dipercaya menangani Pelatnas dan mempersiapkan atlet menuju ajang internasional, termasuk Asian Games. Ia juga terlibat aktif dalam mendorong panjat tebing agar masuk dalam cabang olahraga Olimpiade.‎‎Panjat tebing akhirnya resmi dipertandingkan pada Olimpiade Tokyo 2020. Sejak saat itu, prestasi atlet-atlet Indonesia di level dunia terus menunjukkan tren positif.‎‎Sejumlah atlet sukses meraih gelar juara dunia, termasuk Veddriq Leonardo dan Kiromal Katibin. Puncaknya, Veddriq kembali mencatat sejarah dengan meraih emas di Olimpiade Paris 2024.‎‎Kini, di tengah deretan prestasi tersebut, nama Hendra Basir justru tersandung kasus dugaan pelecehan seksual dan kekerasan terhadap atlet. FPTI pun secara resmi memberhentikannya sementara dari kursi pelatih sambil menunggu proses lebih lanjut.‎‎Keputusan ini menjadi momentum penting bagi FPTI dalam menjaga integritas dan keamanan atlet di lingkungan Pelatnas. Publik pun menantikan langkah lanjutan federasi dalam menuntaskan kasus yang mencoreng dunia olahraga panjat tebing Indonesia tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎‎(igp/aes)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

Ia menegaskan, pemerintah tengah melakukan monitoring terhadap imunisasi zero-dose yang merujuk pada kondisi anak yang sama sekali belum menerima imunisasi.
Keanu Senjaya Disorot AFC Usai Bantu Timnas Indonesia Menang 1-0 Lawan China di Piala Asia U-17 2026: Garuda Muda Selangkah Lagi Lolos

Keanu Senjaya Disorot AFC Usai Bantu Timnas Indonesia Menang 1-0 Lawan China di Piala Asia U-17 2026: Garuda Muda Selangkah Lagi Lolos

Keanu Senjaya menjadi sosok penentu kemenangan Timnas Indonesia U-17 vs China di Piala Asia U-17 2026. Gol tunggalnya di menit akhir langsung mencuri perhatian.
Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah

Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah

Ia menambahkan, manfaat lain dari program tersebut adalah mengoptimalkan ekosistem perekonomian di sektor perumahan.
Di Hadapan Dedi Mulyadi, Adik Aman Yani Sebut Uyat Pernah Disuruh Ririn Menyamar Demi Cairkan Dana Pensiun

Di Hadapan Dedi Mulyadi, Adik Aman Yani Sebut Uyat Pernah Disuruh Ririn Menyamar Demi Cairkan Dana Pensiun

​​​​​​​Di hadapan Dedi Mulyadi, adik Aman Yani ungkap Uyat sempat diminta Ririn menyamar demi cairkan dana pensiun serta kronologi pertemuan mereka.
Kepintaran Anak Desa Kusu Langsung Diuji Sherly Tjoanda, Gubernur Malut Langsung Beri Pertanyaan Hitung-hitungan

Kepintaran Anak Desa Kusu Langsung Diuji Sherly Tjoanda, Gubernur Malut Langsung Beri Pertanyaan Hitung-hitungan

Gubenrur Sherly Tjoanda pernah mengunjungi Desa Kusu, Kepulauan Tidore, Maluku. Ada momen lucu terjadi karena ia menguji kepintaran anak-anak di sana.
Jadwal Timnas Indonesia U-17 Vs Qatar di Piala Asia U-17 2026: Selangkah Lagi Lolos ke Piala Dunia U-17 2026

Jadwal Timnas Indonesia U-17 Vs Qatar di Piala Asia U-17 2026: Selangkah Lagi Lolos ke Piala Dunia U-17 2026

Timnas Indonesia U-17 akan menghadapi Qatar dalam laga selanjutnya di Piala Asia U-17 2026. Tim asuhan Kurniawan Dwi Yulianto hanya selangkah lagi dari tiket lolos ke Piala Dunia U-17 2026.

Trending

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung sanggupi ajakan makan pecel dan rempeyek khas jawa setelah menyaksikan pertandungan Megawati Hangestri di final Proliga 2026.
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menyampaikan pernyataannya setelah berhasil meraih kemenangan 1-0 atas China. Garuda Asia berhasil merengkuh tiga poin penuh dalam pertandingan di Piala Asia U-17 2026.
Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Pemecatan Shin Tae-yong dari kursi pelatih Timnas Indonesia pada awal 2025 tak hanya mengakhiri masa kepemimpinannya, tetapi juga menghentikan sejumlah rencana.
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Klarifikasi Koh Hanny usai Diduga Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee karena Marah: Jadi Kayak Fitnah

Klarifikasi Koh Hanny usai Diduga Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee karena Marah: Jadi Kayak Fitnah

Klarifikasi Koh Hanny Kristianto usai diduga cabut sertifikat mualaf Dokter Richard Lee karena marah, langsung telepon tim kreatif dr Richard: Jadi kayak fitnah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT