News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kata-kata Ko Hee-jin Usai Red Sparks Dikalahkan Telak oleh AI Peppers: Saya Tak Punya Kata-kata Lagi

AI Peppers berhasil mengalahkan Red Sparks dengan skor 3–1 dalam lanjutan V-League 2025–2026 di Gwangju. Kekalahan tersebut membuat Ko Hee-jin kecewa berat.
Minggu, 15 Maret 2026 - 21:49 WIB
Pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.com - AI Peppers berhasil meraih kemenangan atas Jung Kwan Jang Red Sparks dengan skor 3-1 (25-23, 25-14, 23-25, 25-21) dalam laga putaran ke-6 V-League 2025–26 yang berlangsung di Pepper Stadium, Gwangju.

Kemenangan tersebut memastikan AI Peppers terhindar dari posisi juru kunci musim ini. Mereka menutup musim di peringkat ke-6 dengan catatan 16 kemenangan dan 20 kekalahan serta mengumpulkan 47 poin. Pencapaian ini menjadi rekor terbaik tim dalam hal jumlah kemenangan dan poin sejak klub tersebut berdiri lima musim lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebaliknya, Jung Kwan Jang Red Sparks yang musim lalu berhasil finis sebagai runner-up justru mengalami penurunan drastis.

Red Sparks
Red Sparks
Sumber :
  • Instagram Red Sparks

Pada musim ini mereka harus berada di dasar klasemen setelah hanya mencatatkan 8 kemenangan dan 28 kekalahan dengan total 26 poin, bahkan gagal menembus 10 kemenangan sepanjang musim.

Dalam pertandingan tersebut, AI Peppers tampil dominan berkat kontribusi dua pemain andalannya, Zoe Weatherington dan Park Eun-seo, yang masing-masing mencetak 30 dan 18 poin.

Tim yang dilatih oleh Chang So-yun memulai laga dengan kemenangan di set pertama setelah pertarungan sengit. Saat Red Sparks sempat unggul dua poin pada kedudukan 10-12, pemain senior Go Ye-rim memicu kebangkitan timnya dengan mencetak dua poin beruntun, termasuk sebuah servis ace.

Pertarungan ketat masih berlangsung hingga skor 15-16. Namun momentum kemudian berbalik setelah rangkaian poin dari Shimamura serta servis ace dari Park Eun-seo.

Pepper Savings Bank yang lebih dulu mencapai angka 20 poin akhirnya mengamankan set pertama.

Penentuan set terjadi ketika Park Eun-seo menjatuhkan Elisa Zanette untuk memperoleh set point, yang kemudian disusul blok Haruko Shimamura terhadap pengganti Megawati Hangestri, Elisa Zanette

Memasuki set kedua, permainan tim berjuluk Red Force benar-benar runtuh. Tim bermarkas di Gwangju itu dengan mudah menguasai jalannya pertandingan dan menang telak 25-14. Park Eun-seo dan Zoe terus menekan pertahanan lawan melalui serangan yang konsisten, sementara Jung Kwan Jang gagal memaksimalkan potensi serangan mereka.

Dalam upaya menghindari kekalahan cepat, Jung Kwan Jang mencoba bangkit di set ketiga. Mereka akhirnya mampu merebut set tersebut dengan skor tipis 25-23. Namun momentum itu tidak cukup untuk membalikkan keadaan. AI Peppers kembali mendominasi set keempat dan menutup pertandingan dengan kemenangan 25-21.

Usai pertandingan, pelatih kepala Red Sparks, Ko Hee-jin, terlihat menundukkan kepala karena kecewa melihat timnya kembali menelan kekalahan. Ia kemudian merefleksikan perjalanan tim sepanjang musim ini.

“Ada banyak momen yang disesalkan. Itu semua adalah tanggung jawab saya dan karena kurangnya persiapan saya sebagai pelatih. Saya merasa harus mempersiapkan diri lebih matang dan menyeluruh," ungkapnya dilansir dari My Daily.

"Saya meminta maaf kepada para penggemar. Kami seharusnya memenuhi harapan para penggemar yang datang untuk mendukung kami dalam jumlah besar, terlepas dari apakah itu pertandingan kandang atau tandang. Saya akan mempersiapkan diri dengan baik dan kembali musim depan untuk memastikan saya dapat memenuhi harapan tersebut,” pungkasnya. 

Lebih lanjut, ketika ditanya apakah ada pencapaian positif dari musim ini, Ko Hee-jin memberikan jawaban singkat.

"Karena kami berada di posisi terbawah klasemen, saya tidak punya apa-apa untuk dikatakan meskipun saya punya sepuluh mulut. Kami harus membuktikan diri musim depan."

Setelah menjalani musim yang kurang memuaskan, Ko Hee-jin memiliki peluang untuk kembali mendatangkan Megawati ke Red Sparks. Kesempatan tersebut terbuka seiring diberlakukannya regulasi baru oleh KOVO.

Megawati Hangestri, Vanja Bukilic dan Giovanna Milana saat berseragam Red Sparks.
Megawati Hangestri, Vanja Bukilic dan Giovanna Milana saat berseragam Red Sparks.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews / Instagram/gia_day / KOVO

Nama Megawati kembali menjadi perbincangan di Korea Selatan menjelang draft kuota Asia Liga Voli Korea musim 2026/2027.

Aturan terbaru dari KOVO memungkinkan klub merekrut pemain Asia tanpa harus melalui proses draft seperti sebelumnya. Kebijakan ini membuat klub-klub mulai bergerak lebih cepat untuk memburu pemain-pemain terbaik dari kawasan Asia.

Media Korea juga menyoroti Megawati sebagai salah satu kandidat kuat pemain kuota Asia untuk musim mendatang. Yonhap menuliskan, "Sementara klub-klub sibuk mencari pemain kuota Asia besar untuk musim depan, klub-klub wanita menjadi semakin sibuk. Yang paling menarik perhatian di divisi putri adalah tim mana yang akan dinaiki Megawati Pertiwi."

Performa Megawati selama membela Red Sparks sebelumnya memang sangat mengesankan. Pada musim 2023/2024 ia menempati peringkat ketujuh dalam daftar pencetak poin dengan total 736 poin.

Sementara pada musim 2024/2025, performanya meningkat dengan menempati posisi ketiga setelah mencetak 802 poin, sekaligus menjadi yang terbaik dalam kategori serangan dengan tingkat keberhasilan mencapai 48,06 persen.

Catatan statistik yang impresif tersebut membuat sejumlah klub kembali tertarik untuk merekrutnya, termasuk mantan timnya, Red Sparks. Bahkan beberapa klub yang berbasis di Seoul dikabarkan aktif mendekati pemain yang dijuluki “Megatron” itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KOVO juga disebut memberikan perhatian khusus kepada Megawati, mengingat kontribusinya yang besar dalam meningkatkan popularitas V-League di kawasan Asia Tenggara, terutama di Indonesia.

Meski saat ini Megawati Hangestri tengah fokus bermain di liga domestik, namanya tetap dianggap sebagai salah satu pemain asing paling berpengaruh yang pernah tampil di V-League. (ind)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Daftar 10 Pencetak Gol Termuda Piala Dunia: Tak Ada Ronaldo, Wonderkid Muslim Kangkangi Lionel Messi

Daftar 10 Pencetak Gol Termuda Piala Dunia: Tak Ada Ronaldo, Wonderkid Muslim Kangkangi Lionel Messi

Lamine Yamal menunjukkan dirinya salah satu talenta paling istimewa di Piala Dunia 2026. Bintang muda Timnas Spanyol itu sukses menorehkan catatan bersejarah.
Dilimpahkan ke Kejari Jaksel, Roy Suryo: Terus Semangat, Merdeka!

Dilimpahkan ke Kejari Jaksel, Roy Suryo: Terus Semangat, Merdeka!

Tersangka Roy Suryo dan Dokter Tifa, dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, pada Senin (22/6/2026), terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Jokowi.
Rupiah Melemah ke Rp17.817 per Dolar AS, Ini Pemicunya

Rupiah Melemah ke Rp17.817 per Dolar AS, Ini Pemicunya

Rupiah melemah ke Rp17.817 per dolar AS dipicu proteksionisme dagang AS dan rentannya perdamaian Timur Tengah.
Ruben Onsu Kesal Dibuntuti Giorgio Antonio: Anda Sudah Merusak Momen Saya Bersama Anak

Ruben Onsu Kesal Dibuntuti Giorgio Antonio: Anda Sudah Merusak Momen Saya Bersama Anak

Ruben Onsu kesal dibuntuti Giorgio Antonio saat bersama anak, kekasih Sarwendah itu disebut merusak momen dan terlalu jauh ikut campur soal anak-anaknya.
IHSG Dibuka Menguat 30 Poin pada Perdagangan 22 Juni 2026, Wall Street Rebound dan Bursa Asia Anjlok Imbas Geopolitik Timur Tengah

IHSG Dibuka Menguat 30 Poin pada Perdagangan 22 Juni 2026, Wall Street Rebound dan Bursa Asia Anjlok Imbas Geopolitik Timur Tengah

Pada pembukaan perdagangan Senin, 22 Juni 2026, IHSG menguat 30 poin atau 0,50 persen di level 6.207. 
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dibawa ke Rutan Polda Metro Pagi ini, Persiapan Pelimpahan Tahap 2 ke Kejari Jaksel

Roy Suryo dan Dokter Tifa Dibawa ke Rutan Polda Metro Pagi ini, Persiapan Pelimpahan Tahap 2 ke Kejari Jaksel

Polda Metro Jaya akan melimpahkan tersangka Roy Suryo dan Dr. Tifa, beserta barang bukti terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).

Trending

Terungkap, Penyebab Utama Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipindah ke Rutan Polda Metro

Terungkap, Penyebab Utama Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipindah ke Rutan Polda Metro

Ihwal kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden ke-7, Jokowi, masih menjadi perhatian publik. Terutama terkaiat perkembangan soal nasib Roy Suryo & dokter Tifa
Detik-detik Belasan Oknum TNI-Polri Terjaring Razia di Tempat Hiburan Malam di Surabaya

Detik-detik Belasan Oknum TNI-Polri Terjaring Razia di Tempat Hiburan Malam di Surabaya

Baru-baru ini beredar terkait kabar detik-detik 14 oknum TNI-Polri terjaring razia atau Operasi Penegakan Ketertiban (Opsgaktib)  di THM, Surabaya, pada Sabtu
Korban Dugaan Perselingkuhan Lapor ke Mabes Polri dan DPR RI

Korban Dugaan Perselingkuhan Lapor ke Mabes Polri dan DPR RI

Muhamad Alan yang mengaku menjadi korban dari dugaan perkara perselingkuhan seorang pejabat daerah memilih melaporkan peristiwa tersebut ke Mabes Polri.
Dokter Tifa Ajukan Praperadilan ke Mahkamah Agung, Ramdansyah: Penangkapan Excessive Power

Dokter Tifa Ajukan Praperadilan ke Mahkamah Agung, Ramdansyah: Penangkapan Excessive Power

Usai ditetapkan tersangka dan ditangkap Podal Metro Jaya dalam kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden Jokowi. Kini pihak Dokter Tifa mengajukan praperadilan
Bus TransJakarta Tabrak Pembatas Jalan di Depan Halte Cikoko, Jalan Sempat Macet Cukup Panjang

Bus TransJakarta Tabrak Pembatas Jalan di Depan Halte Cikoko, Jalan Sempat Macet Cukup Panjang

Dari video yang beredar di media sosial tampak bus Transjakarta mengalami kerusakan cukup parah, terutama bagian samping kiri mobil hancur. 
Ayah Wapres Gibran Ultah ke 65, Grace Natalie Temui Jokowi di Solo: Semoga Terus Diberikan Kesehatan

Ayah Wapres Gibran Ultah ke 65, Grace Natalie Temui Jokowi di Solo: Semoga Terus Diberikan Kesehatan

Ayah Wapres Gibran, yang juga mantan Presiden ke-7 Jokowi berulang thaun (ultah) ke 65, pada Minggu (21/6). Kemudian dari pantauan awak media, sejumlah politisi
Mencoba "Surat Sakti" Ala Askar

Mencoba "Surat Sakti" Ala Askar

Namanya, Brigadir Jenderal Yahya Mussa’id Azzahroni. Dia adalah pemimpin tertinggi askar Masjidil Haram. Brigjen Yahya ini berperawakan seperti kebanyakan orang Arab lainnya: hidung mancung, berjenggot tipis, dan sedikit beruban.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT