GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dipecat Red Sparks, Wipawee Srithong Tampil Gemilang di Final Four Liga Voli Thailand 2026

Wipawee Srithong mampu tampil gemilang di final four Liga Voli Thailand 2026 usai dipecat oleh Red Sparks beberapa waktu lalu.
Selasa, 24 Maret 2026 - 18:02 WIB
Wipawee Srithong saat membela Supreme Tipaya Chonburi-E.Tech di final four Liga Voli Thailand 2026.
Sumber :
  • Instagram.com/@supreme.vc

Jakarta, tvOnenews.com - Wipawee Srithong mampu tampil gemilang di final four Liga Voli Thailand 2026 usai dipecat oleh Red Sparks beberapa waktu lalu.

Sebagaimana diketahui Wipawee Srithong sebelumnya bergabung dengan Red Sparks di Liga Voli Korea 2025-2026. Namun ia tak pernah tampil untuk mantan tim Megawati Hangestri tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasalnya Wipawee Srithong harus menjalani masa pemulihan hingga terpaksa absen panjang pasca mengalami cedera ACL dan menjalani operasi saat masih membela Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2024-2025.

Saat itu pemain yang berposisi sebagai outside hitter tersebut mengalami cedera karena salah tumpuan saat mendarat pada set ketiga pada pertandingan antara Hyundai Hillstate vs Red Sparks di putaran kelima  V-League musim lalu pada 7 Februari 2025.

Meski cedera, namun Wipawee tetap direkrut oleh Ko Hee-jin. Namun sayangnya ia belum bisa turun ke lapangan alias tampil bersama Red Sparks.

Hal ini pun membuat Red Sparks akhirnya memutuskan mengakhiri kontraknya pada 8 Desember 2025 lalu.

Setelah kurang lebih 2 bulan kontraknya berakhir bersama Red Sparks, Wipawee Srithong memutuskan pulang kampung dan membela Supreme Tipaya Chonburi-E.Tech di final four Liga Voli Thailand 2026.

Wipawee pun terbilang mampu tampil gemilang bersama Supreme VC. Ia tercatat berhasil membawa tim lamanya berada di papan atas klasemen final four.

Melansir dari media sosial PBVSI-nya Thailand, Supreme VC berada di peringkat kedua dengan 6 poin usai meraih dua kemenangan dan satu kekalahan dalam tiga laga yang mereka lakoni di babak empat besar.

Wipawee Srithong dan kawan-kawan hanya menelan satu kekalahan dari Nakhon Ratchasima dengan skor 1-3 (10-25, 16-25, 25-22, 19-25). Sementara dua laga lainnya menang 3-1 dari Chonburi dan Khon Kaen Star.

Sementara itu, Nakhon Ratchasima menjadi tim voli putri yang menduduki posisi pertama klasemen final four. Mereka mampu mengemas 9 poin dari tiga kemenangan alias tanpa kekalahan.

Berikut rekap hasil sektor putri final four Liga Voli Thailand 2026:

Harudot Chonburi Rajamangala University VC vs Nakhon Ratchasima Qmin C VC: 1-3 (25–19, 16–25, 19–25, 22–25)

Supreme Thipaya Chonburi–E.Tech vs Harudot Chonburi Rajamangala University VC: 3-1  (25–12, 25–20, 23–25, 25–17)

Nakhon Ratchasima Qmin C VC vs Khon Kaen Star : 3-0 (25–19, 25–13, 25–20)

Khon Kaen Star vs Harudot Chonburi Rajamangala University VC: 1-3 (19–25, 26–24, 24–26, 18–25)

Nakhon Ratchasima Qmin C VC vs Supreme Thipaya Chonburi–E.Tech: 3-1 (25–10, 25–16, 22–25, 25–19)

Supreme Thipaya Chonburi–E.Tech vs Khon Kaen Star: 3-1 (25–16, 17–25, 25–14, 25–20).

Berikut klasemen sektor putri final four Liga Voli Thailand 2026:

1. Nakhon Ratchasima Qmin C VC (3x main, 3x menang, 0 kalah, 9 poin, Rasio Set 4.500, Rasio Poin 1.3039)

2. Supreme Thipaya Chonburi–E.Tech (3x main, 2x menang, 1x kalah, 6 poin, Rasio Set 1.400, Rasio Poin 1.0569)

3. Harudot Chonburi (3x main, 1x menang, 2x kalah, 3 poin, Rasio Set 0.714, Rasio Poin 0.9176)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

4. Khon Kaen Star (3x main, 0 menang, 3x kalah, 0 poin, Rasio Set 0.222, Rasio Poin 0.8015).

(nad)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Cegah Konflik Kepentingan, Ketua KPK Wanti-wanti Kepala Daerah Soal Dana Hibah ke Instansi Vertikal

Cegah Konflik Kepentingan, Ketua KPK Wanti-wanti Kepala Daerah Soal Dana Hibah ke Instansi Vertikal

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, secara tegas mengingatkan para kepala daerah untuk tidak menyalahgunakan anggaran daerah dengan memberikan THR atau dana hibah kepada instansi vertikal. 
Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Gubernur Malut Sherly Tjoanda tarik nafas panjang setelah melihat anak-anak usia sekolah yang tak pandai berhitung matematika di Desa Gulapapo, Halmahera Timur.
Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah berkurban satu kambing diniatkan untuk satu keluarga? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat berikut ini.
TRENDING: Pengakuan Mengejutkan Santriwati Ponpes Pati, Gerak-gerik Janggal Kiai Ashari, Kesaksian Korban Soal Modus Terapi Batin

TRENDING: Pengakuan Mengejutkan Santriwati Ponpes Pati, Gerak-gerik Janggal Kiai Ashari, Kesaksian Korban Soal Modus Terapi Batin

Kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan Kiai Ashari alias AS di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terus menjadi sorotan publik. Berikut rangkuman lengkapnya.
Perekaman e-KTP Tertinggi Nasional, Jakarta Barat Diganjar Penghargaan Kemendagri

Perekaman e-KTP Tertinggi Nasional, Jakarta Barat Diganjar Penghargaan Kemendagri

Prestasi membanggakan diraih oleh Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Barat. 

Trending

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah berkurban satu kambing diniatkan untuk satu keluarga? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat berikut ini.
Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu dalam skala besar berhasil digagalkan oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jambi. 
Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Gubernur Malut Sherly Tjoanda tarik nafas panjang setelah melihat anak-anak usia sekolah yang tak pandai berhitung matematika di Desa Gulapapo, Halmahera Timur.
TRENDING: Pengakuan Mengejutkan Santriwati Ponpes Pati, Gerak-gerik Janggal Kiai Ashari, Kesaksian Korban Soal Modus Terapi Batin

TRENDING: Pengakuan Mengejutkan Santriwati Ponpes Pati, Gerak-gerik Janggal Kiai Ashari, Kesaksian Korban Soal Modus Terapi Batin

Kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan Kiai Ashari alias AS di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terus menjadi sorotan publik. Berikut rangkuman lengkapnya.
Perekaman e-KTP Tertinggi Nasional, Jakarta Barat Diganjar Penghargaan Kemendagri

Perekaman e-KTP Tertinggi Nasional, Jakarta Barat Diganjar Penghargaan Kemendagri

Prestasi membanggakan diraih oleh Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Barat. 
Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT