News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Megawati Hangestri? Tim yang Coret Eks Kapten Red Sparks Ini Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

IBK Altos menjadi tim Liga Voli Korea pertama yang secara resmi mengumumkan pemain Kuota Asia mereka untuk gelaran V League musim depan.
Rabu, 15 April 2026 - 17:48 WIB
Megawati Hangestri saat di Red Sparks
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.com - IBK Altos menjadi tim Liga Voli Korea pertama yang mengumumkan pemain Kuota Asia mereka untuk gelaran V League musim depan.

Pasalnya, IBK Altos baru saja mengumumkan jika mereka secara resmi mendatangkan pevoli asal Jepang, Miwako Osanai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di IBK Altos, Miwako Osanai mengisi slot pemain kouta Asia yang ditinggalkan outside hitter asal Australia, Alyssa Kinkela.

IBK Altos Umumkan Pemain Kuota Asia Baru
IBK Altos Umumkan Pemain Kuota Asia Baru
Sumber :
  • Tangkapan Layar @ibk__altos

IBK Altos memutuskan untuk tak memperpanjang kontrak Kinkela yang tidak dapat menyelesaikan Liga Voli Korea musim ini karena cedera.

Miwako Osanai sendiri merupakan pevoli berusia 28 tahun yang juga berposisi sebagai outside hitter.

Melansir dari laman Yonhap News, Osanai juga pernah menjadi bagian dari Timnas Voli Putri Jepang.

Osanai disebut memiliki kemampuan menyerang yang sudah terbukti di Liga Voli Jepang.

Pada gelaran SV League Jepang musim ini, Osanai yang membela Astemo Rivale Ibaraki bertengger di peringkat ke-8 daftar top skor dan peringkat pertama di antara pemain lokal.

Terkait keputusan itu, salah satu petinggi IBK Altos mengatakan jika Osanai diharapkan menjadi pemain yang akan menambah stabilitas tim.

"Osanai adalah pemain yang akan menambah stabilitas tim tidak hanya dalam serangan tetapi juga dalam pertahanan. Dia akan menjadi sumber daya yang akan secara dramatis meningkatkan kekuatan tim secara keseluruhan melalui harmoni dengan pemain yang ada," ungkap petinggi tim IBK Altos.

"Kami berharap perekrutan ini akan mendiversifikasi opsi ofensif kami dan menstabilkan penerimaan kami." tambahnya.

Megawati Hangestri saat di Red Sparks
Megawati Hangestri saat di Red Sparks
Sumber :
  • KOVO

Pengumuman inipun membuat peluang Megawati Hangestri untuk gabung gagal menjadi kenyataan.

Sebelum bergabungnya Osanai, IBK Altos sempat dikabarkan akan mendatangkan kapten Red Sparks yang kini berstatus free agent, Yeum Hye-seon dan Megawati Hangestri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat itu, ramai isu jika perekrutan Yeum Hye-seon akan akan satu paket dengan Megawati Hangestri.

Hal itu karena Megawati Hangestri disebut-sebut ingin comeback ke V legue dan bermain bersama Yeum Hye-seon lagi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Juicy Luicy Viral Kena Geruduk Warganet usai Batalkan Manggung di Batam Gegara Over Bagasi, Akun Uan Sampai Hilang

Juicy Luicy Viral Kena Geruduk Warganet usai Batalkan Manggung di Batam Gegara Over Bagasi, Akun Uan Sampai Hilang

Nama Juicy Luicy tengah viral dan ramai diperbincangkan di media sosial, setelah grup musik asal Bandung tersebut dikabarkan batal tampil di festival di Batam.
Perpres 79/2026 Ubah Tata Kelola Tambang Timah, PT Timah Buka Suara soal Poin Krusial

Perpres 79/2026 Ubah Tata Kelola Tambang Timah, PT Timah Buka Suara soal Poin Krusial

PT Timah menyambut baik Perpres 79/2026 yang menjadi landasan baru tata kelola pertambangan timah di Bangka Belitung, mencakup biaya produksi, asal-usul material, dan sinergi lintas sektor.
Purbaya Ungkap Dana Rekening Gratis Rp50 Ribu untuk Warga 17 Tahun Berasal dari APBN

Purbaya Ungkap Dana Rekening Gratis Rp50 Ribu untuk Warga 17 Tahun Berasal dari APBN

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memastikan saldo awal Rp50 ribu untuk rekening warga usia 17 tahun berasal dari APBN dan diambil dari cadangan belanja.
ISPA di Pandeglang Tembus 2.107 Kasus, Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Sorotan

ISPA di Pandeglang Tembus 2.107 Kasus, Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Sorotan

Dinkes Pandeglang mencatat 2.107 kasus ISPA setelah abu vulkanik Gunung Anak Krakatau menyebar. Anak-anak menjadi kelompok paling banyak terdampak.
Kejagung Periksa Pihak Perbankan Hingga Ahli Usut Kasus TPPU Febrie Adriansyah

Kejagung Periksa Pihak Perbankan Hingga Ahli Usut Kasus TPPU Febrie Adriansyah

Kejagung menegaskan proses pemeriksaan saksi dilakukan berdasarkan ketentuan hukum acara yang berlaku dan merupakan bagian dari upaya penyidik untuk memperoleh alat bukti, memperjelas konstruksi perkara, serta melakukan penelusuran aset.
Lepas Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026, Tekankan Prestasi Harus Menjadi Target Utama Para Atlet

Lepas Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026, Tekankan Prestasi Harus Menjadi Target Utama Para Atlet

Kontingen Indonesia untuk Asian games 2026 Aichi-Nagoya secara resmi dilepas oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Trending

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jauh sebelum kematiannya karena bunuh diri, ternyata jejak digital Fajar Sahrudin pada Juni 2025 menunjukkan bahwa dirinya pernah berniat lakukan hal serupa.
Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Pesan terakhir Fajar Sahrudin untuk sang kakak menjadi sorotan setelah dirinya ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Pesan itu.
Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Media sosial dihebohkan dengan kabar meninggalnya, seorang pria bernama Fajar Sahrudin. Sosok yang dikenal dermawan dan suka berdonasi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT