2 Tahun Lalu, 4 Eks Rekan Tim Jauh-jauh Datang ke Indonesia 'Bujuk' Megawati Hangestri, Kini Megatron Malah Pilih Hyundai Hillstate
- instagram red sparks
tvOnenews.com - Dua tahun lalu, nama Megawati Hangestri Pertiwi menjadi salah satu alasan utama mengapa kedatangan klub voli Korea Selatan, Daejeon JungKwanJang Red Sparks, ke Indonesia mendapat sambutan luar biasa.
Pada April 2024, Megawati masih menjadi bagian dari Red Sparks. Bersama sejumlah rekan setimnya, ia ikut dalam tur ke Indonesia untuk menghadapi Indonesia All Star di Indonesia Arena, Jakarta.
Momen tersebut kini terasa semakin menarik jika melihat perjalanan Megawati pada 2026.
Setelah sempat meninggalkan Korea Selatan dan kembali berkompetisi di Indonesia, Megatron akhirnya benar-benar kembali ke V-League. Namun, bukan Red Sparks yang menjadi rumah barunya.
Megawati justru memilih tantangan baru bersama Suwon Hyundai E&C Hillstate untuk musim 2026/2027.
Kisahnya menjadi menarik karena jauh sebelum kepindahan tersebut terjadi, beberapa eks rekan Megawati di Red Sparks sudah lebih dulu datang ke Indonesia. Salah satunya bahkan kembali menyambangi Indonesia pada 2026 untuk bertemu langsung dengan Megawati.
Pada April 2024, Red Sparks menjalani tur ke Indonesia selama lima hari empat malam. Klub asal Korea Selatan itu dijadwalkan menghadapi Indonesia All Star dalam laga bertajuk Fun Volleyball di Indonesia Arena pada 20 April 2024.
Kedatangan Red Sparks saat itu bukan sekadar pertandingan persahabatan. Antusiasme publik Indonesia sangat tinggi karena klub tersebut membawa Megawati Hangestri yang ketika itu tengah menjalani musim pertamanya di Liga Voli Korea.
Kementerian Pemuda dan Olahraga bahkan menilai kehadiran Red Sparks sebagai momentum untuk meningkatkan gairah industri bola voli di Indonesia. Popularitas klub itu di Tanah Air ikut terdongkrak berkat keberadaan Megawati di dalam skuad.
Dalam rombongan tersebut terdapat sejumlah sosok yang kemudian menjadi bagian penting dalam perjalanan Megawati di Korea, termasuk Yeum Hye-seon, Park Hye-min, dan Park Eun-jin.
Keempatnya menjadi bagian dari perwakilan pemain Red Sparks yang diterima Menpora Dito Ariotedjo di Kemenpora pada 17 April 2024.
Bagi Megawati, kunjungan tersebut juga menjadi semacam reuni dengan Tanah Air setelah menjalani kehidupan sebagai pemain profesional di Korea.
Kedekatan Megawati dengan para pemain Red Sparks terlihat jelas selama tur tersebut. Mereka bukan sekadar rekan satu klub, tetapi menjadi orang-orang yang ikut membantu Megawati beradaptasi dengan lingkungan baru di Korea.
Park Eun-jin, misalnya, mengaku sempat salah menilai karakter Megawati ketika pertama kali bertemu.
"Saya bertemu Mega lebih lambat dari pemain lain, dan pertama kali saat ketemu Mega, saya pikir dia orang introvert gitu, tapi ternyata dia orang ekstrovert dan saya bisa jadi lebih akrab," kata Park Eun-jin dikutip dari kanal YouTube Liputan6.
Yeum Hye-seon juga memiliki kesan tersendiri terhadap Megawati.
"Pertama kali saya ketemu sama Mega, dia senyum terus, jadi saya pikir 'kenapa kok dia senyum terus?' gitu. Ternyata dia orang yang selalu tenang dan kadang-kadang kayak bocil, dan dia suka bercanda," terang Yeum Hye-seon.
Sementara Park Hye-min mengungkapkan bahwa komunikasi dengan Megawati menjadi semakin mudah karena pemain Indonesia tersebut mulai memahami bahasa Korea.
"Dia orang yang suka bercanda dan dia kadang-kadang bisa paham bahasa Korea juga jadi saya bisa komunikasi sama Mega," ucap Park Hye-min.
Kedekatan tersebut kemudian menjadi salah satu warna dalam perjalanan dua musim Megawati bersama Red Sparks.
Istilah “membujuk Megawati kembali ke Korea” menjadi menarik karena pada akhirnya memang ada momen ketika eks rekan setim Megawati datang ke Indonesia dan masa depan sang pemain kembali dikaitkan dengan V-League.
Namun, penting dicatat bahwa kedatangan empat pemain Red Sparks pada 2024 bukanlah kunjungan yang secara resmi disebut sebagai misi untuk membujuk Megawati.
Saat itu mereka datang sebagai bagian dari rombongan klub untuk menjalani pertandingan melawan Indonesia All Star.
Yeum Hye-seon, setter yang selama dua musim menjadi salah satu tandem terpenting Megawati di Red Sparks, kembali datang ke Indonesia.
Kali ini tujuannya lebih personal: menyaksikan langsung Megawati yang sedang memperkuat Jakarta Pertamina Enduro di Proliga.
Menurut Yonhap, Hye-seon dan Megawati akhirnya kembali bertemu setelah lebih dari setahun berpisah. Hye-seon datang ke Surabaya untuk menyaksikan pertandingan Megawati sekaligus mengikuti agenda fan meeting di Indonesia.
Hubungan keduanya memang sudah sangat dekat. Yonhap menyebut Hye-seon dan Megawati telah bermain bersama selama dua tahun di JungKwanJang dan memiliki kedekatan seperti saudara.
Bahkan sebelum kunjungan tersebut, Hye-seon pernah menyampaikan keinginannya untuk kembali bermain bersama Megawati.
“Aku 100 persen mau bermain dengan Megawati Hangestri, aku ingin melakukannya kembali,” jawab Yeum Hye-seon ketika ditanya mengenai kemungkinan kembali bekerja sama dengan Megawati, dikutip dari YouTube Negawassup.
Tak heran jika kedatangan Hye-seon ke Indonesia kemudian memunculkan spekulasi di kalangan penggemar bahwa sang kapten sedang mencoba mengajak Megawati kembali ke Korea.
Spekulasi tersebut sebenarnya cukup beralasan.
Megawati sebelumnya menjalani dua musim bersama Red Sparks, yakni 2023/2024 dan 2024/2025. Pada musim keduanya, performa Megatron semakin menonjol.
Menurut Yonhap, Megawati mencatat 802 poin pada musim reguler 2024/2025 dan menjadi pemimpin dalam kategori serangan dengan persentase keberhasilan 48,1 persen. Ia juga membantu Red Sparks menembus Championship Final.
Red Sparks bahkan mencatat rentetan kemenangan panjang pada musim tersebut. Salah satu contohnya terjadi pada Januari 2025 ketika Megawati ikut membawa tim meraih 13 kemenangan beruntun di V-League.
Performa seperti itu membuat kemungkinan reuni dengan Red Sparks menjadi bahan pembicaraan ketika Megawati mulai dikaitkan dengan kepulangan ke Korea.
Kedekatan dengan Hye-seon semakin memperkuat dugaan tersebut. Apalagi, Hye-seon secara terbuka memang memiliki keinginan untuk kembali satu tim dengan Megawati.
Namun, akhirnya jalan cerita justru berbeda.
Pada 11 Mei 2026, teka-teki mengenai klub baru Megawati akhirnya terjawab.
Hyundai Hillstate secara resmi mengumumkan Megawati sebagai pemain mereka untuk musim 2026/2027. Dengan demikian, Megatron kembali ke Liga Voli Korea, tetapi kali ini membela klub yang merupakan rival Red Sparks.
Keputusan tersebut sekaligus menciptakan situasi baru. Jika sebelumnya Yeum Hye-seon dan Megawati berdiri di sisi yang sama, kini keduanya berpotensi berhadapan sebagai pemain dari klub berbeda.
Perubahan klub Megawati membuat hubungan dengan eks rekan-rekannya di Red Sparks memasuki babak berbeda.
Yeum Hye-seon dan kawan-kawan, yang sebelumnya menjadi pengumpan bagi serangan-serangan Megawati, kini berada di kubu Red Sparks.
Keduanya tidak lagi bekerja sama untuk mengejar kemenangan yang sama.
Dari teman satu tim menjadi rival, perjalanan Megawati di V-League 2026/2027 pun dipastikan memiliki cerita yang jauh lebih menarik.
(tsy)
Load more