Sudah Tak Asing di Insan Olahraga Jabar, Dwi Jati Utomo Jadi Magnet KONI Jawa Barat 2026-2030
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Nama Mayjen TNI (Purn) Dwi Jati Utomo mulai mencuat dalam dinamika olahraga Jawa Barat menjelang berakhirnya masa kepengurusan KONI Jawa Barat periode 2026.
Mantan KASDAM III/Siliwangi tersebut kini menjadi salah satu figur yang diperhitungkan untuk memimpin KONI Jawa Barat periode 2026-2030.
Dwi Jati bukan sosok asing bagi insan olahraga Jawa Barat karena memiliki pengalaman dalam pembinaan sejumlah cabang olahraga.
Pria kelahiran Purwakarta, 8 Mei 1965, itu sebelumnya dipercaya menangani Hockey Jawa Barat hingga membawa cabang tersebut berkembang menjadi salah satu kekuatan olahraga hockey nasional.
Pengalaman tersebut kemudian menjadi modal ketika Dwi Jati kembali dipercaya memimpin Wushu Jawa Barat. Ia membawa pendekatan yang sama dengan menitikberatkan pada kerja kolektif, kedisiplinan, kebersamaan, serta orientasi terhadap peningkatan prestasi atlet.
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Dwi Jati menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh mematikan semangat kompetisi. Ia pun memastikan pertandingan Wushu dalam Porprov XV Jawa Barat tetap harus berlangsung dengan menjunjung tinggi sportivitas.
“Tekadnya saat Porprov 15 Jabar, meski di tengah efisiensi anggaran, pertandingan wushu, wajib berlangsung penuh motivasi dan fair play menuju cita-cita Quatrik Jawa Barat pada PON 22 tahun 2028,” ujar Dwi.
Target mempertahankan tradisi juara atau quatrik pada PON XXII 2028 menjadi salah satu agenda besar yang ingin terus dibangun. Karena itu, Dwi Jati saat ini memilih lebih dahulu berkonsentrasi terhadap persiapan Porprov Jawa Barat 2026.
Meski demikian, dukungan terhadap dirinya untuk maju sebagai bakal calon Ketua Umum KONI Jawa Barat periode 2026-2030 terus bermunculan. Setelah mempertimbangkan berbagai hal, jenderal bintang dua tersebut akhirnya menyatakan kesediaannya untuk ikut dalam proses pencalonan.
“Cukup berat menerima kepercayaan tersebut. Namun setelah melalui berbagai pertimbangan, jenderal bintang dua itu akhirnya menyatakan kesediaannya untuk maju sebagai bakal calon Ketua Umum KONI Jawa Barat periode 2026-2030,” tegas Dwi Jati di Bandung, Kamis (10/9/2026).
Dwi Jati menyadari pencalonan tersebut tidak bisa dilakukan hanya dengan mengandalkan dukungan sejumlah cabang olahraga. Ia menilai komunikasi dengan KONI kabupaten/kota, KONI Pusat, cabang olahraga, badan fungsional, serta unsur eksekutif dan legislatif menjadi bagian penting dalam proses tersebut.
Load more