GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Perpanjang Rekor Buruk di Japan Open 2024, Rehan/Lisa Diminta ‘Cerai’ Badminton Lovers

Ganda campuran Indonesia, Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati diminta ‘cerai’ oleh Badminton Lovers usai perpanjang rekor buruk di Japan Open 2024.
Kamis, 22 Agustus 2024 - 15:48 WIB
ganda campuran Indonesia, Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati
Sumber :
  • PBSI

Jakarta, tvOnenews.com – Pasangan ganda campuran Indonesia, Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati diminta ‘cerai’ oleh Badminton Lovers usai perpanjang rekor buruk di Japan Open 2024.

Rehan/Lisa dipaksa menelan pil pahit setelah kalah di babak kedua turnamen bulu tangkis Japan Open 2024 pada Kamis (22/8/2024) siang WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rehan/Lisa bersua dengan Tang Chun Man/Tse Ying Suet selaku unggulan keenam asal Hong Kong di partai 16 besar ajang BWF Super 750 ini.

tvonenews

Namun meski sempat menang di gim pertama, akan tetapi sayangnya wakil ganda campuran Tanah Air itu tumbang dari anak asuh Flandy Limpele.

Pasangan Pelatnas PBSI itu keok lewat tiga gim dengan skor 21-17, 10-21, dan 12-21 dari Tang/Tse pada laga yang berlangsung di Yokohama.

Kekalahan ini pun membuat Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati memperpanjang rekor buruk mereka saat berhadapan dengan Tang/Tse.

Tercatat, pasangan berjuluk ReLis itu tak pernah menang dari ganda campuran Hong Kong tersebut selama tujuh pertemuan mereka alias dengan 0-7 berdasarkan head-to-head.

Sejak Juli 2023, Rehan/Lisa kalah saat berhadapan dengan Tang Chun Man/Tse Ying Suet di ajang Japan Open 2023, lalu Australian Open 2023.

Kemudian China Open 2023, Hong Kong Open 2023, Hylo Open 2023, All England 2024 dan terakhir ialah Japan Open 2024.

Selain itu, sejak menjadi semifinalis di German Open 2024, pencapaian terbaik ReLis ialah hanya mencapai babak perempat final.

Yakni terakhir kali di ajang Malaysia Masters 2024 pada 21-26 Mei kemarin, dan setelah itu selalu tersingkir di babak pertama dan kedua.

Perpanjang rekor buruk serta kesulitan meraih kemenangan tentu membuat Badminton Lovers merasa kecewa.

Bahkan para penggemar meminta PBSI untuk memisahkan Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati sebagai pasangan ganda campuran.

Hal ini diketahui dari sejumlah komentar para penggemar di akun X (twitter) pasca kekalahan Rehan/Lisa atas Tang/Tse.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ada baiknya beliau berdua ini dipecah, carikan partner ganti. Siapa tau jadi gacor kayak MD (ganda putra),” tulis salah satu Badminton Lovers.

“Kocok ulang semua, coba-coba semua kemungkinan pasangan, gak usah sayang ranking. Olimpiade masih jauh” tambah penggemar lainnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kiai Ashari jadi Tersangka Dijerat Pasal Berlapis atas Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Ponpes Ndolo Kusumo

Kiai Ashari jadi Tersangka Dijerat Pasal Berlapis atas Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Ponpes Ndolo Kusumo

Viral kasus dugaan pelecehan seksual di pondok pesantren Ndolo Kusumo, Pati, Jawa Tengah. Nama Kiai Ashari pun langsung menjadk menjadi sorotan kareena karena telah ditetapkan sebagai tersangka
Sidang Pembuktian Selesai, Nadiem Makarim Akan Hadapi Tuntutan pada 13 Mei

Sidang Pembuktian Selesai, Nadiem Makarim Akan Hadapi Tuntutan pada 13 Mei

Sidang pembuktian kasus dugaan korupsi Chromebook yang menyeret Nadiem Anwar Makarim sebagai terdakwa dinyatakan sudah selesai sehingga jaksa penuntut umum diberikan kesempatan untuk mengajukan tuntutan yang akan digelar  di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (13/5).
Dedi Mulyadi Tak Main-main, Tegas Larang Izin Pembangunan Tempat Wisata dan Perumahan di Kawasan Hutan Jabar

Dedi Mulyadi Tak Main-main, Tegas Larang Izin Pembangunan Tempat Wisata dan Perumahan di Kawasan Hutan Jabar

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengambil langkah radikal untuk melindungi wilayahnya dari ancaman bencana banjir dan tanah longsor. 
Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Pak Di, nama samaran, yang telah bekerja 10 tahun lebih di Ponpes Ndholo Kusumo sebetulnya telah lama curiga terhadap gelagat Kiai Ashari terhadap santriwati.
Viral, Detik-detik Rekaman CCTV Dugaan Penganiayaan Perempuan saat Akan Bersaksi di Persidangan

Viral, Detik-detik Rekaman CCTV Dugaan Penganiayaan Perempuan saat Akan Bersaksi di Persidangan

Viral di media sosial video dugaan persekusi terhadap seorang perempuan.
Polda Jambi Dapati Vape Kandungan Etomidate Merk Yakuza dari aringan Narkoba Lintas Provinsi

Polda Jambi Dapati Vape Kandungan Etomidate Merk Yakuza dari aringan Narkoba Lintas Provinsi

Empat orang pelaku jaringan peredaran narkoba antarprovinsi yakni Pekanbaru-Sumatera Selatan (Sumsel) diringkus Polda Jambi.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

Modus pesan oknum Kiai, Ashari pengasuh ponpes di Pati saat tengah malam. Doktrin diberikan tersangka kasus dugaan pencabulan untuk melancarkan aksi bejatnya
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Gubernur Malut Sherly Tjoanda tarik nafas panjang setelah melihat anak-anak usia sekolah yang tak pandai berhitung matematika di Desa Gulapapo, Halmahera Timur.
Persib Libas Persija, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Tegas untuk Bobotoh: Jangan Jumawa

Persib Libas Persija, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Tegas untuk Bobotoh: Jangan Jumawa

Insiden gesekan antarmassa yang pecah di Purwakarta dan aksi pelemparan benda keras di Karawang pasca-kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta memicu reaksi keras dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. 
Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Pak Di, saksi yang lebih dari 10 tahun bekerja dengan Kiai Ashari menceritakan awal mula didirikannya Ponpes Ndholo Kusumo Pati sebelum ramai kasus pencabulan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT