PBSI Minta Maaf Usai Kegagalan di Thomas Cup 2026: Jangan Salahkan Atlet, Kami Tanggung Jawab!
- tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama
Lebih lanjut, Taufik mengatakan para pemain sebenarnya telah menunjukkan perjuangan maksimal di lapangan. Sebagai mantan atlet, ia memahami bahwa hasil pertandingan terkadang tidak berjalan sesuai harapan meski persiapan sudah dilakukan dengan baik.
Ia pun meminta masyarakat agar tidak langsung menyudutkan para pemain atas hasil minor tersebut. Sebab menurutnya, atlet adalah pihak yang paling merasakan tekanan ketika bertanding membawa nama bangsa.
"Saya juga punya pengalaman jadi atlet, bahwa semua atlet sudah berjuang di lapangan. Tapi kita bisa nilai dari sisi apa. Kadang di lapangan hasilnya tidak sesuai harapan," kata Taufik.
- tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama
Taufik kembali menegaskan bahwa pengurus PBSI siap menerima kritik atas hasil di Thomas Cup 2026. Ia menilai proses pembinaan dan pencapaian gelar juara tidak bisa diraih secara instan,
"Kami menyadari. Kalau mau menyalahkan jangan salahkan atlet. Salahkan kami sebagai pengurus seperti apa. Karena menghasilkan juara itu butuh proses," ucap Taufik.
Sementara itu, tim Indonesia di Uber Cup 2026 masih mampu membawa pulang medali perunggu. Tim Merah Putih harus terhenti di semifinal setelah kalah 1-3 dari Korea Selatan pada Sabtu (2/5) pekan lalu.
Satu-satunya poin kemenangan Indonesia saat menghadapi Korea Selatan disumbangkan oleh Thalita Ramadhani Wiryawan.
Meski gagal menembus final, hasil tersebut disebut tetap sesuai dengan target yang sebelumnya telah dicanangkan PBSI untuk tim Uber Indonesia.
(igp)
Load more