News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PBSI Minta Maaf Usai Kegagalan di Thomas Cup 2026: Jangan Salahkan Atlet, Kami Tanggung Jawab!

Wakil Ketua Umum I PBSI, Taufik Hidayat, akhirnya buka suara terkait kegagalan tim Indonesia di ajang Thomas Cup 2026.
Jumat, 8 Mei 2026 - 14:50 WIB
Wakil Ketua Umum I PBSI, Taufik Hidayat dan (Kabid Binpres) PP PBSI, Eng Hian
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Ketua Umum I PBSI, Taufik Hidayat, akhirnya buka suara terkait kegagalan tim Indonesia di ajang Thomas Cup 2026.

Ia menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas hasil buruk yang diraih skuad Merah Putih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Taufik menegaskan bahwa tanggung jawab atas kegagalan tersebut sepenuhnya berada di tangan federasi. Karena itu, ia meminta publik tidak menyalahkan para atlet yang sudah berjuang maksimal selama turnamen berlangsung.

Wakil Ketua Umum I PBSI, Taufik Hidayat
Wakil Ketua Umum I PBSI, Taufik Hidayat
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

Tim Indonesia sendiri harus mengakhiri langkah lebih cepat pada Thomas Cup 2026 yang digelar di Denmark. Hasil tersebut menjadi sorotan karena Indonesia gagal melangkah ke fase gugur usai hanya finis di fase grup.

Skuad yang dipimpin Fajar Alfian itu harus menerima kenyataan pahit setelah tumbang dari Perancis. Kekalahan tersebut sekaligus membuat sejarah buruk bagi perjalanan Indonesia di turnamen beregu paling bergengsi itu.

Untuk pertama kalinya sejak keikutsertaan Indonesia pada 1958, tim Merah Putih gagal lolos dari babak penyisihan grup. Catatan tersebut tentu menjadi pukulan telak bagi tradisi kuat bulutangkis Indonesia di level dunia.

Atas pencapaian yang jauh dari harapan itu, Taufik Hidayat pun menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Ia mengakui hasil yang diraih memang mengecewakan, baik bagi pengurus maupun masyarakat pecinta bulutangkis Tanah Air.

Menurut Taufik, publik juga perlu melihat kondisi dan perkembangan kekuatan bulutangkis dunia saat ini. Ia menilai persaingan kini semakin ketat sehingga Indonesia tidak bisa hanya bergantung pada sejarah besar di masa lalu.

Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di Piala Thomas 2026.
Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di Piala Thomas 2026.
Sumber :
  • PBSI

"Mungkin ini yang ditunggu-tunggu oleh banyak orang untuk tanggapan Thomas Cup dan Uber Cup. Tentu pengurus ada kecewa tapi kita harus lihat dari sisi atlet," ujar Taufik dalam konferensi pers, Jumat (8/5/2026).

"Kita harus realistis. Kita tahu ekspektasi terhadap bulutangkis begitu besar dan kita punya sejarah yang bagus 10-20-30 tahun lalu di Thomas Cup dan Uber Cup," tambahnya.

Lebih lanjut, Taufik mengatakan para pemain sebenarnya telah menunjukkan perjuangan maksimal di lapangan. Sebagai mantan atlet, ia memahami bahwa hasil pertandingan terkadang tidak berjalan sesuai harapan meski persiapan sudah dilakukan dengan baik.

Ia pun meminta masyarakat agar tidak langsung menyudutkan para pemain atas hasil minor tersebut. Sebab menurutnya, atlet adalah pihak yang paling merasakan tekanan ketika bertanding membawa nama bangsa.

"Saya juga punya pengalaman jadi atlet, bahwa semua atlet sudah berjuang di lapangan. Tapi kita bisa nilai dari sisi apa. Kadang di lapangan hasilnya tidak sesuai harapan," kata Taufik.

Wakil Ketua Umum I PBSI, Taufik Hidayat dan (Kabid Binpres) PP PBSI, Eng Hian
Wakil Ketua Umum I PBSI, Taufik Hidayat dan (Kabid Binpres) PP PBSI, Eng Hian
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

Taufik kembali menegaskan bahwa pengurus PBSI siap menerima kritik atas hasil di Thomas Cup 2026. Ia menilai proses pembinaan dan pencapaian gelar juara tidak bisa diraih secara instan,

"Kami menyadari. Kalau mau menyalahkan jangan salahkan atlet. Salahkan kami sebagai pengurus seperti apa. Karena menghasilkan juara itu butuh proses," ucap Taufik.

Sementara itu, tim Indonesia di Uber Cup 2026 masih mampu membawa pulang medali perunggu. Tim Merah Putih harus terhenti di semifinal setelah kalah 1-3 dari Korea Selatan pada Sabtu (2/5) pekan lalu.

Satu-satunya poin kemenangan Indonesia saat menghadapi Korea Selatan disumbangkan oleh Thalita Ramadhani Wiryawan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski gagal menembus final, hasil tersebut disebut tetap sesuai dengan target yang sebelumnya telah dicanangkan PBSI untuk tim Uber Indonesia.

(igp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PDIP Kibarkan Bendera Setengah Tiang untuk Penghormatan Mendiang Guruh Soekarnoputra

PDIP Kibarkan Bendera Setengah Tiang untuk Penghormatan Mendiang Guruh Soekarnoputra

Rano Karno menyampaikan bahwa masa berkabung ini harus menjadi momentum bersama untuk terus menjaga api semangat dan kepedulian mendiang Guruh Soekarnoputra terhadap rakyat kecil.
Skandal Mesum Pegawai di Dapur MBG, Operasional SPPG Surabayan Lamongan Ditutup Total

Skandal Mesum Pegawai di Dapur MBG, Operasional SPPG Surabayan Lamongan Ditutup Total

Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Surabayan-Sukodadi, Kabupaten Lamongan, dipastikan bakal dihentikan secara permanen terhitung mulai Senin, ..
Kapolri Listyo Sigit Prabowo Minta Doa dan Bimbingan Para Ulama untuk Personel Polri

Kapolri Listyo Sigit Prabowo Minta Doa dan Bimbingan Para Ulama untuk Personel Polri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo minta doa dan bimbingan para ulama bagi seluruh personel Polri yang menjalankan tugas memberikan pelayanan, perlindungan,
Putusan MK Ubah Wajah Industri Asuransi di Indonesia

Putusan MK Ubah Wajah Industri Asuransi di Indonesia

Kedua putusan tersebut menyentuh dua aspek fundamental dalam hubungan antara perusahaan asuransi dan pemegang polis
Ni Wayan Malana Sukses Amankan Satu Tempat di Babak Final Skateboard Nomor Street Putri Asian Games 2026

Ni Wayan Malana Sukses Amankan Satu Tempat di Babak Final Skateboard Nomor Street Putri Asian Games 2026

Skateboarder muda Indonesia, Ni Wayan malana sukses mengunci satu tempat di babak final nomor Street Putri Asian Games 2026.
Kalapas hingga Kasi Keamanan Lapas Cibinong Dicopot Buntut Temuan Fasilitas Mewah, Bakal Diperiksa

Kalapas hingga Kasi Keamanan Lapas Cibinong Dicopot Buntut Temuan Fasilitas Mewah, Bakal Diperiksa

Inspektur Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Rudi Setiawan mengatakan, pejabat yang dinonaktifkan merupakan yang bertanggung jawab dalam lapas.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video peristiwa tradis dialami tiga kakak beradik saat panik berteriak ketika rumah diterjang banjir bandang di Solok, Sumatera Barat, viral di media sosial.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT