Bak Bumi dan Langit, Begini Perbedaan Ranking 1 Dunia Tunggal Putri dan Putra: An Se-young Mendominasi, Jonatan Christie Bertahan 5 Minggu
- ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/Spt.
Pebulu tangkis Thailand yang meraih medali perak pada Olimpiade Paris 2024 itu berhasil merebut kembali posisi teratas bersamaan dengan keberhasilannya meraih medali emas tunggal putra pada Asian Games 2026.
Meski demikian, dominasi Kunlavut juga tidak bertahan lama. Setelah hanya empat minggu menduduki posisi nomor satu dunia, ia kembali kehilangan takhtanya kepada pemain lain, kali ini Christo Popov dari Prancis.
Popov mencatatkan sejarah baru bagi bulu tangkis Prancis setelah berhasil menjuarai French Open yang berlangsung di negaranya sendiri. Pada partai final tanggal 25 Oktober, ia mengalahkan pemain muda Indonesia berusia 19 tahun, Mohammad Zaki Ubaidillah, melalui pertandingan tiga gim dengan skor 2-1 (21-11, 14-21, 21-13).
Kemenangan di turnamen French Open tersebut memberikan tambahan poin peringkat yang cukup bagi Popov untuk melampaui Kunlavut. Pada pembaruan peringkat tanggal 27 Oktober, Popov resmi naik ke posisi nomor satu dunia untuk pertama kalinya dalam kariernya. Pencapaian ini juga menjadikannya pemain Prancis pertama yang berhasil menduduki peringkat satu dunia BWF di seluruh sektor, tidak terbatas pada nomor tunggal saja.
Dengan demikian, dalam kurun waktu lebih dari dua bulan, terdapat empat pemain berbeda yang berhasil menduduki posisi nomor satu dunia di sektor tunggal putra. Pergantian tersebut memperlihatkan betapa ketatnya persaingan di sektor ini sepanjang 2026. Belum ada satu pemain pun yang mampu mempertahankan dominasi secara konsisten dalam jangka waktu panjang.
Kondisi sebaliknya justru terlihat jelas di sektor tunggal putri. An Se-young tampil sebagai pemain yang mendominasi persaingan dengan konsistensi yang sulit ditandingi. Ia pertama kali mencapai peringkat satu dunia tunggal putri pada Agustus 2023. Meskipun sempat kehilangan posisi tersebut kepada Chen Yufei dari China pada musim gugur 2024, An tidak membutuhkan waktu lama untuk merebutnya kembali.
Sejak saat itu, An Se-young terus mempertahankan posisi teratas tanpa terputus selama lebih dari dua tahun. Hingga pekan ke-44 tahun 2026, ia telah berada di peringkat satu dunia selama 107 minggu berturut-turut.
- tvOnenews-M Indmas
Jika dilihat dari keseluruhan rekam jejaknya, An telah menduduki posisi puncak selama 169 dari 171 minggu terakhir. Dua minggu yang tidak termasuk dalam catatan tersebut terjadi pada Oktober 2024, ketika Chen Yufei sempat mengambil alih posisi nomor satu dunia.
Load more