An Se-young Tak Terbendung, 10 Gelar Dikantongi Sepanjang 2026: Terasa Luar Biasa
- tvOnenews-M Indmas
tvOnenews.com - An Se-young kembali ke Korea Selatan dengan penuh kebanggaan setelah meraih gelar juara Denmark Open dan French Open secara beruntun. Pebulu tangkis nomor satu dunia di sektor tunggal putri itu kini mengoleksi 10 gelar sepanjang musim ini.
Tim bulu tangkis nasional Korea Selatan tiba di Bandara Internasional Incheon pada tanggal 27 dengan membawa hasil positif dari rangkaian turnamen Eropa.
An Se-young menjadi sosok yang paling menyita perhatian setelah berhasil berdiri di podium tertinggi Denmark Open dan French Open secara berturut-turut.
- REUTERS/Bhawika Chhabra
Pencapaian tersebut terasa semakin istimewa karena diraihnya di tengah kendala fisik yang sempat mengganggu penampilannya.
Pada gim ketiga final Denmark Open, An merasakan nyeri pada tendon Achilles kaki kanannya. Ia menceritakan pengalamannya saat menghadapi kondisi lapangan yang licin di turnamen tersebut.
“Tidak apa-apa di Prancis, tetapi lapangan di Denmark Open sangat licin. Saya banyak tergelincir, sehingga banyak keringat di lapangan,” ungkapnya dilansir dari Newsis.
Ia juga menjelaskan kesulitannya ketika berusaha mengatasi kondisi lapangan tersebut.
“Saya mencoba membersihkannya sendiri, tetapi wasit mengatakan itu tidak diperbolehkan, jadi saya bingung harus berbuat apa.”
Meski merasa tidak nyaman, An tetap melanjutkan pertandingan karena tidak merasakan adanya cedera serius.
“Saya merasa tidak nyaman, tetapi sepertinya saya tidak cedera, jadi saya terus bermain,” tuturnya.
Prestasi An Se-young semakin mengukuhkan dominasinya di sektor tunggal putri. Gelar Denmark Open membawanya melampaui rekor 46 gelar internasional tunggal putri yang sebelumnya dipegang oleh legenda bulu tangkis Indonesia, Susi Susanti. Setelah kembali menjuarai French Open, koleksi gelar internasional An bertambah menjadi 48.
Tidak hanya dari segi jumlah gelar, konsistensi An sepanjang musim ini juga terbilang luar biasa. Dari 67 pertandingan yang telah dijalani, ia mencatatkan 66 kemenangan dan hanya satu kekalahan, dengan persentase kemenangan mencapai 98,5 persen. Ia juga telah membukukan 50 kemenangan beruntun sejak kalah pada final All England Open, Maret lalu.
Di balik pencapaian gemilang tersebut, An Se-young mengaku tidak memiliki banyak waktu untuk menikmati keberhasilannya. Jadwal pertandingan yang padat membuatnya harus segera mengalihkan perhatian ke turnamen berikutnya.
Load more