Mantan Juara UFC Cain Velasquez Resmi Bebas dari Penjara Usai Coba Tembak Pria yang Lecehkan Putrinya
- Instagram/officialcainvelasquez
Jakarta, tvOnenews.com - Mantan juara kelas berat UFC, Cain Velasquez akhirnya bebas dari penjara usai tersandung kasus percobaan penembakan terhadap pria yang melecehkan putrinya.
Melansir dari ESPN MMA, Cain Velasquez akhirnya bebas bersyarat usai menghabiskan waktunya di penjara selama 11 bulan di Lembaga Pemasyarakatan Soledad, California, Amerika Serikat.
Cain Velasquez pun langsung disambut hangat oleh keluarga dan kerabat dekatnya. Bahkan ia langsung memeluk erat putrinya saat baru keluar dari penjara setempat.
Cain Velasquez harus berurusan dengan hukum usai dirinya didakwa atas percobaan pembunuhan, penyerangan, dan penembakan yang terjadi pada 2022 lalu.
Saat itu mantan juara kelas berat UFC tersebut terlibat aksi kejar-kejaran terhadap pria bernama Harry Eugene Goulerte. Tindakan yang dilakukan oleh Velasquez tentu bukan tanpa alasan.
Pasalnya sahabat Khabib Nurmagomedov itu merasa sakit hati karena Goulerte melakukan pelecehan termasuk salah satunya kepada putri kandungnya yang masih di bawah umur.
Putri Velasquez disebut menjadi salah satu korban pelecehan yang dilakukan oleh Goulerte, saat sang putri dititipkan di rumah penitipan anak milik ibunya.
Awalnya Goulerte memang telah ditangkap karena melakukan pelecehan kepada anak berusia 4 tahun, namun ia dibebaskan dari penjara setelah dakwaannya pada 25 Februari 2022 lalu.
Tindakan bejat yang dilakukan Goulerte membuat Cain Velasquez geram. Ia pun membuntuti Harry Goulerte dan mengejarnya sejauh 17,6 kilometer dengan mobilnya. Selain itu, ia sempat mengeluarkan senjata api dan beberapa kali menembakkannya ke kendaraan Goulerte.
Saat itu tembakan Velasquez menyasar tubuh Paul Blender yang merupakan ayah tiri Goulerte. Blender pun langsung dilarikan ke rumah sakit.

- Instagram/officialcainvelasquez
Setelah insiden tersebut, Cain Velasquez ditangkap oleh Polisi di San Jose, California, Amerika Serikat, pada 28 Februari 2022.
Ia kemudian diberikan jaminan sebesar 1 juta dollar AS dan ditempatkan dalam tahanan rumah pada November 2022. Kemudian Velasquez dijatuhi hukuman 5 tahun penjara pada Maret 2025, setelah mengaku tidak bersalah atas tuduhan terkait penembakan tersebut.
Pada saat dijatuhkan hukuman, Velasquez juga telah dikenai pengurangan hukuman selama 1.283 hari. Namun kini mantan jawara UFC itu dibebaskan lebih cepat karena aktif berpartisipasi dalam program-program rehabilitasi pada Minggu (15/2/2026) waktu setempat.
Di sisi lain, Harry Goularte masih menghadapi dakwaan tindak pidana karena kasus pelecehan terhadap anak di bawah umur. Selain itu, Velasquez juga telah mengajukan gugatan perdata terhadapnya.
Sekadar informasi, Cain Velasquez sempat meraih gelar juara kejuaraan kelas berat tak terbantahkan UFC usai mengalahkan Brock Lesnar melalui KO pada Oktober 2010.
Velasquez pun banyak tampil di pertandingan kejuaraan, berlatih di American Kickboxing Academy yang terkenal di San Jose bersama klan Khabib Nurmagomedov. Ia kemudian pensiun dari MMA pada tahun 2019.
Setelah penangkapannya, UFC sempat menawarkan dukungan publiknya kepada Velasquez, termasuk surat pembelaan dari CEO Dana White kepada pengadilan, yang menyebutnya sebagai contoh teladan bagaimana seorang atlet profesional seharusnya bersikap.
(nad)
Load more