Percakapan Mengejutkan Khamzat Chimaev dengan Pelatih Strickland Terungkap di Tengah Pertarungan UFC 328: Kamu Orang Sakit Jiwa
- Tangkapan layar UFC
tvOnenews.com - Pertarungan di UFC 328 menjadi titik balik bagi Khamzat Chimaev setelah harus kehilangan sabuk juara kelas menengah. Padahal sebelumnya, ia diprediksi akan mendominasi divisi tersebut dalam waktu lama.
Petarung yang dikenal dengan julukan “Borz” itu akhirnya menelan kekalahan pertamanya usai takluk dari Sean Strickland melalui keputusan split decision dalam laga utama.
Meski kalah, Chimaev dikabarkan berharap bisa kembali menghadapi Strickland dalam laga ulang yang direncanakan berlangsung di Abu Dhabi pada akhir tahun.
- X @UFC
Namun hingga kini, UFC belum memberikan keputusan resmi terkait rencana tersebut.
Duel keduanya sendiri sejak awal memang dipenuhi tensi tinggi. Adu psywar dan saling sindir mewarnai konferensi pers hingga sesi face-off, bahkan sempat memicu emosi yang nyaris berujung insiden fisik.
Di balik panasnya rivalitas itu, terselip momen menarik yang terungkap setelah pertandingan. Pelatih Strickland, Eric Nicksick, membagikan percakapannya dengan Chimaev yang terjadi di tengah laga.
Meski ada anggapan bahwa Chimaev kehilangan sebagian auranya usai kekalahan, Nicksick menilai sang petarung tetap menikmati pertarungan dengan caranya sendiri.
Ia mengungkap bahwa interaksi mereka berlangsung santai, bahkan di tengah tekanan besar perebutan gelar. Hubungan keduanya memang sudah terjalin sejak Chimaev pernah berlatih di Xtreme Couture, Las Vegas.
“Saya bilang padanya bahwa dia bukan hantu,” ujar Nicksick dalam acara The Ariel Helwani Show.
“Saya bilang, 'Kamu bukan hantu' dan dia menjawab, 'Aku sayang kamu, pelatih!' Dia mengatakan sesuatu yang lain dan kami berdebat, lalu dia memuntahkan banyak darah dan menatap saya, dan saya berkata, 'Kamu orang sakit jiwa, bro. Aku sayang kamu, kawan'.”
Nicksick menambahkan bahwa ia bahkan berniat menghubungi kembali Chimaev untuk menanyakan kondisinya, mengingat hubungan baik yang telah terjalin di antara mereka.
Dengan keinginan Chimaev untuk menjalani rematch, meski sebelumnya sempat mempertimbangkan pindah divisi, peluang pertemuan kedua kubu di masa depan masih terbuka lebar.
Load more