Kejurnas Tinju Amatir 2026 Resmi Dibuka, AHY Dorong Petinju Indonesia Berprestasi di Level Dunia
- Pertina
Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendorong petinju Indonesia untuk meningkatkan prestasi hingga mampu bersaing di panggung internasional. Hal ini ia sampaikan saat membuka Kejurnas Tinju Amatir Piala Menko IPK 2026.
Kejurnas Tinju Amatir 2026 akhirnya resmi dimulai di Pluit Village Mall, Jakarta Utara, pada Senin (19/10/2026) hingga Minggu (25/10/2026). Ajang yang merupakan kolaborasi antara Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko IPK) dengan Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) ini diikuti atlet dari 36 provinsi di Indonesia.
AHY mengaku terkesan dengan semangat para peserta yang sebagian besar masih berusia belasan tahun dan duduk di bangku sekolah menengah atas. Ia menilai bahwa kompetisi nasional seperti Kejurnas Tinju Amator memiliki peran penting dalam membangun fondasi prestasi tinju Indonesia sejak dini.
“Saya bersama Mas Ibas dan para sahabat lainnya tadi bisa merasakan semangat para atlet kita. Mereka adalah atlet-atlet muda, banyak yang usianya masih belasan tahun, masih SMA, dan baru merintis karier dalam olahraga tinju,” kata AHY.
Ia berharap para peserta tidak hanya berjuang untuk mengharumkan nama daerah, tetapi juga mampu menjadi wakil Indonesia di berbagai kejuaraan dunia.
“Kita ingin melahirkan, mencetak, dan mempersiapkan atlet-atlet terbaik kebanggaan kita semua yang siap berlaga. Bukan hanya membawa bendera daerah masing-masing, melainkan pada saatnya juga mengibarkan bendera Indonesia di kancah internasional. Tidak hanya di Asia Tenggara, tetapi juga Asia, bahkan dunia,” tambahnya.
Selain menyinggung soal prestasi atlet, AHY menekankan pentingnya kesejahteraan seluruh pihak yang terlibat dalam olahraga tinju, termasuk wasit dan hakim.
“Bukan hanya atletnya, karena prestasi juga tidak lepas dari kesejahteraan para atlet serta para wasit dan hakimnya,” ucap dia.
AHY turut mengimbau para petinju agar menjaga sportivitas dan membangun mental tangguh, baik ketika menang maupun menghadapi kekalahan. Ia menilai karakter tersebut tidak hanya dibutuhkan di arena pertandingan, tetapi juga dalam kehidupan dan pengabdian kepada masyarakat.
“Tidak terbang ketika menang dan tidak patah ketika kalah. Bangkit. Itulah semangat anak muda yang harus terus dibangun. Bukan hanya dalam tinju, bukan hanya dalam olahraga, melainkan dalam perjuangan dan pengabdian untuk masyarakat, bangsa, dan negara Indonesia,” tutupnya.
Sementara itu, Hillary Brigitta Lasut selaku Ketua Umum Pertina mengapresiasi dukungan pemerintah terhadap perkembangan tinju nasional.
- Pertina
Hillary menilai pembinaan atlet muda harus terus berjalan di tengah ketidakpastian global, sekaligus membuka peluang bagi pertumbuhan ekonomi di sekitar sektor olahraga dan ekonomi kreatif.
“Saat ini, dunia sedang mengalami banyak ketidakpastian. Namun, atlet-atlet dan anak-anak muda kita, serta ekonomi di sekitar sektor olahraga dan ekonomi kreatif, tetap harus kita genjot,” ucap Hillary.
Hillary juga mengatakan bahwa atlet membutuhkan lebih banyak kesempatan bertanding untuk meningkatkan pengalaman, sementara wasit dan hakim memerlukan kesejahteraan yang memadai.
Pertina pun berharap melalui Kejurnas Tinju Amatir 2026, pembinaan di berbagai daerah semakin berkembang dan mampu melahirkan generasi petinju yang siap membawa nama Indonesia ke tingkat internasional.
(nad)
Load more