Agit Kabayel Prediksi Duel Tinju Tyson Fury Vs Anthony Joshua: The Gypsy King Bakal Menang
- Reuters/Andrew Couldridge
Jakarta, tvOnenews.com - Petinju kelas berat asal Jerman, Agit Kabayel, memberikan prediksi soal duel tinju antara Tyson Fury vs Anthony Joshua. Ia menilai bahwa The Gypsy King bakal mengalahkan AJ.
Tyson Fury (36-2-1, 25 KO) akhirnya bisa mewujudkan impiannya untuk berduel dengan Anthony Joshua (30-4, 27 KO). Pertarungan tinju berjuluk 'Battle of Britain', itu akan berlangsung di Principality Stadium, Cardiff, Wales, Inggris pada 11 Desember 2026 mendatang.
Nantinya duel antara Tyson Fury vs Anthony Joshua dikabarkan akan memperebutkan sabuk gelar juara kelas berat WBA yang tengah kosong. Sehingga nantinya sang pemenang berpeluang mencatat sejarah sebagai juara dunia kelas berat tiga kali, karena keduanya sebelumnya pernah menguasai sabuk juara dunia.
Duel tinju ini pun menarik atensi banyak pihak, salah satunya dari petinju kelas berat yakni Agit Kabayel (27-0, 19 KO). Ia pun memprediksi bahwa Fury akan memenangi duel melawan AJ.
Prediksi tersebut tentu bukan tanpa alasan, pasalnya ia menilai kemampuan teknis yang dimiliki oleh rivalnya yang berjuluk The Gypsy King tersebut. Meski demikian, Kabayel juga mengakui Joshua juga memiliki kekuatan yang dapat membuat pertarungan ini menarik.
“Petinju yang lebih baik, dengan kecerdasan bertinju yang lebih tinggi, adalah (Tyson) Fury,” kata Agit Kabayel kepada Louis Hart dari The Ring.
“Hanya ada satu petinju di divisi kelas berat yang bisa mengalahkan lawan-lawannya hanya dengan satu tangan, dia adalah Anthony Joshua. Ini pertarungan yang sangat menarik bagi para penggemar, tetapi jika saya harus memprediksi hasilnya, saya pikir Fury akan menang,” lanjutnya.
Keyakinan Kabayel terhadap Fury juga dipengaruhi pengalamannya berlatih tanding dengan kedua petinju tersebut. Ia pernah menjalani sesi sparring bersama Fury pada 2016, sebelum berhadapan dengan Joshua dalam sesi serupa tiga tahun kemudian.
“Saat berlatih tanding dengan Fury, saya masih sangat muda. Itu merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Saya menjalani sesi sparring yang bagus dengannya, lalu tiga tahun kemudian saya berlatih tanding dengan Anthony Joshua," ungkapnya.
"Bagi saya, sesi sparring paling berat adalah saat melawan Fury. Ketika menghadapi AJ, pengalaman saya sudah lebih banyak,” tukasnya lagi.
Load more