TJ Dillashaw Ungkap Kunci Kemenangan Petr Yan vs Merab Dvalishvili di UFC 333, Jagokan Siapa?
- X @UFC
Strategi Merab Dvalishvili: Memanfaatkan Takedown untuk Mengganggu Ritme Lawan
Meski lebih condong kepada Yan, Dillashaw tidak menganggap Dvalishvili kehilangan peluang untuk menang.
Ia justru menilai petarung asal Georgia tersebut perlu mengembangkan variasi serangan agar tidak hanya bergantung pada keberhasilan menjatuhkan lawan.
Dillashaw menyarankan Dvalishvili untuk lebih banyak mengombinasikan serangan ke tubuh dengan upaya takedown.
Bahkan, percobaan takedown yang gagal sekalipun dapat dimanfaatkan sebagai cara untuk mengalihkan perhatian lawan, membuka ruang serangan, dan mengganggu ritme pertarungan.
Menurut Dillashaw, banyaknya percobaan takedown tidak selalu harus berujung pada keberhasilan menjatuhkan lawan. Gerakan tersebut juga dapat berfungsi sebagai tipuan untuk menciptakan peluang serangan lainnya.
"Dia bisa menggunakan teknik menyerang tubuh lawan sebanyak yang Yan lakukan padanya, bahkan mungkin lebih. Dia memiliki stamina yang cukup untuk melakukannya, dan saya pikir jalan menuju kemenangannya adalah dengan semakin mahir menggabungkan semua teknik,"Â
"Saya pikir 40 percobaan takedown itu tidak masalah. Gunakan saja sebagai senjata meskipun tidak berhasil melakukan takedown. Karena kontrol sulit baginya (di pertarungan kedua). Dia berhasil menjatuhkan lawan, dan lawan akan kembali berdiri. Gunakan 40 percobaan itu sebagai tipuan. Gunakan 40 percobaan itu sebagai pukulan jab. Takedown itu sama efektifnya dengan melayangkan pukulan jab untuk mengganggu ritme lawan."
Kunci Kemenangan Petr Yan: Pertahankan Pertahanan dan Tingkatkan Serangan ke Tubuh
Di sisi lain, Dillashaw menilai Yan perlu mempertahankan pendekatan yang terbukti efektif dalam pertemuan sebelumnya.
Kemampuan bertahan dari takedown menjadi aspek yang harus terus dijaga, mengingat Dvalishvili hampir pasti akan kembali mengandalkan tekanan dan upaya menjatuhkan lawan.
Selain pertahanan, Yan juga perlu meningkatkan intensitas serangan ke tubuh. Dillashaw menyoroti efektivitas jab serta tendangan kiri Yan yang dapat menjadi senjata penting untuk menjaga jarak dan mengumpulkan poin selama pertarungan berlangsung.
Menurutnya, Yan sebaiknya lebih sering mengarahkan serangan ke tubuh dibandingkan ketika menghadapi Dvalishvili pada pertemuan kedua. Strategi tersebut dinilai dapat membantu mengurangi efektivitas lawan sekaligus mempertahankan kendali atas jalannya pertandingan.
"Jalan Yan menuju kemenangan adalah terus menyerang tubuh lawan. Dia sangat bagus dengan jab-nya. Dia juga sangat bagus dengan tendangan kirinya dari posisi kidal. Teruslah lakukan itu. Itu sangat efektif. Pertahankan pertahanan takedown-nya seperti yang dia lakukan. Anda tahu Merab akan sampai ke sana. Dia sangat pandai dalam hal itu. Anda tidak akan bisa menghentikannya setiap saat. Saya ingin melihat Yan lebih banyak menyerang tubuh lawan daripada di pertarungan kedua. Bahkan lebih banyak lagi."
Load more