News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Legenda UFC Sarankan Organisasi Akhiri Kontrak Conor McGregor karena Tuntutan Bayaran Fantastis

Mantan juara dua divisi UFC, Henry Cejudo, menyarankan UFC agaar mempertimbangkan untuk melepas Conor McGregor daripada membayar hingga sekitar Rp543 miliar.
Minggu, 8 November 2026 - 09:11 WIB
Superstar UFC, Conor McGregor.
Sumber :
  • Instagram/@thenotoriousmma

tvOnenews.com - Mantan juara dua divisi UFC, Henry Cejudo, menilai organisasi seni bela diri campuran (MMA) tersebut perlu mempertimbangkan untuk mengakhiri kerja sama dengan Conor McGregor.

Menurutnya, UFC tidak perlu mengeluarkan dana hingga 30 juta dolar AS atau sekitar Rp543 miliar untuk membiayai satu pertarungan terakhir petarung asal Irlandia tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Conor McGregor saat ini hanya memiliki satu pertandingan tersisa dalam kontraknya bersama UFC. Di sisi lain, dia baru-baru ini mengungkapkan rencana untuk meninggalkan tinju dan beralih ke ajang tinju tanpa sarung tangan bare-knuckle boxing atau BKFC pada 2027.

Conor McGregor tertatih usai cedera saat melawan Max Holloway di UFC 329.
Conor McGregor tertatih usai cedera saat melawan Max Holloway di UFC 329.
Sumber :
  • Mark J. Rebilas-Imagn Images/Reuters

Pandangan Cejudo muncul setelah UFC mengakhiri sistem pembayaran berdasarkan tayangan berbayar atau pay-per-view (PPV), menyusul kesepakatan hak siar senilai 7,7 miliar dolar AS atau sekitar Rp139,4 triliun dengan Paramount/CBS.

Bukan rahasia lagi, McGregor selama ini dikenal sebagai salah satu petarung dengan daya tarik komersial terbesar dalam sejarah MMA. Popularitasnya tercermin dari duel tinju melawan Floyd Mayweather Jr. pada 2017 yang mencatat penjualan sekitar empat juta tayangan berbayar (pay-per-view).

Namun, perubahan model bisnis UFC membuat Cejudo mempertanyakan apakah organisasi tersebut masih perlu memberikan bayaran sebesar 30 juta dolar AS kepada McGregor untuk pertarungan terakhirnya.

Dalam podcast Pound 4 Pound, mantan juara dua kelas UFC itu menyampaikan bahwa keputusan mengenai besaran bayaran sepenuhnya berada di tangan manajemen UFC.

“Sekarang terserah UFC untuk mengatakan, 'Hei, kami akan membayar Anda sebanyak ini karena Anda pantas mendapatkan sebanyak ini.' Saya jamin, saya akan memberi tahu Anda sekarang juga, saya bahkan bisa membayangkan UFC membiarkannya pergi begitu saja berdasarkan bayaran yang dia terima,” kata Cejudo.

Dia menilai UFC bahkan dapat mempertimbangkan untuk melepas Conor McGregor sebagai petarung bebas apabila kedua pihak tidak mencapai kesepakatan mengenai nilai kontrak.

“Mereka bisa saja berkata, 'Hei, tahu apa? Kamu hanya punya satu pertarungan tersisa. Kami rasa kamu tidak sepadan. Kamu adalah petarung bebas.'"

Cejudo juga menegaskan bahwa dari sudut pandang bisnis, UFC perlu mempertimbangkan efisiensi pengeluaran, terutama setelah tidak lagi mengandalkan pendapatan PPV.

“Jika saya seorang pengusaha dan ingin menyimpan banyak uang saya, dan saya menyukai Conor, persetan dengan Conor. Saya akan memecatnya. Saya bersumpah akan melakukannya, karena jika mereka akan memberinya $30 juta dan tidak perlu memberinya $30 juta, terutama dengan kesepakatan Paramount yang besar itu dan Paramount harus menghasilkan uang, hei, pecat saja dia. Biarkan dia menjadi agen bebas. Biarkan dia menghasilkan lebih banyak uang di tempat lain, tetapi jangan biarkan dia menghasilkan uang atau mengambil uang dari kita."

Menurut Cejudo, perubahan sistem distribusi pertandingan UFC menjadi alasan lain untuk mengevaluasi kembali nilai kontrak McGregor. Dia juga menyinggung catatan pertandingan McGregor yang belum kembali meraih kemenangan dalam beberapa penampilan terakhirnya.

“Model bayar per tayang sudah tidak ada lagi, dan orang ini belum pernah memenangkan pertarungan. Ini hanya masalah aspek bisnis saja,”

Cejudo bahkan mengibaratkan dirinya berada di posisi Dana White sebagai pimpinan UFC. Menurutnya, organisasi tersebut dapat memilih untuk tidak memperpanjang kerja sama dengan McGregor dan membiarkannya melanjutkan karier di luar UFC.

“Anggap saja saya Dana White, Anda tahu maksud saya? Maksud saya, dia hanya punya satu pertarungan tersisa, pertarungan terakhirnya bahkan bukan pertarungan sungguhan. Dia kalah lagi. Biarkan saja dia pergi dengan kekalahan di UFC. Biarkan dia memulai kariernya sendiri.”

Dia juga menilai bahwa UFC tidak harus membayar McGregor dengan nominal yang sama seperti yang pernah diterimanya dalam pertarungan terdahulu.

“Janganlah kita membayarnya sesuai dengan nilai sebenarnya, yaitu 30 juta dolar. Saya yakin dia dibayar 30 juta dolar dalam pertarungan melawan [Max] Holloway. Itulah yang biasa dia hasilkan. Tidak ada lagi tayangan berbayar (pay-per-view).”

Cejudo menambahkan bahwa tuntutan bayaran besar tidak seharusnya menjadi alasan bagi UFC untuk mempertahankan nilai kontrak lama McGregor.

Conor McGregor saat sesi timbang badan jelang duel lawan Max Holloway di UFC 329.
Conor McGregor saat sesi timbang badan jelang duel lawan Max Holloway di UFC 329.
Sumber :
  • Mark J. Rebilas-Imagn Images

“Bukan karena, 'Oh, Conor McGregor akan melakukan ini, beri kami lebih banyak uang.' Kontrak-kontrak ini sudah disepakati dan selesai.”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, McGregor masih memiliki daya tarik komersial yang besar di dunia olahraga tarung. Popularitasnya tidak hanya berkontribusi terhadap pendapatan hak siar, tetapi juga penjualan tiket, peluang sponsor, serta perhatian publik terhadap setiap penampilannya.

Laporan mengenai penampilan terbarunya di UFC 329 menyebutkan bahwa ajang tersebut menghasilkan pendapatan tiket langsung sebesar 26 juta dolar AS. Angka tersebut menunjukkan besarnya minat penonton terhadap pertarungan yang melibatkan McGregor.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gagal Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, Alex Pastoor Kini Resmi Latih PEC Zwolle

Gagal Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, Alex Pastoor Kini Resmi Latih PEC Zwolle

Mantan asisten pelatih Timnas Indonesia, Alex Pastoor, akhirnya resmi mendapatkan pekerjaan baru setelah berpisah dengan skuad Garuda. Pria asal Belanda tersebut resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala PEC Zwolle di Eredivisie atau Liga Belanda.
Viral Camat Injak Punggung Seorang Pria demi Hindari Kubangan, Begini Faktanya

Viral Camat Injak Punggung Seorang Pria demi Hindari Kubangan, Begini Faktanya

Video Camat Barusjahe, Putra Ginting, viral setelah aksinya menginjak punggung seorang pria demi melewati kubangan air.
Di BayRun for Charity 2026, Dato Low Tuck Kwong dan HI Komit Bawa Hal Positif untuk RI

Di BayRun for Charity 2026, Dato Low Tuck Kwong dan HI Komit Bawa Hal Positif untuk RI

Sebanyak 10.500 peserta meramaikan ajang BayRun for Charity 2026 yang digelar di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (8/11/2026). Kegiatan lari amal tersebut berhasil menghimpun donasi sebesar Rp6 miliar yang akan dimanfaatkan untuk mendukung akses pendidikan anak-anak di pelosok Indonesia.
Kondisi Rumput JIS Jadi Kendala, Shin Tae-yong Punya Cara Jitu Bawa Persija Tumbangkan Persebaya

Kondisi Rumput JIS Jadi Kendala, Shin Tae-yong Punya Cara Jitu Bawa Persija Tumbangkan Persebaya

Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, mengungkapkan kunci kemenangan atas Persebaya Surabay di laga lanjutan Super League 2026-2027. Sang pelatih bahkan memiliki strategi khusus yang diterapkannya untuk mengatasi buruknya kualitas rumput Jakarta International Stadium (JIS).
Balikpapan Borong 5 Emas, Jadi Juara Umum Padel Porprov VIII Kaltim 2026

Balikpapan Borong 5 Emas, Jadi Juara Umum Padel Porprov VIII Kaltim 2026

Balikpapan menjadi juara umum eksibisi padel Porprov VIII Kaltim 2026 dengan raihan lima emas dan satu perak, mengungguli daerah peserta lainnya di Samarinda.
Waktu Terbaik Shalat Dhuha Jam Berapa? Ini Penjelasan Buya Yahya

Waktu Terbaik Shalat Dhuha Jam Berapa? Ini Penjelasan Buya Yahya

Waktu terbaik shalat dhuha jam berapa? Simak penjelasan dari Buya Yahya berikut ini.

Trending

Menteri Bahlil Lahadalia Geram Dicatut Isu Penyadapan Presiden Prabowo, Ancam Somasi 3x24 Jam Penyebar Fitnah

Menteri Bahlil Lahadalia Geram Dicatut Isu Penyadapan Presiden Prabowo, Ancam Somasi 3x24 Jam Penyebar Fitnah

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, secara tegas dan terbuka membantah keras segala tuduhan miring yang mengaitkan nama
Mengenal Kombes Pol Pribadi Sembiring, Dirresnarkoba Polda Sulteng yang Meninggal Dunia

Mengenal Kombes Pol Pribadi Sembiring, Dirresnarkoba Polda Sulteng yang Meninggal Dunia

Berikut profil & rekam jejak perjalanan Kombes Pol Pribadi Sembiring, Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) yang tutup usia.
Kejar Target Net Zero Emission 2060, Kemenhub Resmi Luncurkan Peta Jalan Dekarbonisasi Transportasi Nasional

Kejar Target Net Zero Emission 2060, Kemenhub Resmi Luncurkan Peta Jalan Dekarbonisasi Transportasi Nasional

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bergerak cepat mengakselerasi dekarbonisasi transportasi nasional melalui penerbitan Dokumen Peta Jalan Penurunan Emisi Gas -
Viral Nenek di Bogor Diarak Warga setelah Diduga Curi Mie Instan hingga Minyak Goreng Demi Kebutuhan Hidup

Viral Nenek di Bogor Diarak Warga setelah Diduga Curi Mie Instan hingga Minyak Goreng Demi Kebutuhan Hidup

Seorang nenek diarak warga akibat diduga menggasak sejumlah sembako demi kebutuhan hidup di Pasar Sabtu, Pamijahan, Kabupaten Bogor, viral di media sosial.
Kabar Duka, Kombes Pol Pribadi Sembiring Direktur Reserse Narkoba Polda Sulteng Meninggal Dunia

Kabar Duka, Kombes Pol Pribadi Sembiring Direktur Reserse Narkoba Polda Sulteng Meninggal Dunia

Direktur Reserse Narkoba Polda Sulteng, Kombes Pol Pribadi Sembiring meninggal dunia di salah satu rumah sakit di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (7/11/2026).
Bung Ropan Ungkap Keunggulan Balsa Sekulic Dibanding Ramon Tanque di Persib Bandung

Bung Ropan Ungkap Keunggulan Balsa Sekulic Dibanding Ramon Tanque di Persib Bandung

Pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan atau Bung Ropan, mengungkapkan keunggulan Balsa Sekulic dibandingkan Ramon Tanque saat perkuat Persib Bandung.
Jadwal MotoGP Qatar 2026, Minggu 8 November: Marc Marquez Berpeluang Kunci Gelar Juara Dunia, Jorge Martin Mengancam

Jadwal MotoGP Qatar 2026, Minggu 8 November: Marc Marquez Berpeluang Kunci Gelar Juara Dunia, Jorge Martin Mengancam

Jadwal MotoGP Qatar 2026 hari ini, Minggu (8/11/2026), di mana Jorge Martin (Aprilia) bisa menjadi ancaman besar saat Marc Marquez (Ducati) berpeluang mengunci gelar juara dunia musim ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT