GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bos Ducati Tanggapi Strategi 'Aneh' Marc Marquez di MotoGP Thailand 2025

Marc Marquez yang mendominasi MotoGP Thailand 2025 sejak awal mendadak mengurangi laju motornya hingga posisinya langsung dilewati sang adik, Alex Marquez.
Selasa, 4 Maret 2025 - 16:27 WIB
Manajer Ducati Lenovo, Davide Tardozzi
Sumber :
  • Ducati Corse

Jakarta, tvOnenews.com - Bos Ducati menanggapi strategi aneh Marc Marquez di MotoGP Thailand 2025.

Davide Tardozzi yang menjabat sebagai manajer tim mengaku sempat heran dengan munculnya rumor soal peringatan tekanan ban untuk Marc Marquez.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diketahui, insiden tak biasa terjadi di MotoGP Thailand 2025, Minggu 3 Maret 2025 kemarin.

Marquez bersaudara sabet podium di MotoGP Thailand 2025
Marquez bersaudara sabet podium di MotoGP Thailand 2025
Sumber :
  • MotoGP

 

Marc Marquez yang mendominasi balapan sejak awal kemudian terlihat mendadak mengurangi laju motornya di lintasan.

Alhasil, posisi The Baby Alien saat itu langsung dilewati sang adik, Alex Marquez.

Alex Marquez pun terus memimpin jalannya balapan sejak lap ketujuh hingga empat putaran terakhir.

Akan tetapi, Marc Marquez kemudian berhasil kembali berada di urutan terdepan dan mempertahankan posisinya untuk merebut podium kemenangan.

Penampilan Marc Marquez di MotoGP Thailand 2025 akhir pekan kemarin pun memunculkan banyak tanda tanya.

Tidak sedikit yang menuding Marquez sengaja melakukan strategi tersebut demi menjaga jarak dengan rekan setim sekaligus rivalnya, Frencesco Bagnaia.

Namun, setelah balapan selesai baru diketahui Marc Marquez saat itu sengaja melambatkan lajunya karena melihat peringatan tekanan ban pada Desmosedici GP25 miliknya.

Penjelasan soal Regulasi Tekanan Ban di MotoGP

Untuk diketahui, pembaruan soal regulasi tekanan ban dan penalti ditetapkan mulai MotoGP 2024 kemarin.

Sederhananya, regulasi ini mengharuskan para pembalap mematuhi tekanan minimum yakni 1,8 bar untuk ban depan dan 1.68 untuk ban belakang motor mereka.

Para pembalap harus menjaga tekanan ban tadi selama 60 persen total lap balapan untuk Grand Prix (balapan utama) dan 30 persen total untuk Sprint Race (balapan sprint).

Hukuman penalti pengurangan 16 detik akan didapat para pembalap yang mengabaikan regulasi tekanan ban di balapan utama dan 8 detik untuk pelanggaran di balapan sprint.

Pada situasi di MotoGP Thailand 2025 kemarin, Marquez yang melihat peringatan tekanan ban di motornya langsung mengurangi kecepatan hingga posisinya dilewati Alex Marquez.

The Baby Alien sengaja melakukan cara ini guna memanfaatkan slipstream atau aliran udara dari motor Alex Marquez yang berada di depannya untuk menjaga suhu ban motornya bisa lebih panas.

Dengan demikian, suhu panas yang dialirkan dari motor Alex Marquez pun bisa meningkatkan tekanan ban motor Marc Marquez melewati batas yang ditetapkan.

Manajer Ducati, Davide Tardozzi pun ikut buka suara terkait insiden yang dialami Marc Marquez di MotoGP Thailand 2025 kemarin.

Tardozzi mengaku heran dengan pernyataan Marc Marquez soal peringatan tekanan ban yang muncul pada motornya.

Sebab, Tardozzi yakin seluruh kru tim yang bekerja sudah menghitung dengan sangat baik mengenai tekanan ban serta suhu yang ada di lintasan saat balapan berlangsung.

“Saya pikir teknisi kami selalu menghitung dengan sangat baik angka-angka suhu," ujar Tardozzi dilansir dari laman Speedweek.

“Tetapi pada akhirnya kami harus melihat datanya, karena berbicara tanpa mengetahui apa yang terjadi tidaklah baik.”

Tardozzi mengakui bahwa penurunan kecepatan Marquez yang tiba-tiba saat ia tertinggal di belakang Alex Marquez dari Gresini membuatnya gugup.

“Ia melambat dengan cara yang aneh, karena ia bisa melambat dengan cara yang berbeda,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pada akhirnya, dia (Marc Marquez) orang yang pintar. Dia tetap berada di belakang Alex (Marquez) dan tidak memacu seperti yang dia lakukan di lap ke-23, ketika dia membuat jarak yang sangat jauh dalam satu split, setengah detik dalam satu split," lanjutnya.

"Itu berarti Marc Marquez benar-benar mampu menjauh sejak awal," tukasnya. (aes)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polda Metro Gagalkan Penyelundupan 760 Kilogram Merkuri Ilegal ke Filipina, Dua Pelaku Ditangkap

Polda Metro Gagalkan Penyelundupan 760 Kilogram Merkuri Ilegal ke Filipina, Dua Pelaku Ditangkap

Polda Metro Jaya dan Bea Cukai menggagalkan penyelundupan 760 kilogram merkuri ilegal ke Filipina dan menangkap dua tersangka.
Serangan Siber Semakin Mengkhawatirkan, RUU KKS Dinilai Darurat untuk Disahkan

Serangan Siber Semakin Mengkhawatirkan, RUU KKS Dinilai Darurat untuk Disahkan

Rancangan Undang-Undang Keamanan dan Ketahanan Siber (RUU KKS) semakin mendesak untuk disahkan seiring meningkatnya serangan siber di Indonesia.
MPR Akui Ada Kekhilafan di Lomba Cerdas Cermat, Tahap Final akan Diulang

MPR Akui Ada Kekhilafan di Lomba Cerdas Cermat, Tahap Final akan Diulang

MPR mengakui adanya kekurangan dalam penyelenggaraan lomba hingga memutuskan final di Kalbar diulang dengan pengawasan langsung pimpinan MPR.
KPK Sita Kontainer Sparepart Kendaraan Terafiliasi PT Blueray di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Sita Kontainer Sparepart Kendaraan Terafiliasi PT Blueray di Kasus Suap Bea Cukai

KPK menyita kontainer berisi sparepart kendaraan yang diduga terafiliasi PT Blueray dalam penyidikan kasus suap Bea Cukai.
Bursa Libur Long Weekend, Saham Tetap Bisa Dijual? Ini Penjelasan Tanggal Cair Dana dan Sistem Transaksinya

Bursa Libur Long Weekend, Saham Tetap Bisa Dijual? Ini Penjelasan Tanggal Cair Dana dan Sistem Transaksinya

BEI libur 14–15 Mei 2026 saat long weekend. Simak apakah transaksi saham, reksa dana, emas, dan ST016 tetap berjalan serta jadwal cair dananya.
Hasil AVC Champions League 2026: Noumory Keita Menggila! Jakarta Bhayangkara Presisi Melangkah Mulus ke Semifinal

Hasil AVC Champions League 2026: Noumory Keita Menggila! Jakarta Bhayangkara Presisi Melangkah Mulus ke Semifinal

Hasil AVC Champions League 2026, Rabu 13 Mei mempertemukan Jakarta Bhayangkara Presisi dengan wakil Kazakhstan, Zhaiyk VC di GOR Terpadu A. Yani, Pontianak,.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT