GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Marco Melandri? Rider Papan Atas MotoGP Asal Italia, Lama Pensiun, Ia Kini Tekuni Profesi Tak Terduga

Rider asal Italia Marco Melandri pernah meramaikan balapan MotoGP era 2000-an bersama Valentino Rossi. Setelah pensiun pada 2019, ia beralih ke profesi ini.
Rabu, 17 September 2025 - 03:49 WIB
Eks rider MotoGP Marco Melandri
Sumber :
  • Kolase Instagram @marcomelandri33

tvOnenews.com - Marco Melandri merupakan salah satu rider MotoGP yang kiprahnya diidolakan oleh penggemar balapan di era tahun 2000-an.

Namun siapa sangka, setelah tidak lagi menjadi pembalap, Marco Melandri justru banting setir dan kini beralih profesi ke pekerjaan yang berbeda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika bicara soal MotoGP, pasti yang ada di benak para fans ialah kiprah dari Valentino Rossi, Casey Stoner, Jorge Lorenzo, hingga Marc Marquez.

Akan tetapi, sosok Marco Melandri tidak boleh terlewatkan begitu saja. Rider asal Italia itu kerap meramaikan MotoGP di awal era tahun 2000-an.

Musim terbaiknya di MotoGP terjadi pada 2005 hingga 2006. Ia berhasil finis di tempat kedua, tertinggal dari Valentino Rossi, kemudian Nicky Hayden di tahun selanjutnya.

Setelah kenyang balapan di MotoGP, Marco Melandri beralih ke World Superbike, di mana dia mengakhiri kariernya sebagai pembalap pada tahun 2019.

Kendati demikian, siapa yang mengira jika Marco Melandri justru menekuni profesi yang tak terbayangkan sebelumnya tak lama setelah pensiun dari MotoGP.

Kabar Marco Melandri

Lahir di Ravenna, Italia, 7 Agustus 1982, Marco Melandri mulai mengenal dunia balapan saat berusia enam tahun. Ketika itu, ia terinsipirasi dari eks rider MotoGP Loris Reggiani.

Karier Marco Melandri di dunia balap justru bermula saat dia tampil di ajang motocross. Barulah pada 1997, ia pindah ke kejuaraan dunia 125cc yang dihelat di Eropa.

Debut Marco Melandri terjadi di GP Brno, Republik Ceko pada kejuaraan dunia 125cc. Awalnya, ia hanya berstatus sebagai rider wild card sebelum diangkat jadi pembalap reguler setahun berikutnya.

Pada tahun 2000, Marco Melandri direkrut Aprilia untuk menggantikan Valentino Rossi di kelas 250cc. Tugas ini cukup berat baginya lantaran The Doctor saat itu berstatus sebagai juara bertahan.

Dua tahun setelahnya, Melandri akhirnya menjadi juara dunia kelas 250cc. Ia menjadi pembalap termuda yang sukses merengkuh gelar ini sebelum dipecahkan oleh Dani Pedrosa.

Eks rider MotoGP Marco Melandri
Eks rider MotoGP Marco Melandri
Sumber :
  • Kolase Instagram @marcomelandri33

 

Gelar tersebut kemudian membawa Melandri naik kelas ke MotoGP pada 2003. Namun, butuh dua tahun baginya untuk beradaptasi dengan kompetisi ini.

Di musim 2005, Marco Melandri ditandemkan dengan Sete Gibernau di Movistar Honda. Tak disangka, dia justru bisa menempel ketat sang juara dunia, Valentino Rossi.

Bahkan pada musim 2006, Marco Melandri kembali jadi runner-up usai finis di bawah Nicky Hayden yang ketika itu menjadi juara dunia di bawah pabrikan Repsol Honda.

Setelahnya, inkonsistensi melanda Marco Melandri di MotoGP. Hingga akhirnya ia memilih hengkang ke World Superbike pada 2011. Di sana, ia lagi-lagi gagal juara dunia.

Balik lagi ke MotoGP di musim 2014, kariernya kian memburuk. Dalam delapan race, tak satupun poin didapat Marco Melandri. Ia kemudian digantikan oleh Stefan Bradl.

Kabar Marco Melandri Sekarang

Di luar kegiatannya sebagai rider MotoGP, ternyata Marco Melandri sempat tampil di ajang Speedcar Series 2008-09. Ia sukses mencetak dua poin dari empat balapan.

Rider Italia tersebut juga punya hobi lain yakni olahraga sepeda gunung. Momen ini kerap dibagikan oleh Marco Melandri di kanal Youtube-nya.

Meski telah lama pensiun, namun Marco Melandri masih rajin mengikuti perkembangan MotoGP. Terbaru, ia berkomentar soal performa Francesco Bagnaia.

“Tanpa dua Marquez (Alex dan Marc), dengan levelnya saat ini, Bagnaia bisa memenangkan semua balapan,“ kata Melandri dikutip dari GP One.

Walau masih sering muncul dalam agenda balapan, namun profesi utama Marco Melandri sekarang ini jauh berbeda ketimbang sebelumnya.

Tinggal di Lugano, Swiss, Marco Melandri kini aktif sebagai seorang Discjockey atau DJ. Penampilannya bahkan digandrungi oleh anak-anak muda Eropa.

Melansir dari profil Instagram-nya, Marco Melandri mengaku bahwa ia telah menyukai kegiatan DJ sejak tahun 2000 atau ketika masih aktif di dunia balap.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Belum lama ini, Marco Melandri membagikan kabar jika dia terlibat dalam Aperyshow 2025, acara amal di Italia yang menampilkan ragam hiburan berupa musik dan pertunjukan.

(han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Malaysia Masters 2026: Lewati Babak Kualifikasi, Kadek Dhinda Langsung Jumpa Ratchanok Intanon di Babak Utama

Hasil Malaysia Masters 2026: Lewati Babak Kualifikasi, Kadek Dhinda Langsung Jumpa Ratchanok Intanon di Babak Utama

Hasil Malaysia Masters 2026 sektor tunggal putri yang mempertemukan Indonesia Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi menghadapi Lo Sin Yan Happy pada babak kualifikasi
Geledah Rumah Pengusaha Terkait Kasus Bupati Ponorogo, KPK Dapati Barang Bukti Ini

Geledah Rumah Pengusaha Terkait Kasus Bupati Ponorogo, KPK Dapati Barang Bukti Ini

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah seorang pengusaha di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Senin (18/5/2026).
Duduk Perkara Perseteruan Antara Ahmad Bahar dan Hercules Hingga Anaknya Dibawa ke Markas Grib Jaya

Duduk Perkara Perseteruan Antara Ahmad Bahar dan Hercules Hingga Anaknya Dibawa ke Markas Grib Jaya

Perseteruan Ahmad Bahar dan Hercules bermula dari video AI yang terkirim ke WhatsApp pribadi hingga anak Ahmad Bahar dibawa ke markas GRIB Jaya.
Format Baru Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 Bikin Timnas Indonesia Wajib Waspada, Nova Arianto Beri Pesan Tegas

Format Baru Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 Bikin Timnas Indonesia Wajib Waspada, Nova Arianto Beri Pesan Tegas

Nova Arianto meminta para pemain Timnas Indonesia U-20 untuk siap menghadapi format baru Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 yang memakai sistem promosi-degradasi.
Daftar Sementara Pemain Timnas Indonesia yang Dicoret John Herdman untuk FIFA Matchday Juni 2026, Siapa Saja?

Daftar Sementara Pemain Timnas Indonesia yang Dicoret John Herdman untuk FIFA Matchday Juni 2026, Siapa Saja?

Timnas Indonesia mendapat kabar buruk jelang FIFA Matchday Juni 2026. Tiga pemain dipastikan absen karena sanksi dan cedera, Herdman harus putar otak lagi.
AFC Resmi Terapkan Sistem Promosi-Degradasi di Kualifikasi Piala Asia, Timnas Indonesia U-20 Diuntungkan

AFC Resmi Terapkan Sistem Promosi-Degradasi di Kualifikasi Piala Asia, Timnas Indonesia U-20 Diuntungkan

AFC kini menerapkan format dua fase dengan mekanisme promosi dan degradasi untuk pertama kalinya dalam Piala Asia U-20.

Trending

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

jawaban tegas Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda yang tidak bisa membantu warga. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terkejut saat didatangi oleh warga Papua
News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

FSGI sebut juri Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat tidak belajar dari pengalaman. Gebrakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi serius menata pertambangan 
Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meninjau langsung penataan kawasan eks Hibisc Fantasy dan meminta penambahan personel guna mempercepat proses reboisasi.
Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Puncak rangkaian Kirab Mahkota Binokasih Tatar Sunda resmi berakhir dengan prosesi penyerahan kembali mahkota legendaris ke Keraton Sumedang Larang, Senin (18/5). 
Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler kemarin, 18 Mei 2026: KDM tiba-tiba minta maaf, sikap resmi SMAN 1 Sambas, hingga Sherly Tjoanda sampaikan keputusan tegas soal pinjol.
Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Rencana Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI untuk menggelar kembali babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan batal. 
Tak Cukup Rekrut Sahabat Megawati Hangestri, Pink Spiders Makin Garang Usai Datangkan Pevoli Kuba

Tak Cukup Rekrut Sahabat Megawati Hangestri, Pink Spiders Makin Garang Usai Datangkan Pevoli Kuba

Pink Spiders semakin menunjukkan ambisinya jelang musim baru setelah merekrut Yensy Kindelán, usai sebelumnya juga mendatangkan sahabat Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT