News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tes MotoGP Valencia 2025: Francesco Bagnaia Akui Performa Ducati 2026 Lebih Nyaman

Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia mengakui bahwa dirinya merasa postif dan cukup percaya diri dalam menghadapi MotoGP 2026 mendatang usai tampil di tes MotoGP Valencia 2025.
Kamis, 20 November 2025 - 07:51 WIB
Rider Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia
Sumber :
  • Reuters

Jakarta, tvOnenews.com - Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia mengakui bahwa dirinya merasa postif dan cukup percaya diri dalam menghadapi MotoGP 2026 mendatang usai tampil di tes MotoGP Valencia 2025.

Para pembalap kelas premier baru saja mengakhiri rangkaian tes MotoGP Valencia 2025, yang berlangsung di Sirkuit Ricardo Tormo pada Selasa (18/11/2025) malam WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satunya ialah Francesco Bagnaia, yang telah menyelesaikan sesi tes ini dengan berada di posisi 10 dalam waktu 1 menit 29,731 atau selisih 0,358 dari Raul Fernandez (Trackhouse) yang menyelesaikan sesi sebagai yang tercepat.

Rider yang akrab disapa Pecco itu mengaku merasakan 'feeling' berkendara yang sangat baik saat menutup tahun 2025 di sesi tes tersebut.

Meski ia hanya berada di posisi 10, Bagnaia menyebut selama tes berlangsung, ia tak mengalami kesulitan apa pun, seperti yang ia alami pada seri terakhir MotoGP 2025 di sirkuit yang sama dua hari sebelumnya.

Di seri terakhir ini, juara dunia 2022 dan 2023 itu hanya finis posisi 14 di Sprint dan dilanjutkan dengan gagal finis pada balapan utama setelah terjatuh pada tahap awal balapan.

"Saya menyelesaikan putaran terakhir tahun 2026 dengan perasaan yang sangat baik," kata Francesco Bagnaia, dikutip dari laman resmi Ducati Corse.

"Dibandingkan dengan akhir pekan balapan, saya langsung merasa nyaman dengan prototipe 2026 dan kami bekerja keras. Kecepatan dan waktu putarannya bagus sejak sesi pertama, dan saya tidak mengalami kesulitan apa pun. Saya senang; itu adalah tes dengan waktu yang sangat cepat," tambahnya.

Pembalap asal Italia hanya menyayangkan satu hal di sesi tes ini, yaitu dia tak melakukan time attack terakhir dengan ban lunak. Namun, meski demikian, ia merasa masih tetap puas.

"Sayang sekali saya tidak melakukan time attack terakhir dengan ban lunak, tetapi saya puas. Saya akan berlibur dengan sikap positif," kata Bagnaia.

Bagnaia menjalani musim 2025 yang buruk setelah dia hanya meraih dua kemenangan dalam 22 balapan yang dimainkan. Jumlah ini menurun drastis jika dibandingkan musim sebelumnya, ketika ia memenangkan 11 balapan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penampilan buruknya ini membuat Francesco Bagnaia mengakhiri musim 2025 di peringkat kelima dengan 288 poin, di belakang Pedro Acosta (307 poin), Marco Bezzecchi (353 poin), Alex Marqeuz (467 poin), dan sang juara Marc Marquez (545 poin).

(ant/nad)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik menegangkan Bea Cukai Semarang menggagalkan penyelundupan 3,28 juta batang rokok ilegal, di Gerbang Tol Banyumanik,
KNPS Resmikan Taman Belajar di Huntara Senen, Anak-Anak Sampaikan Terima Kasih ke Prabowo

KNPS Resmikan Taman Belajar di Huntara Senen, Anak-Anak Sampaikan Terima Kasih ke Prabowo

Sebuah cara sederhana dilakukan anak-anak penghuni Huntara di Senen, Jakarta Pusat, untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto,
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Alasan Satu JPO "Love-Hate Relationship" yang Viral di Rasuna Said Dibongkar: Tidak Ramah Disabilitas

Alasan Satu JPO "Love-Hate Relationship" yang Viral di Rasuna Said Dibongkar: Tidak Ramah Disabilitas

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan alasan pembongkaran salah satu JPO di Jalan HR Rasuna Said, yakni karena tidak ramah disabilitas.
Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Kompetisi Liga Belanda dimulai, namun ujung hidung Mees Hilgers tak kunjung terlihat bersama FC Twente. Situasi tersebut tidak lepas dari persoalan kontrak yang membuat hubungan Hilgers dan klub asal Belanda itu memanas.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Timnas Esports Indonesia Tembus Grand Final Mobile Legends Esports Nations Cup 2026 di Riyadh, Ini 16 Negara yang Lolos

Timnas Esports Indonesia Tembus Grand Final Mobile Legends Esports Nations Cup 2026 di Riyadh, Ini 16 Negara yang Lolos

Indonesia memastikan tiket langsung ke Grand Final Mobile Legends Esports Nations Cup 2026 di Riyadh. Simak daftar 16 negara yang mendapat direct
Alasan Satu JPO "Love-Hate Relationship" yang Viral di Rasuna Said Dibongkar: Tidak Ramah Disabilitas

Alasan Satu JPO "Love-Hate Relationship" yang Viral di Rasuna Said Dibongkar: Tidak Ramah Disabilitas

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan alasan pembongkaran salah satu JPO di Jalan HR Rasuna Said, yakni karena tidak ramah disabilitas.
KNPS Resmikan Taman Belajar di Huntara Senen, Anak-Anak Sampaikan Terima Kasih ke Prabowo

KNPS Resmikan Taman Belajar di Huntara Senen, Anak-Anak Sampaikan Terima Kasih ke Prabowo

Sebuah cara sederhana dilakukan anak-anak penghuni Huntara di Senen, Jakarta Pusat, untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto,
Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Kompetisi Liga Belanda dimulai, namun ujung hidung Mees Hilgers tak kunjung terlihat bersama FC Twente. Situasi tersebut tidak lepas dari persoalan kontrak yang membuat hubungan Hilgers dan klub asal Belanda itu memanas.
Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik menegangkan Bea Cukai Semarang menggagalkan penyelundupan 3,28 juta batang rokok ilegal, di Gerbang Tol Banyumanik,
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT