News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Para Pengamat Formula 1 Sebut Papaya Rules Menjadi Penyebab McLaren Gagal Menangkan F1 GP Qatar 2025

Pada gelaran F1 GP Qatar 2025 akhir pekan kemarin, McLaren mendapatkan sorotan tajam dari para pengamat Formula 1 karena blundernya.
Selasa, 2 Desember 2025 - 14:08 WIB
Duo McLaren, Lando Norris dan Oscar Piastri di F1 2025
Sumber :
  • Facebook/McLaren

tvOnenews.com - Pada gelaran F1 GP Qatar 2025 akhir pekan kemarin, McLaren mendapatkan sorotan tajam dari para pengamat Formula 1 karena blundernya.

McLaren dianggap melakukan blunder fatal yang menyebabkan dua pembalap mereka gagal meraih kemenangan di F1 GP Qatar 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak pengamat menilai kebijakan internal mereka, dikenal sebagai Papaya Rules, menjadi faktor utama yang membuat tim asal Inggris itu kehilangan kesempatan emas menaklukkan Max Verstappen.

Duo McLaren, Lando Norris dan Oscar Piastri di F1 2025
Duo McLaren, Lando Norris dan Oscar Piastri di F1 2025
Sumber :
  • Facebook/McLaren

Papaya Rules merupakan istilah dari kode etik McLaren untuk dua pembalapnya yakni Lando Norris dan Oscar Piastri menjalani balapan dengan persaingan adil, bersih dan tidak merugikan tim.

Sayangnya, banyak pengamat menilai jika Papaya Rules merupakan faktor yang membuat McLaren gagal menang di Qatar.

Masalah bermula ketika McLaren memutuskan tidak memanggil Oscar Piastri maupun Lando Norris ke pit saat Safety Car muncul di awal balapan.

Keputusan itu membuat mereka kehilangan keuntungan strategis yang dimanfaatkan tim-tim pesaing.

Saat rival-rival langsung mengambil kesempatan melakukan pitstop mudah, Piastri dan Norris harus melanjutkan balapan dalam kecepatan penuh sambil mengejar ritme Verstappen. 

Situasi itu membuat strategi McLaren terkunci dan sulit berkembang.

Max Verstappen (Red Bull), Oscar Piastri (McLaren) dan Carlos Sainz Jr (Williams) raih podium di F1 GP Qatar 2025 pada Senin (1/12/2025) dini hari WIB.
Max Verstappen (Red Bull), Oscar Piastri (McLaren) dan Carlos Sainz Jr (Williams) raih podium di F1 GP Qatar 2025 pada Senin (1/12/2025) dini hari WIB.
Sumber :
  • REUTERS/Thaier Al-Sudani

Pada akhir lomba, Piastri hanya mampu finis delapan detik di belakang Verstappen, sementara Norris gagal naik podium setelah menutup balapan di posisi keempat.

Salah satu pengamat F1, Karun Chandhok menjadi salah satu yang paling vokal. 

“Saya sungguh yakin hari ini adalah contoh utama di mana McLaren seharusnya finis satu-dua,” ujarnya. 

Ia menyebut keputusan tidak memisahkan strategi sebagai faktor yang membuat Verstappen leluasa mengontrol balapan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Mereka tidak membagi strategi. Penekanan untuk menjaga keseimbangan mungkin, dengan tidak membawa kedua mobil, mereka telah membiarkan Max unggul.” lanjutnya.

Duo McLaren, Oscar Piastri dan Lando Norris
Duo McLaren, Oscar Piastri dan Lando Norris
Sumber :
  • Facebook/McLaren
Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadi Pemain Tertua Kedua di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo Masih Punya Mimpi Besar Bersama Portugal

Jadi Pemain Tertua Kedua di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo Masih Punya Mimpi Besar Bersama Portugal

Cristiano Ronaldo percaya generasi emas Portugal mampu melaju jauh di Piala Dunia 2026. Namun, di usia 41 tahun, CR7 memilih realistis dan siap menerima apa pun hasil akhirnya.
Diduga Pesta Miras Bersama Wanita di Kantor, Dua Lurah di Kendari Dinonaktifkan

Diduga Pesta Miras Bersama Wanita di Kantor, Dua Lurah di Kendari Dinonaktifkan

Tindakan tidak terpuji diduga dilakukan oleh dua oknum pejabat kewilayahan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. 
Lanjutkan Program Penataan Dedi Mulyadi, 160 Kios Ilegal di Puncak Pass Ditertibkan

Lanjutkan Program Penataan Dedi Mulyadi, 160 Kios Ilegal di Puncak Pass Ditertibkan

Kawasan wisata Puncak Pass hingga Segar Alam kini tengah menjalani penataan besar-besaran. 
Belum Main, tapi Brasil Sudah Sindir Maroko Jelang Kontra di Piala Dunia 2026? A Selecao: Don't Steal Our Towels

Belum Main, tapi Brasil Sudah Sindir Maroko Jelang Kontra di Piala Dunia 2026? A Selecao: Don't Steal Our Towels

Jelang bentrokan panas antara Brasil dan Maroko di Piala Dunia 2026, atmosfer di media sosial mulai memanas dengan berbagai aksi saling sindir antar pendukung.
Harga Pasar Terbaru Jay Idzes di Serie A

Harga Pasar Terbaru Jay Idzes di Serie A

Kabar menarik datang dari panggung sepak bola tertinggi Italia Serie A. Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes dipastikan bakal memasuki babak dan era baru dalam...
Tekan Angka Kecelakaan, KAI Daop 1 Jakarta Sudah Tutup Permanen 27 Perlintasan Liar Sepanjang 2026

Tekan Angka Kecelakaan, KAI Daop 1 Jakarta Sudah Tutup Permanen 27 Perlintasan Liar Sepanjang 2026

Sepanjang tahun 2026, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta secara konsisten terus menertibkan perlintasan sebidang ilegal. 

Trending

Diduga Pesta Miras Bersama Wanita di Kantor, Dua Lurah di Kendari Dinonaktifkan

Diduga Pesta Miras Bersama Wanita di Kantor, Dua Lurah di Kendari Dinonaktifkan

Tindakan tidak terpuji diduga dilakukan oleh dua oknum pejabat kewilayahan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. 
Lanjutkan Program Penataan Dedi Mulyadi, 160 Kios Ilegal di Puncak Pass Ditertibkan

Lanjutkan Program Penataan Dedi Mulyadi, 160 Kios Ilegal di Puncak Pass Ditertibkan

Kawasan wisata Puncak Pass hingga Segar Alam kini tengah menjalani penataan besar-besaran. 
Jadi Pemain Tertua Kedua di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo Masih Punya Mimpi Besar Bersama Portugal

Jadi Pemain Tertua Kedua di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo Masih Punya Mimpi Besar Bersama Portugal

Cristiano Ronaldo percaya generasi emas Portugal mampu melaju jauh di Piala Dunia 2026. Namun, di usia 41 tahun, CR7 memilih realistis dan siap menerima apa pun hasil akhirnya.
Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Vietnam Mendadak Singgung Pratama Arhan, Teringat Senjata Andalan Timnas Indonesia

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Vietnam Mendadak Singgung Pratama Arhan, Teringat Senjata Andalan Timnas Indonesia

Tak ada angin tak ada hujan, media Vietnam kembali membahas Timnas Indonesia. Mereka menyoroti senjata andalan yang telah lama menjadi ciri khas skuad Garuda.
UNS Surakarta Kembangkan Teknologi Pirolisis: Sampah Plastik Diubah Jadi Bahan Bakar di Boyolali

UNS Surakarta Kembangkan Teknologi Pirolisis: Sampah Plastik Diubah Jadi Bahan Bakar di Boyolali

UNS Surakarta mengawali kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Joyo Tentrem, Tempursari,
Kakek 70 Tahun di Jakarta Utara Nyaris Diculik saat Olahraga Pagi, Terjadi Perlawanan Sengit

Kakek 70 Tahun di Jakarta Utara Nyaris Diculik saat Olahraga Pagi, Terjadi Perlawanan Sengit

Seorang pria berinisial GH (70) nyaris menjadi korban dugaan penculikan saat olahraga pagi di kawasan PIK, Penjaringan, Jakarta Utara.
Hotman Paris Angkat Bicara Sengkarut Keluarga Ruben Onsu dan Sarwendah

Hotman Paris Angkat Bicara Sengkarut Keluarga Ruben Onsu dan Sarwendah

Sengkarut rumah tangga Ruben Onsu dan mantan istrinya Sarwendah rupanya ikut memantik atensi dari pengacara kondang tanah air Hotman Paris Hutapea. Hukum di ...
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT